Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
3Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
TEKNOLOGI PENGOLAHAN MAKANAN

TEKNOLOGI PENGOLAHAN MAKANAN

Ratings: (0)|Views: 863|Likes:
Published by galakgalak

More info:

Published by: galakgalak on Oct 20, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/18/2012

pdf

text

original

 
SMA NEGERI UNGGUL ACEH TIMUR 
2012NAMA : MUHAMMAD RAFIQI
KELAS : XII IPA 2
 TUGAS BIOLOGI “TEKNOLOGI PENGOLAHAN MAKANAN”
MAKALAH BIOLOGI
 
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillahirabbilalamin, banyak nikmat yang Allah berikan, tetapi sedikit sekali yang kita ingat. Segala puji hanya layak untuk Allah Tuhan seru sekalian alam atas segala berkat, rahmat, taufik, serta hidayah-Nya yang tiadaterkira besarnya, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah dengan judul ”TEKNOLOGIPENGOLAHAN MAKANAN”. Dalam penyusunannya, penulis memperoleh banyak bantuan dari berbagai pihak, karena itu penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:Kedua orang tua dan Guru pembimbing Ibu RAHMAYANI SPd yang telah memberikandukungan, kasih, dan kepercayaan yang begitu besar.Dari sanalah semua kesuksesan ini berawal, semoga semua ini bisa memberikan sedikitkebahagiaan dan menuntun pada langkah yang lebih baik lagi. Meskipun penulis berharap isi darimakalah ini bebas dari kekurangan dan kesalahan, namun selalu ada yang kurang.Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun agar makalah inidapat lebih baik lagi. Akhir kata penulis berharap agar makalah ini bermanfaat bagi semua pembaca.Birem Bayeun, 6 Oktober 2012MUHAMMAD RAFIQI
 
Pengawetan Makananadalah salah satu cara pengolahan pangan yang sering dilakukanuntuk mencegah kerusakan bahan pangan dan menjaga kualitasnya.Pengawetan makanan yang dikembangkan dalam skala industri masa kini berbasis pada cara-cara tradisional yang dikembangkan untuk memperpanjang daya tahan bahan makanan. Cara pengawetan bahanmakanan harus disesuaikan dengan keadaan bahan makanan, komposisi bahan
 makanan
, dan tujuan dari pengawetan. Secara garis besar cara pengawetan ada 3 macam1.
Pengawetan Secara Fisisk Fisik 
Pengawetan makanan secara fisik yang paling banyak ragamnya. Contohnya adalah:
Pemanasan.
Teknik ini dilakukan untuk bahan padat, namun tidak efektif untuk bahanyang mengandung
gugus fungsional
, seperti
vitamin
dan
protein 
karena dapatmenyebabkan kerusakan atau degradasi.
Pendinginan
. Dilakukan dengan memasukkan ke
lemari pendingin seprti Kulkas atauFreezer,
dapat diterapkan untuk 
daging 
dan
susu.
Kering dingin.
Pengasapan.
Perpaduan teknik pengasinan dan pengeringan, untuk pengawetan jangka panjang, biasa diterapkan pada
daging.
Pengalengan
. Perpaduan
kimia
(penambahan bahan pengawet) dan
fisika
(ruang hampadalam kaleng).
Pembuatan acar. Sering dilakukan pada sayur ataupun buah dengan penambahan tingkatkeasaman bahan pangan.
Pengentalan 
dapat dilakukan untuk mengawetkan bahan cair 
Pengeringan
, mencegah
pembusukan
makanan akibat
mikroorganisme
, biasanyadilakukan untuk bahan padat yang mengandung protein dan karbohidrat
 pembuatan
tepung.
Teknik ini sangat banyak diterapkan pada bahan
karbohidrat
Irradiasi
, untuk menghancurkan mikroorganisme dan menghambat perubahan
biokimia
2.
Pengawetan secara Biologis* Fermentasi* Penambahan Enzim
3.
Pengawetan secara Kimia
Dengan penambahan bahan-bahan kimia. Pengawetan dengan bahan-bahan kimia dalam makanansangat praktis karena dapat menghambat berkembangbiaknya mikroorganisme seperti jamur ataukapang, bakteri, dan ragi namun penambahannya harus sesuai dengan prosedur sebab kalau tidak akan mempunyai efek samping yang berbahaya bagi kesehatan konsumen. Bahan Kimia yangsering digunakan untuk melakukan pengawetan antara lain:a.
Asam propionat
(natrium propionat atau kalsium propionat)Sering digunakan untuk mencegah tumbuhnya jamur atau kapang. Untuk bahan tepung terigu,dosis maksimum yang digunakan adalah 0,32 % atau 3,2 gram/kg bahan; sedngkan untuk bahandari keju, dosis maksimum sebesar 0,3 % atau 3 gram/kg bahan. b.
Asam Sitrat
(citric acid)

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->