Jawa. Ini adalah salah satu bagian favoritku setelah sayap.Jika anda meminta bagian ini, anda akan mendapatkan banyak s eka li tulang (tulangrusuk dan taju pedang kalo di manusia), sedikit daging yang menempel di tulang, dansedikit s eka li kulit. Namun waktu ayam goreng itu kubelah dan kuhilangkan bagiantepungnya, AKU SAMA SEKALI TIDAK MENEMUKAN TULANG! Yang ada malah bagiankulit yang lebar s eka li, dengan lemak dan sedikit daging putih yang menempel. Biladihubungkan dengan bagian yang kupikir sebagai "ekor", maka bisa dibayangkan kaloitu adalah bagian pantat dari… SEEKOR TIKUS!! Memang beberapa hari sebelumnyaaku mendapat email dari Mbak Kosku tentang daging tikus yang diolah sedemikianrupa agar mirip daging ayam, lalu dijual bebas di masyarakat. Tapi ga pernahkusangka, kejadian serupa akan secepat ini kualami sendiri. Hiks!Udah mulai mual-mual, aku meneruskan pembedahan. Kuteliti kulit luas itu. Daripengalaman, aku sangat ragu kalo kulit kasar itu pernah ditumbuhi bulu. Sebaliknya,dengan keyakinan 80% aku bisa bilang bahwa jejak pori disana adalah b eka s tumbuhrambut!Dengan lemas, kumulai pembedahan ke potongan daging kedua: potongan dada atas.Jika anda makan bagian dada ayam, anda akan menemukan sebuah tulang rawanberbentuk segitiga yang khas. Namun setelah memutilasi dan menghancurkannya, akutidak menemukan tulang itu. Yang ada malah sebentuk tulang kecil yang aneh (berasatidak pernah liat di tubuh ayam, dan susah membayangkan bagian tubuh ayam yangmana yang memilikinya). Di bagian daging, biasanya daging dada ayam itu berserat,yang bila kita khancurkan akan menjadi serpihan (susah bilangnya, bayangin ajadaging yang biasa ada di soto ayam deh). Namun setelah kuambil selembar, kut eka npake jari, daging itu tetap utuh karena terikat oleh lemak. Padahal setahuku dagingbagian dada adalah yang paling sedikit lemaknya.Yaiks, intinya, hari itu hampir saja aku makan daging tikus!! (udah gigit ekornya dikitsih, astaghfirullah!!) Hiiii, sampai s eka rang masih merinding kalo inget..Yah, meskipun mungkin daging tikus bisa bikin kulit cantik ( kan Sandra Dewi tumakannya aneh-aneh, jadi kulitnya mulus), tiada niatanku mendapatkan kulit cantikdengan cara itu. Buhuhu…Jadi temans, aku sarankan agar hati-hati bila beli ayam goreng, apalagi yang dibaluttepung tebal, karena tepung itu menyamarkan bentuk aslinya. Mending yang digorengbiasa atau ayam bakar, atau beli di tempat yang terjamin kebersihannya.Kesimpulan: sedikit tips yang bisa membantumu mbedain daging ayam dengan dagingtikus1.Dari segi daging, sama-sama putih dan rasanya benar-benar mirip, tapi dagingtikus lebih banyak lemaknya dan seratnya halus (kalo ayam sedikit lebih kasar).
2.
Periksa kulitnya, apakah berpori besar atau kecil. Kalau kecil, kemungkinanyang pernah tumbuh adalah rambut, bukan bulu!
Leave a Comment