Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword or section
Like this
5Activity
×

Table Of Contents

0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Diktat Matematika Ekonomi

Diktat Matematika Ekonomi

Ratings: (0)|Views: 2,146|Likes:
Published by Yusmia_Widiastuti

More info:

Published by: Yusmia_Widiastuti on Oct 22, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

04/16/2014

pdf

text

original

 
 1
PENGETAHUAN DASARMATEMATIKA
 
1.1
 
PENDAHULUAN
Banyak model dan permasalahan ilmu ekonomi yang dinyatakan dengan bahasamatematika dan dianalisis dengan tekni matematika. Perhitungan aljabar akan menjadibagian dari keseluruhan alat analisis kuantitatif dengan matematika. Mengingat matematikamerupakan ilmu yang lebih mudah dipelajari dengan menggunakan contoh, maka dalambuku ini terdapat contoh-contoh yang harus dikerjakan untuk memastikan bahwaketrampilan penggunaan alat aalisis dengan matematika sudah terkuasai.
1.2
 
BILANGAN RIIL
Terdapat 4 garis A dengan skala sebagai berikut :
a.
 
Nilai a merupakan bilangan riil yang ditentukan dengan skala yang dibuat
b.
 
Karena a berada di sebelah kiri b, maka dapat dinyatakan sebagai a < b. Jikanilai yang sebenarnya tidak hanya satu titik, maka bisa dinyatakan sebagai a < bjika a < b atau a = b
c.
 
0,1, 2, a, b, ... disebut sebagai bilangan natural
d.
 
Bila a dinyatakan negatif, maka a < 0 (bukan a > 0 atau a > 0). Jadi nilai -
s/d
disebut sebagai poros bilangan riil. (Nilai -2, -1, 0, ... disebut nilai bilanganinteger (bilangan bulat)
 
Bab 1
 
 2
Untuk lebih jelasnya, dibawah ini adalah diagram bilangan riil :
1.2.1
 
Operasi Bilangan Penjumlahan dan Pengurangan
Untuk memudahkan pemahaman, dirumuskan aturan sebagai berikut :1.
 
a + ( -b ) = a
b2.
 
a + ( +b ) = a + b3.
 
a - ( +b ) = a
b4.
 
a - ( -b ) = a + bDengan demikian bilangan bisa berubah tanda karena ada tanda di depannya sepertitanda positif atau negatif di depan bilangan x sebagai berikut :1.
 
+ (+x) = x2.
 
+ (-x) = -x3.
 
- (+x) = -x4.
 
- (-x) = x
1.2.2
 
Operasi Bilangan Perkalian dan Pembagian
Abstraksi perkalian :1.
 
a x ( -b ) = - ( a x b ) = - ab2.
 
( -a ) x b = - ( a x b ) = - abBILANGAN RIILRASIONAL IRASIONALALJABAR TRANSENDENTAL
Gambar 1. Diagram Bilangan Riil
 
 3
3.
 
( -a ) x ( -b ) = a x b = abAbstraksi pembagian :
1.2.3
 
Hasil Akhir Urut-urutan Perhitungan
Urutan prioritas perhitungan :1.
 
Perhitungan dalam kurung ( ... ), kemudian { ... }, kemudian [ ... ]2.
 
Pangkat atau akar 3.
 
Perkalian dan pembagian (terdepan didahulukan)4.
 
Penjumlahan dan pengurangan (terdepan didahulukan)
1.3
 
BILANGAN PECAHAN
Bilangan pecahan adalah suatu jumlah nilai utuh yang dibagi menjadi beberapa bagian.Bila a adalah bilangan utuh dan b adalah pembagi maka dapat dirumuskan menjadi
 
.
Nilaib tidak boleh nol ( b
0 ). a disebut sebagai pembilang (
numerator 
) dan b disebut penyebut(
denumerator 
).Contoh :

    

 
Operasi perkalian :Untuk pembagian, berlaku :
1.4
 
BILANGAN DESIMAL
Karena bilangan pecahan tidak semua bisa ditampilkan dengan baik dalam bentukdesimal, maka perlu ada kesepakatan penulisan dengan format desimal digit berapa.
 

 
 
 

 

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Re23456 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->