Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
7Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
JURNAL

JURNAL

Ratings: (0)|Views: 1,046|Likes:
Published by Furqan_Zia_6597

More info:

Published by: Furqan_Zia_6597 on Oct 23, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

03/23/2014

pdf

text

original

 
JurnalTransportasi & Simulasi
 VISSIM 5.40
Teknik Sipil 17/10/2012
SIMULASI ALIRAN LALU LINTAS PADA SEGMEN PENYEMPITANGEOMETRIK (BOTTLENECK) DENGAN MENGGUNAKANVISSIM 5.40
(Studi Kasus pada Jalan T.Nyak Arief Km 6 Lamnyong, Banda Aceh)Zianul Furqan, ST
Jurusan Teknik SipilFakultas Teknik Universitas Syiah Kuala Banda Aceh
 ABSTRAK 
Pertumbuhan lalu lintas di masa yang akan datang tentu akan memerlukan perencanaan dan pengendalian arus lalu lintas pada jaringan jalan sehingga diharapkan mampu melayaniarus lalu lintas. Hambatan lalu lintas yang terdapat pada ruas Jl. T. Nyak Arief Km 6 adalah penyempitan jalan (bottleneck). Penyempitan jalan adalah suatu bagian jalan dengan kondisikapasitas jalan sesudahnya lebih kecil dari bagian masuk (sebelumnya). Penyempitan ruas jalan akan menimbulkan hambatan dalam lalu lintas, yaitu terjadinya penurunan kecepatan,menambah waktu perjalanan dan timbulnya antrian kenderaan. Akan tetapi pengaruh penyempitan jalan tidak berarti sama sekali apabila arus lalu-lintas (demand) lebih kecildari pada daya tampung atau kapasitas jalan (supply) pada daerah penyempitan sehinggaarus lalu lintas dapat terlewatkan dengan mudah tanpa ada hambatan. Tujuan dari tugasakhir ini adalah untuk memvisualisasikan aliran lalu lintas pada lokasi tinjauan danmenentukan tolak ukur aliran lalu lintas Measurement Of Effectiveness (MOEs) denganmenggunakan VISSIM 5.40. Penelitian ini dilakukan dengan pengambilan data yang diamati pada hari Rabu 23 Mei 2012 dan Kamis 24 Mei 2012, data yang dikumpulkan adalah datageometrik jalan, volume lalu lintas kemudian diolah untuk mendapatkan kecepatan, headwaydan waktu perjalanan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah volume puncak terjadi pada hari Kamis 24 Mei 2012 pukul 07.30-08.30 WIB. Pada kondisi normal (free flow)didapat volume sebesar 1660 smp/jam, kecepatan 45,04 km/jam dan headway 1,157 detik, pada kondisi penyempitan (bottleneck) didapat volume sebesar 1592 smp/jam, kecepatan11,11 km/jam dan headway 2,573 detik dan waktu perjalanan 165 detik. Dari hasil dilapangan maka akan disimulasikan ke dalam software VISSIM 5.40 yang menghasilkanouput volume lalu lintas 1455 smp/jam, kecepatan 9,59 km/jam dan waktu perjalanan 155,6 detik. Validasi dilakukan dengan membandingkan data observasi di lapangan dengan hasilsimulasi diperoleh volume lalu lintas 12 %, kecepatan 14 % dan waktu perjalanan 6 %.Ketiga parameter tersebut memperlihatkan bahwa hasil validasi dibawah 15%. Maka Measurement Of Effectiveness (MOEs) hasil simulasi VISSIM 5.40 dapat diterima danmewakili kondisi aliran lalu lintas di lapangan.
PENDAHULUAN
Penelitian ini untuk menyelidiki dan memvisualisasikan aliran lalu lintas pada penyempitangeometrik (
bottleneck 
) dan menentukan tolak ukur aliran lalu lintas
 Measurement Of 
 
JurnalTransportasi & Simulasi
 VISSIM 5.40
Teknik Sipil 17/10/2012
 Effectiveness (MOEs)
dengan menggunakan
software
simulasi lalu lintas VISSIM 5.40.Simulasi dilakukan dengan mengkalibrasi parameter lapangan dan menggunakan
randomseed 
simulasi agar membentuk aliran lalu lintas untuk dapat mewakili kondisi di lapangan.Hasil yang dicapai berupa visualisasi aliran lalu lintas berupa
video file
ataupun VISSIM 5.40
 file
. Selain itu parameter tolak ukur aliran lalu lintas juga ditentukan berdasarkan kalibrasiparameter dan skenario penggandaan
random seed 
. Adapun rumusan masalah dalampenelitian ini adalah parameter kecepatan, volume dan waktu perjalanan kenderaan yangdiakibatkan oleh penyempitan geometrik (
bottleneck 
) pada lokasi tinjauan.Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kamera perekam digital (
handycam
) yang secara otomatis dapat merekam aktifitas aliran lalu lintas pada ruas jalan tersebut.Pengambilan data dilakukan pada hari Rabu dan Kamis, masing-masing pada waktu pagipukul 07.30-08.30 WIB dan sore pukul 17.30-18.30. Pada jam-jam tersebut diperkirakanterjadinya
 peak hour 
(jam puncak). Pengambilan data geometrik pada segmen Jalan T.Nyak Arief dilakukan dengan pengukuran langsung di lapangan. Data yang didapat dikumpulkankemudian disimulasikan dengan
software
VISSIM 5.40 guna mendapatkan hasil daripenelitian ini.
TINJAUAN PUSTAKAKarakteristik Lalu Lintas
Karakteristik dasar arus lalu lintas adalah arus, kecepatan, dan kerapatan.Karakteristik ini dapat diamati dengan cara makroskopik atau mikroskopik. Pada tingkatmikroskopik analisis dilakukan secara individu sedangkan pada tingkat makroskopik analisisdilakukan secara kelompok (Soedirdjo, 2002: 24). Tabel 2.1
 
menggambarkan kerangka dasardari karakteristik lalu lintas.
Tabel 2.1 Kerangka Dasar Karakteristik Lalu Lintas
Karakteristik Lalu Lintas Mikroskopik Makroskopik Arus Waktu Antara (
Time Headway
) Tingkat ArusKecepatan Kecepatan Individu Kecepatan Rata-rataKerapatan Jarak Antara(
 Distance Headway
) Tingkat Kerapatan
Sumber : Direktorat Jenderal Bina Marga, 1990
 
JurnalTransportasi & Simulasi
 VISSIM 5.40
Teknik Sipil 17/10/2012
Parameter karakteristik arus lalu lintas
Terdapat 8 (delapan) variabel atau ukuran dasar yang digunakan untuk menjelaskankarakteristik arus lalu lintas. Tiga variabel utama (makroskopis) adalah kecepatan (
v
), volume(
q
), dan kerapatan/ 
density
(
). Tiga variabel lain (mikroskopis) yang digunakan dalamanalisis arus lalu lintas adalah
time
 
headway
(
h
),
spacing
(
s
), dan
lane occupancy
(
 R
). Sertadua parameter lain yang berhubungan dengan
spacing
dan
headway
yaitu,
clearance
(
c
) dan
gap
(
g
)
(
Khisty
 ,
2003
).Volume Lalu-lintas (
 Flow
)
Volume lalu lintas diartikan sebagai jumlah kendaraan yang melintasi suatu titik di jalan perlajur atau jalur dalam interval waktu tertentu (Roger dkk, 2004:106). Satuan volumedinyatakan dalam kendaraan persatuan waktu (jam/hari).
Kecepatan dan Waktu tempuh
Menurut Rojer dkk (2004 : 106), kecepatan dan waktu pergerakan berbanding terbalik,seperti diuraikan dalam persamaan berikut:S =
d
 
………………………………………..……….…......................... (2.1)
 Dimana :
S = Kecepatan, MPH atau Km/jamd = jarak yang di tempuh, mil, ft atau mt = Waktu tempuh, jam atau detik 
Time Headway
(waktu antara)
Time headway
adalah selisih waktu antar kendaraan yang beriringan yang melewati suatutitik tertentu dalam satu lajur (Salter, 1974). Karena
time headway
pada kenyataannya terdiridari dua jenis waktu yaitu waktu okupansi (
occupancy time
) dan waktu antara (
time gap
).

Activity (7)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
karengbunga liked this
Asrul Asriadi liked this
Aser TeNna liked this
Yasser Joe liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->