Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
tugas fsika

tugas fsika

Ratings: (0)|Views: 12 |Likes:
Published by Istiqomah

More info:

Published by: Istiqomah on Oct 23, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/22/2013

pdf

text

original

 
 
Medan Magnetik dan Induksi Magnetik Istiqomah XII IA 1
 
1.
 
Uraikan percobaan-percobaan dan nama-nama Tokoh Fisikawan yang mengadakan penelitiantentang Medan Magnetik dan Induksi Magnetik, uraikan menurut timeline sejarah (waktu ansaat percobaan), prosedur percobaan dan hasil percobaan (kesimpulan yang didapat)
a.
 
Hans Christian Oersted pada tahun 1819 menemukan bahwa sebuahjarum magnet dapat disimpangkan oleh suatu arus listrik yangmengalir melalui seutas kawat konduktor..Sesuai dengan gambar, Oersted menemukan bahwa jika kawat tidak dialiri arus listrik (
I=0
),maka jarum magnet tidak menyimpang. Jika kawat dialiri arus listrik dari ujung atas ke bawah, maka jarum magnet menyimpang ke kanan, sedangkan jika kawat dialiri arus listrik dariujung bawah ke atas , maka jarum magnet menyimpang ke kiri.Oersted menjelaskan bahwa penyimpangan jarum magnet tersebut disebabkan adanyamedan magnet disekitar arus listrik yang dapat mempengaruhi magnet di sekitarnya.
b.
 
Pada tahun 1920, Andre Marie Ampere menemukan
adanya kekuatan saling menarik daridua buah kawat sejajar yang dialiri arus dan berarah sama. Sebaliknya bila arah arusnyaberlawanan akan tolak menolak. Ampere merumuskannya dalam bentuk kaidah tangan kanan.Kaidah tangan kanan memberitahukan kepada kita untuk mengubah energi listrik (arus) menjadienergi mekanis (gaya tolak).
c.
 
Pada tahun 1920,
dua orang ilmuwan Prancis bernama
Jean Baptisen Biot (1774-1862)
dan
Felix Savart (1791-1841)
,
 
menjelaskan tentang induksi magnetik di sekitar kawatberarus listrik.
 
d.
 
Pada tahun 1832, Micheal Faraday menemukan gejala kelistrikan pada suatu penghantar (kumparan) karena ada perubahan garis-garis medanmagnet yang dilingkupioleh kumparan. Gejala yangditemukan Faraday ini kemudian disebut induksielektromagnetik. Peristiwa induksi elektronagnetikditemukan Faraday melalui percobaan denganmenggunakan magnet tetap, sebuah kumparan, dan sebuahgalvanometer.Berdasarkan gambar diatas, ketika magnet digerakkan ke dalam kumparan, maka jarumgalvanometer menyimpang pada arah tertentu. Sedangkan, ketika magnet ditarik keluar,maka jarum galvanometer menyimpang pada arah yang berlawanan. Akan tentapi, magnetdiam di dalam atau di luar kumparan, maka jarum galvanometer tidak menyimpang.
Secaraeksperimen Faraday menemukan bahwabeda potensial dapat dihasilkan pada ujung-ujung penghantar atau kumparan dengan memberikan perubahanfluks magnetik. Hasil eksperimennya dirumuskan sebagai berikut.
 Jika fluks magnet yang memasuki suatu kumparan berubah, maka pada ujung-ujung kumparan akan timbul gaya gerak listrik induksi dan besarnya gaya gerak induksi ini
bergantung pada laju perubahan fluks magnet yang dilingkupi oleh kumparan’’.
 
e.
 
Heinrich Friedrich Lenz pada tahun 1834, ia mengemukakan tentang arus induksi.Ketika kedudukan magnet dan kumparan diam, tidak ada perubahan fluks magnet dalamkumparan. Tetapi ketika
kutub utara magnet
digerakkan mendekati
kumparan
, maka timbul
perubahan fluks magnetik
. Dengan demikian pada kumparan akan timbulfluks magnetik yang menentang pertambahan fluks magnetik yang menembuskumparan. Hasil dari percobaan tersebut
 Jika ggl induksi timbul pada suatu rangkaian, maka arah arus induksi yang dihasilkan sedemikianrupa sehingga menimbulkan medan magnetik induksi yang menentang perubahan medan magnetik (arus induksi berusaha mempertahankan fluks magnetik totalnyakonstan).

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->