Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
19Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Liberal is Me Pembangunan Ekonomi

Liberal is Me Pembangunan Ekonomi

Ratings:

4.85

(34)
|Views: 14,495|Likes:
Published by Sammy Saptenno

More info:

Published by: Sammy Saptenno on Jan 22, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC or read online from Scribd
See more
See less

11/11/2012

 
I. Pendahuluan1.1. Apa itu Liberalisme
liberal diambil dari bahasa Latin liber, free. Liberalisme secaraetimologis berarti falsafah politik yang menekankan nilai kebebasan individudan peran negara dalam melindungi hak-hak warganya. Liberalisme adalahsebuah ideologi, pandangan filsafat, dan tradisi politik yang didasarkan padapemahaman bahwa kebebasan adalah nilai politik yang utama.Liberalisme lahir dari sistem kekuasaan sosial dan politik sebelummasa Revolusi Prancis berupa sistem merkantilisme, feodalisme, dan gerejaroman Katolik. Liberalisme pada umumnya meminimalkan campur tangannegara dalam kehidupan sosial. Sebagai satu ideologi, liberalisme bisadikatakan berasal dari falsafah humanisme yang mempersoalkan kekuasaangereja di zaman renaissance dan juga dari golongan Whings semasaRevolusi Inggris yang menginginkan hak untuk memilih raja dan membatasikekuasaan raja. Mereka menentang sistem merkantilisme dan bentuk-bentukagama kuno dan berpaderi.Liberalisme antistatis, seperti yang diperjuangkan oleh FredericBastiat, Gustave de Molinari, Herbert Spencer, dan Auberon Herbert, adalahaliran ekstrem yang dikenal dengan anarkhisme (tidak ada pemerintahan)ataupun minarkisme (pemerintahan yang kecil yang hanya berfungsi sebagaithe nightwatchman state. Liberalisme selalu menentang sistem kenegaraanyang didasarkan pada hukum agama. Oxford English Dictionarymenerangkan bahwa perkataan liberal telah lama ada dalam bahasa Inggrisdengan makna sesuai untuk orang bebas, besar, murah hati dalam seniliberal.Pada awalnya, liberalisme bermaksud bebas dari batasan bersuaraatau perilaku, seperti bebas menggunakan dan memiliki harta, atau lidahyang bebas, dan selalu berkaitan dengan sikap yang tidak tahu malu.Bagaimanapun, bermula pada 1776-1788, oleh Edward Gibbon, perkataan
 
liberal mulai diberi maksud yang baik, yaitu bebas dari prasangka danbersifat toleran. Maka pengertian liberal pun akhirnya mengalami perubahanarti dan berkembang menjadi kebebasan secara intelektual, berpikiran luas,murah hati, terus terang, sikap terbuka dan ramah.Prinsip dasar liberalisme adalah keabsolutan dan kebebasan yangtidak terbatas dalam pemikiran, agama, suara hati, keyakinan, ucapan, persdan politik dan juga kemudian berkembang di bidang ekonomi.Dalam liberalisme budaya, paham ini menekankan hak-hak pribadi yangberkaitan dengan cara hidup dan perasaan hati.Liberalisme budaya secaraumum menentang keras campur tangan pemerintah. Belanda, dari segiliberalisme budaya, mungkin negara yang paling liberal di dunia. Sedangkanliberalisme ekonomi mendukung kepemilikan harta pribadi dan menentangperaturan-peraturan pemerintah yang membatasi hak-hak terhadap hartapribadi. Paham ini bermuara pada kapitalisme melalui pasar bebas.Secara umum, liberalisme mencita-citakan suatu masyarakat yangbebas, dicirikan oleh kebebasan berpikir bagi para individu. Pahamliberalisme menolak adanya pembatasan, khususnya dari pemerintah danagama. Liberalisme menghendaki adanya, pertukaran gagasan yang bebas,ekonomi pasar yang mendukung usaha pribadi (private enterprise) yangrelatif bebas, dan suatu sistem pemerintahan yang transparan, dan menolakadanya pembatasan terhadap pemilikan individu. Oleh karena itu pahamliberalisme lebih lanjut menjadi dasar bagi tumbuhnya kapitalisme.Dalam masyarakat modern, liberalisme akan dapat tumbuh dalamsistem demokrasi, hal ini dikarenakan keduanya sama-sama mendasarkankebebasan mayoritas. Bandingkan Oxford Manifesto dari LiberalInternational: "Hak-hak dan kondisi ini hanya dapat diperoleh melaluidemokrasi yang sejati. Demokrasi sejati tidak terpisahkan dari kebebasanpolitik dan didasarkan pada persetujuan yang dilakukan dengan sadar,bebas, dan yang diketahui benar (
enlightened 
) dari kelompok mayoritas,yang diungkapkan melalui surat suara yang bebas dan rahasia, denganmenghargai kebebasan dan pandangan-pandangan kaum minoritas.
2
 
1.2. Apa itu Liberalisme Ekonomi
Usaha masing-masing orang untuk memperjuangkan kemajuan dankepentingan dirinya sendiri akan dengan sendirinya menghasilkankesejahteraan dan kemajuan bagi seluruh masyarakat. Demikianlah intipaham Adam Smith tentang the invisible hand, “tangan tak kelihatan” yang –sesuai paham “keselarasan yang ditetapkan sebelumnya” (oleh Tuhan, lih.Leibniz) – akan mengarahkan usaha-usaha individual pada kemajuan dankepentingan bersama.Liberalisme ekonomis merupakan ajaran yang melahirkan kapitalisme.Ajaran ini meniupkan semboyan “laissez faire, laissez aller”, yangmembiarkan pasar berjalan sendiri. Liberalisme menuntut orang agar bebasberdagang (menentang bea cukai), memilih tempat berproduksi dan bekerja, juga bebas mengadakan perjanjian kerja dan ekonomis lainnya. Negaradiharapkan sedikit mungkin mengintervensi permainan bebas tawaran danpermintaaan baik di pasar komoditi maupun di pasar kerja.
Laissez-faire
[l
ɛ
se
ɛ
r]) adalah sebuah frase bahasa Perancis yangberarti "biarkan terjadi" (secara harafiah "biarkan berbuat"). Istilah ini berasaldari diksi Perancis yang digunakan pertama kali oleh para psiokrat di abadke 18 sebagai bentuk perlawanan terhadap intervensi pemerintah dalamperdagangan. Laissez-faire menjadi sinonim untuk ekonomi pasar bebasyang ketat selama awal dan pertengahan abad ke-19. Secara umum, istilahini dimengerti sebagai sebuah doktrin ekonomi yang tidak menginginkanadanya campur tangan pemerintah dalam perekonomian. Pendukung doktrinini berpendapat bahwa suatu perekonomian perusahaan swasta (
 private-enterprise economy 
) akan mencapai tingkat efesiensi yang lebih tinggi dalampengalokasian dan penggunaan sumber-sumber ekonomi yang langka danakan mencapai pertumpuhan ekonomi yang lebih besar bila dibandingkandengan perekonomian yang terencana secara terpusat (
centrally planned economy 
). Pendapat ini didasarkan pada pemikiran bahwa kepemilikanpribadi atas sumber daya dan kebebasan penuh untuk menggunakan
3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->