/  18
 
TUGAS P M
OSTEOPOROSIS
( KEROPOS TULANG )
O L E H :
RIZKI AZHARI
KELAS VIII Bhee
SMPS XAVERIUS
 
BAB IPENDAHULUAN1.1 Latar Belakang
Sebagaimana diketahui salah satu mineral utama penyusun tulang adalahkalsium. Kurangnya konsumsi kalsium akan mengakibatkan berkurangnya kalsiumyang terdapat pada tulang, sehingga lama kelamaan akan terjadi perubahan padamikroarstektur tulang dan tulang menjadi keropos. Akibatnya tulang menjadikehilangan kepadatan dan kekuatannya, sehingga mudah retak/patah.Osteoporosis atau keropos tulang adalah keadaan dimana tulang menjadikeropos, rapuh dan mudah patah. Penderita osteoporosis dicirikan dengan tubuhyang bungkuk atau bengkok. Namun sebenarnya tidak selalu demikian, banyak orang yang sudah mulai menderita osteoporosis tetapi tidak terlihat dari luar.Penderita osteoporosis biasanya merasakan linu-linu dan sakit terutama ketikamelakukan pergerakan anggota tubuhnya. Itu sebabnya gejala-gejala yang harusdiwaspadai sebagai awal osteoporosis adalah rasa pegal, linu-linu dan nyeri tulangterutama pada bagian punggung dan pinggang. Akibat dari osteoporosis, orang akanmudah mengalami fraktur atau patah tulang spontan, terutama pada pergelangantangan, pinggul dan tulang belakang.Banyak faktor yang dapat menyebabkan osteoporosis. Kekurangan kalsiumterutama di masa kecil dan remaja saat di mana terjadi pembentukan massa tulangyang maksimal, merupakan penyebab utama osteoporosis. Konsumsi kalsium yangrendah atau menurunnya kemampuan tubuh untuk menyerap kalsium yangumumnya terjadi pada orang tua, dapat menyebabkan osteoporosis.Kekurangan magnesium juga dinyatakan sebagai salah satu penyebabosteoporosis. Magnesium terlibat dalam 300 lebih fungsi tubuh. Selain untuk membantu metabolisme kalsium dan vitamin D3, magnesium juga berperanlangsung dalam mencegah pengeroposan tulang. Kekurangan vitamin D juga dapatmenyebabkan osteoporosis, walau di Indonesia sangat jarang terjadi karena kita2
 
selalu mendapat sinar matahari sepanjang tahun. Perlu diketahui, pembentukanvitamin D dari provitamin D terjadi di dalam tubuh kita dengan bantuan sinar matahari. Vitamin D sangat penting untuk membantu penyerapan kalsium darimakanan yang terjadi dalam usus kecil manusia.Menopause memang sangat berhubungan dengan terjadinya osteoporosis.Pada perempuan yang sudah menopause terjadi penurunan produksi hormonestrogen. Perubahan hormonal ini menurunkan kemampuan tubuh untuk menyerapkalsium secara drastis, sehingga penyerapan kalsium menjadi tidak efisien.Berkurangnya hormon estrogen pada wanita yang sudah menopause dapat diatasidengan pemberian hormon tersebut.Dari berbagai penelitian yang telah dilakukan oleh para ahli diketahui bahwa terapi hormon estrogen dapat menurunkan kejadian patah tulang sampai 60 persen. Namun demikian, terapi hormon ini ternyata dapat meningkatkan risikoterkena kanker payudara, oleh sebab itu harus benar-benar dipertimbangkansebelum menjalaninya.Faktor genetik atau keturunan juga berpengaruh pada risiko osteoporosissebab faktor genetik berperan dalam penentuan massa tulang. Jika ada salah satuanggota keluarga, kakek, nenek atau ibu yang menderita osteoporosis, maka lebihdari 50 persen kemungkinan keturunannya juga akan terkena osteoporosis.Gangguan pada pankreas, hati dan usus kecil juga dapat menyebabkan berkurangnya kemampuan tulang untuk menyerap kalsium. Demikian juga,konsumsi minuman beralkohol, minuman berkafein dan merokok, dapatmeningkatkan risiko terkena osteoporosis.Salah satu langkah yang paling sering disarankan oleh para ahli kesehatanuntuk mencegah osteoporosis adalah mengonsumsi kalsium yang cukup setiap hari.Kebutuhan kalsium harian bagi orang dewasa sekitar 1000 mg/hari. Kebutuhan inimakin meningkat pada wanita hamil dan menyusui. Mencukupi kebutuhan kalsiumdapat dengan mudah dilakukan melalui konsumsi makanan-makanan yang banyak mengandung kalsium seperti susu, yoghurt, keju, daging, buah-buahan, sayur-sayuran dan biji-bijian. Begitu pentingnya kalsium sehingga jika tida3

Share & Embed

More from this user

Recent Readcasters

Add a Comment

Characters: ...