Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
6Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Tomi Eriawan, Deko Krismawardana, Penataan Kawasan Sempadan Sungai s

Tomi Eriawan, Deko Krismawardana, Penataan Kawasan Sempadan Sungai s

Ratings: (0)|Views: 313 |Likes:
Published by tomi_slingka
Jurnal PWK, Vol 2 Nomor 4 Tahun 2012
Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Bung Hatta, Padang
Jurnal PWK, Vol 2 Nomor 4 Tahun 2012
Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Bung Hatta, Padang

More info:

Categories:Types, Research
Published by: tomi_slingka on Oct 24, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/10/2013

pdf

text

original

 
 24
PENATAAN KAWASAN SEMPADAN SUNGAI SEBAGAIPERTIMBANGAN DALAM PENYUSUNAN PANDUAN PERANCANGAN(
DESIGN GUIDLINE 
) DI KOTA TELUK KUANTAN
Tomi Eriawan, Deko Krismawardana
Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Bung Hatta Padang
 Abstrak Kawasan yang dekat dengan pusat kota (CBD) sebagian besar merupakankawasan transisi yang merupakan kawasan yang mengalami penurunan kualitaslingkungan sebagai akibat desakan aktifitas dan perubahan guna lahan yang cepat.Kawasan permukiman yang terdapat si sepanjang Sungai Batang Kuantan di KotaTeluk Kuantan dan berbatasan langsung dengan kawasan pusat kota, sebagian besar mengalami fenomena ini dan ditambah dengan aktifitas pertambangan pasir (tambang galian C) disepanjang sungai memperparah kondisi lingkungan dan tataruang kawasan. Studi ini dilakukan untuk mencari alternatif solusi penataan ruang yang sesuai dengan pendekatan Zoning Regulation melalui identifikasi factor yangmempengaruhi aktiftas dan perubahan guna lahan sehingga diperoleh konsep penataan ruang yang baik.Keywords: zoning regulation, kualitas lingkungan, galian tambang
PENDAHULUAN
Dari sejarahnya, kota bermuladari kawasan yang dekat dengansumber air, sehingga kawasan pinggirsungai merupakan kawasan awaltempat penduduk bermukim. Tapibelum adanya peraturan yangmembatasi jarak minimal rumah darisungai (garis sempada sungai)menyebabkan permukiman yang adaterlalu dekat dengan sungai danbangunan-bangunan yang telah adadan berdiri di sempadan sungai hinggasekarang tidak mungkin di lenyapkanbegitu saja walaupun telah menyalahiaturan.Kota Teluk Kuantan yangmerupakan Ibukota KabupatenKuantan Singingi dialiri oleh sebuahsungai yang dikenal dengan BatangKuantan, kawasan permukiman padaawalnya tumbuh di kawasan tepikuantan karena tanahnya yang subursehingga bisa mendukung matapencaharian masyarakat yang duludidominasi sebagai petani
Tomi Eriawan, Deko Krismawardana, Penataan Kawasan Sempadan Sungai sebagai Pertimbangandalam Penyusunan Panduan Perancangan (Design Guidenlines) Di Kota Teluk Kuantan, Jurnal Skala Vol.2, No.4, 2012, hlm 24-39
 
 
Jurnal Skala, Vol. 2, No. 4, April 2012
25Koridor jalan K.H UsmarUsman Desa Sawah terdapat disepanjang sungai dengan kondisipermukiman yang tidak tertata denganbaik terutama di kawasan sempadansungai, lemahnya regulasi daripemerintah menyebabkan rumahtumbuh dan berkembang denganorientasi menghadap jalan sehinggabanyak rumah yang dibangun denganmembelakangi sungai, akibatnyasungai yang merupakan sumber airmenjadi tempat pembuangan sampahdan akhirnya menurunkan kualitas airsungai. Kondisi ini diperburuk lagidengan adanya pertambangan pasiryang menggunakan mesin sehinggaproduktivitasnya menjadi lebih tinggidan akibatnya polusi semakin besardan kenyamanan masyarakatterganggu akibat kebisingan yangdihasilkan oleh mesin untuk penambangan pasir tersebut.Berdasarkan permasalahan danteori yang telah dijelaskan diatas,maka perlu di susun sebuah panduanperancangan (Design Guideline) untuk Koridor K.H Usmar Usman DesaSawah ini agar kualitas lingkungantetap terjaga dan kawasan ini dapatberkembang dengan baik dimasa yangakan datang
METODE PENELITIAN
Metoda analisa merupakan suatu carapengolahan data yang telah didapatdari survey primer dan surveysekunder. Adapun analisis yangdilakukan dalam studi ini adalah :
a.
 
Regulasi
Analisis ini dilakukan untuk melihatperuntukkan kawasan berdasarkanrencana tata ruang yang levelnya lebihtinggi dari studi yang akan dibahasyaitu RDTR Kota Teluk Kuantan,
b.
 
Analisa Fungsi Jalan
Analisa ini dilakukan untuk melihatfungsi jalan pada kawasan studi,karena fungsi jalan akan menentukan jenis kegiatan yang mungkindikembangkan dan sebagai dasarmenentukan intensitas bangunanterutama garis sempadan mukabangunan
c.
 
Analisa Guna Lahan Eksisting
Analisa ini dilakukan dengan melihatfungsi tiap bangunan yang adasehingga dapat dilihat dariperuntukkannya yang sebagai kawasanpermukiman apakah telah berubahmenjadi fungsi yang lain
d.
 
Analisis Bentuk dan MasaBangunan
Analisa bentuk dan masa bangunaneksisting dilakukan untuk meilhat tataletak bangunan dan Intensitasbangunan yang terdiri dari :1.
 
GSB (garis sempadan bangunan)2.
 
KDB (koefisien dasar bangunan)3.
 
KLB (Koefisien lantai bangunan)dan Ketinggian Bangunan4.
 
GSS (garis sempadan sungai)
e.
 
Analisa Sirkulasi dan Parkir
Analisa ini dilakukan dengan melihatlebar jaringan jalan yang ada dan
 
 
Jurnal Skala, Vol. 2, No. 4, April 2012
26sistem parkir yang diterapkan padakawasan studi, selain itu akan dilihat juga pola pergerakan kendaraan padakawasan studi dan moda apa saja yangmelalui kawasan studi.
f.
 
Analisis dampak kegiatanpertambangan
Dalam analisis ini yang pertamadilihat adalah proses pertambangan,hal ini akan berhubungan dengankapasitas produksi pertambangansetiap harinya dan kapasitas produksiyang dibatasi oleh pemerintahsetempat melalui dinas pertambangandan energi (jika ada). Pada tahap iniakan dilihat lamanya proses produksisetiap hari karena akan berhubungandengan pengaturan aktifitas nantinya.
g.
 
Cheklist Kriteria
Setelah melihat intensitas dan dampak dari pertambangan pasir, maka akanditentukan kriteria kawasan, yangakan dilakukan dalam analisis iniadalah membandingkan kriteriakawasan permukiman yang baik (ideal) dengan kriteria kawasanpermukiman pada lokasi study.Sehingga hasil dari analisa inimerupakan masukan untuk konseppengembangan nantinya
HASIL DAN PEMBAHASAN
Dengan menggunakan metodaanalisa dan melihat kondisi elemenperancangan (Pamanfaatan Ruang,Bentuk dan Masa Bangunan sertaSirkulasi dan Parkir) yang ada padakawasan studi maka di dapat kondisikawasan studi adalah sebagai berikut.
1.
 
Regulasi
Dari analisa kebijakan tata ruang yangada untuk Kota Teluk Kuantan makadapat ditarik kesimpulan sebagaiberikut :a.
 
Rencana umum tata ruang tidak sesuai karena tidak membahaspengembangan kawasan pariwisatasedangkan dalam RDTR padakawasan sempadan sungai yangmemiliki potensi wisata bisadikembangkan menjadi kawasanwaterfront city.b.
 
Muncul kegiatan yang tidak di aturdalam rencana tata ruang yaituperdagangan dan jasa sertapertambangan pasir sehinggafungsi kawaasn yang diharapkandalam rencana tidak bisadiwujudkan dan perlu perubahanfungsi kawasan.
2.
 
Fungsi Jalan
Dengan melihat kondisi dan fungsi jalan eksisting dan membandingkandengan standar kelas jalan sertadimensi jalan untuk tiap kelas jalanmaka dapat diketaui :a.
 
Kondisi jaringan jalan tidak sesuaidengan standar minimum jalankolektor sekunder menurut UUNo.13 Tahun 1980 dan PP No.26Tahun 1985Perlu dilakukan pelebaran jalansebesar 5,5 meter agar jalan yang adasesuai dengan lebar minimum jalan

Activity (6)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
vina_pratiwi_1 liked this
abuirham liked this
GitaSaraswati liked this
Rachmat Solle liked this
Ima Yasin liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->