Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Dosis

Dosis

Ratings:

5.0

(1)
|Views: 174 |Likes:
Published by Bintang L. Adi
DOSIS Adalah jumlah obat yang diberikan kepada penderita dalam satuan berat (gram,miligram, mikrogram), atau satuan isi (mililiter, liter) atau unit-unit lainnya atau sejumlah obat yang memberikan efekterapeutik pada penderita dewasa. : Disebut juga sebagai dosis lazim atau dosis terapeutik
Dosis toksik Adalah dosis obat yang diberikan melebihi dosis terapeutik Dosis letalis Adalah dosis toksik yang dapat menimbulkan kematian Faktor-faktor yang mempengaruhi dosis obat A. Faktor obat B. Cara pemb
DOSIS Adalah jumlah obat yang diberikan kepada penderita dalam satuan berat (gram,miligram, mikrogram), atau satuan isi (mililiter, liter) atau unit-unit lainnya atau sejumlah obat yang memberikan efekterapeutik pada penderita dewasa. : Disebut juga sebagai dosis lazim atau dosis terapeutik
Dosis toksik Adalah dosis obat yang diberikan melebihi dosis terapeutik Dosis letalis Adalah dosis toksik yang dapat menimbulkan kematian Faktor-faktor yang mempengaruhi dosis obat A. Faktor obat B. Cara pemb

More info:

Published by: Bintang L. Adi on Oct 24, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/04/2012

pdf

text

original

 
DOSIS
Adalah jumlah obat yang diberikan kepada penderita dalam satuan berat(gram,miligram, mikrogram), atau satuan isi (mililiter, liter) atau unit-unitlainnya atau sejumlah obat yang memberikan efekterapeutik pada penderitadewasa. :Disebut juga sebagai
dosis lazim
atau
dosis terapeutik 
 Dosis toksik
Adalah dosis obat yang diberikan melebihi dosis terapeutik 
 Dosis letalis
Adalah dosis toksik yang dapat menimbulkan kematianFaktor-faktor yang mempengaruhi dosis obatA.Faktor obatB.Cara pemberian obat kepada penderitaC.Faktor penderita
1
 
2
FAKTOR OBAT
Sifat fisika: daya larut obat dalam air/lemak, kristal amorf dsb.Sifat kimiawi: asam, basa, garam, ester, garam komplek, ph. Pka.Toksisitas: dosis obat berbanding terbalik dengan toksisitasnyaCara pemberian obat kepada penderitaOral : dimakan atau diminumParenteral: subkutan, instramuskular, intravena. Dan sebagainya rektal, vaginal,uretral lokal. Topikal lain-lain: implantasi sublingual, intrabukal, dan sebagainya
FAKTOR PENDERITA
Umur: neoonatus, bayi, anak, dewasa, geriatik Berat badan : biarpun sama-sama dewasa berat badan dapat berbeda besar jenis
kelamin: terutama untuk obat golongan mormon ras: “slow & fast acetylators”
toleranceObesitas: untuk obat-obat tertentu faktor ini harus diperhitungkan sensitivitasindividualKeadaan patofisiologi: kelainan pada saluran cerna mempengaruhi absorpsiobat, penyakit hati mempengaruhi metabolisme obat, kelainan pada ginjalmempengaruhi ekskresi obat
 
3
DOSIS MAKSIMUM OBAT
Obat beracun umumnya mempunyai dosis maksimumDosis maksimum (dm)Adalah dosis maksimum untuk dewasa untuk.Pemakaian melalui mulut. Injeksisubkutan dan rektalDosis tertinggi yang masih dapat diberikan kepada penderita dewasaDokter yang menulis resep tidak terikat akan dmPada lampiran farmakope indonesia tercantum daftar dosis maksimum darisebagian besar obatBilamana perlu dokter boleh melebihi d.M., Maka di belakang angka/jumlahobat yang dituliskan di resep diberitanda seru (!) dengan disertai paraf Contoh : R/Atropin sulfas 2 mg (!) (paraf)2 mg untuk antidotum keracunan pesticidaCholinesterase inhibitorCara menghitung dosis maksimum untuk oral
 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->