Cuplikan dari terbitan INKINDO (Ikatan Konsultan Indonesia), khusus untuk keperluan penyelesaian tugas mahasiswa.
PEDOMAN STANDAR MINIMAL
Biaya Langsung Personil (
Personnel Remuneration
) danBiaya Langsung Non Personil (
Direct Reimbursable Cost
)untuk Jasa Konsultansi
Dalam rangka menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Harga PerhitunganSendiri (HPS) untuk kegiatan jasa konsultansi yang terdiri atas dua komponenpokok yaitu Biaya Langsung Personil (
Personnel Remuneration
) dan BiayaLangsung Non Personil (
Direct Reimbursable Cost
) digunakan ketentuan sebagaiberikut :
I. Biaya Langsung Personil (
Personnel Remuneration
)
1.
Biaya Langsung Personil untuk jasa konsultansi dihitung berdasarkan hargapasar yang berlaku dan wajar serta didukung dengan studi perbandingan,penelitian yang komprehensif serta dokumen-dokumen yang dapatdipertanggungjawabkan.
2.
Biaya Langsung Personil terdiri dari 2 (dua) bagian yaitu Biaya LangsungPersonil untuk pengadaan jasa Undangan Internasional (ICB) dan BiayaLangsung Personil untuk pengadaan jasa Undangan Nasional (LCB).
3.
Mata uang yang dipergunakan untuk Undangan Internasional (ICB) dapatmenggunakan mata uang internasional yang telah disepakati bersama padadokumen sumber pendanaannya, dan dapat juga dalam bentuk mata uangrupiah. Mata uang yang dipergunakan untuk Undangan Nasional (LCB) adalahdalam bentuk mata uang rupiah.
4.
Biaya Langsung Personil bagi seorang tenaga ahli yang memberikan jasakonsultansi dihitung menurut jumlah satuan waktu tertentu (bulan, minggu,hari, jam) ditetapkan berdasarkan pengalaman profesional riil sejak lulus daripendidikan tinggi, akreditasi dari asosiasi profesi (jika sudah ada), ataulembaga yang ditunjuk Pemerintah.
5.
Biaya Langsung Personil tenaga Ahli Indonesia maupun tenaga Ahli Asinguntuk pengadaan jasa konsultan dengan Undangan Internasional (ICB)tercantum dalam Tabel 1A-04 dan 1B-04 dan berlaku sama besarnya diseluruh Provinsi Indonesia.
6.
Biaya Langsung Personil untuk tenaga ahli Indonesia pada pengadaan jasakonsultan dengan Undangan Nasional tercantum dalam Tabel 2-04 berlakuuntuk Provinsi DKI Jakarta.
7.
Biaya Tenaga Sub Profesional dan Teknisi tercantum dalam Tabel 3-04 berlakuuntuk Provinsi DKI Jakarta.
8.
Biaya Tenaga Pendukung tercantum dalam Tabel 4-04 berlaku untuk ProvinsiDKI Jakarta.
9.
Indeks Biaya Langsung Personil per Provinsi dengan
benchmarking
DKI Jakartadapat dilihat pada Tabel 5-04.
10.
Biaya Langsung Personil Tenaga Ahli, Tenaga Sub Profesional dan Teknisi serta Tenaga Pendukung untuk masing-masing Provinsi di Indonesia setelahdikalikan dengan Indeks Biaya Langsung Personil per Provinsi dapat dilihatpada Tabel 6A-04 s.d. Tabel 34C-04.
11.
Biaya Langsung Personil (kecuali tenaga Sub Profesional dan Teknisi serta Tenaga Pendukung) yang dihitung sudah mencakup gaji dasar (
basic salary
)