Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
DEFINISI PENGELOLAAN

DEFINISI PENGELOLAAN

Ratings: (0)|Views: 147 |Likes:
Published by Stickman Cartoon

More info:

Published by: Stickman Cartoon on Oct 24, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/09/2013

pdf

text

original

 
DEFINISI PENGELOLAAN KELAS
Apr 26 Posted by Bang Akil  Beberapa definisi mengenai pengelolaan kelas menurut para ahli adalah sebagai berikut :Pengelolaan kelas adalah suatu usaha yang dilakukan oleh penanggung jawab kegiatan belajarmengajar atau yang membantu dengan maksud agar dicapai kondisi optimal sehingga dapatterlaksana kegiatan belajar seperti yang diharapkan. (Dr. Suharsimi Arikunto, Pengelolaan Kelasdan siswa : 1987 : 68).Pengelolaan kelas adalah kegiatan mengatur tata ruang kelas untuk pengajaran dan menciptakaniklim belajar mengajar yang serasi. (Pengelolaan belajar dan kelas, E. Komar dan Uus Rusnadi1993 : )Pengelolaan kelas adalah usaha dari pihak guru untuk menata kehidupan kelas yang dimulaidaari perencanaan kurikulumnya, penataan prosedur dan sumber belajarnya, lingkungannyauntuk memaksimalkan efesiensi, memantau kemajuan siswa dan mengantisipasi masalah-masalah yang mungkin timbul. (Cece Wijaya dan A. Tabrani Rusyar, Kemampuan Dasar Gurudalam Proses Belajar Mengajar, 1992 : 113).Jadi, dari beberapa definisi diatas saya bisa menyimpulkan bahwa a tentang pengertianpengelolaan kelas, dapat saya simpulkan bahwa pengelolaan kelas adalah kegiatan yangterencana yang sengaja dilakukan oleh guru dengan tujuan untuk menciptakan danmempertahankan kondisi yang optimal, membangun iklim sosio-emosional yang positif sertamenciptakan suasana hubungan interpersonal yang baik. Sehingga diharapkan proses belajar danmengjar dapat berjalan secara efektif dan efesien, sehingga tercapai tujuan pembelajaran.
2. Seorang guru harus memiliki kompetensi dalam pengelolaan kelas
Guru harus emiliki kompetensi pengelolaan kelas yang baik akan tercipta suasana belajar yangmenarik, menyenagkan untuk mencapai tujuan pengajaran dan meningkatkan kualitaspembelajaran dan menciptakan, memelihara, dan mengendalikan kondisi belajar yang optimalbagi terciptanya proses belajar-mengajar yang efektif, serta dapat membangun hubungan sosio-emosional (hubungan interpersonal) yang baik antara guru dengan murid, serta antara muriddengan guru. Dan jika guru tidak memiliki kompetensi pengelolaan kelas yang baik prosesbelajar mengajar tidak akan berjalan dengan optimal karena kompetensi sangat diperlukan dalampengelolaan kelas.Pengaruh kemampuan guru dalam pengelolaan kelas terhadap keberhasilan belajar siswa.Guru yang mempunyai kemampuan pengelolaan kelas yang baik akan meningkatkan potensibelajar siswa, mutu pendidikan dan tercapainya tujuan pendidikan tersebut. Serta mutu prosespembelajaran, hal ini tergantung dari kemampuan guru dalam penyampaian materi kepada siswa.Dan jika guru tidak mempunyai kemampuan pengelolaan kelas yang baik, akan mengakibatkanprestasi belajar siswa rendah, tidak sesuai dengan standar atau batas ukuran yang ditentukan danakan menghambat proses belajar mengajar, karena kondisi kelas yang kurang optimal.
3. Misi utama pengelolaan kelas
 Adapun yang menjadi misi dalam pengelolaan kelas adalah sebagai berikut :Tersidianya lingkungan belajar yang mendukung proses belajar-mengajar.Banyaknya keterlibatan (waktu yang digunakan/dihabiskan) peserta didik dalam aktifitas belajar
 
sehingga mendukung pencapaian prestasi belajar yang tinggi.Meningkatkan keterampilan siswa.Memotivasi dan membantu siswa untuk mengenali potensi dirinya, sehingga dapatdikembangkan secara optimal.Kegiatan mengelola kelas secara fisik (pengaturan siswa)1) Mengatur ventilasi dalam kelas, ventilasi dalam kelas sangat di perlukan, agar terciptakondisi kelas yang nyaman.2) Mengatur pencahayaanPencahayaan dalam kelas harus memadai, agar apa yang ditulis oleh guru di papan tulis dapatterlihat jelas, dan jika pencahayaan itu memadai siswa tidak akan mengantuk.3) Mengatur kenyamanan siswa.Dalam belajar, siswa harus merasa nyaman dulu, agar siswa tersebut bias berkonsentrasi danbelajar dengan nyaman.4) Mengatur letak duduk Letak duduk siswa sebaiknya di pindah-pindah setiap minggunya, agar siswa dapat merasakanduduk di depan, di tengah ataupun di belakang. Hal itu akan membantu siswa agar tidak merasabosan dan jenuh.5) Mengatur penempatan siswaSebisa mungkin guru harus bias menempatkan siswa sesuai kompetensi yang dimiliknya.Sebaiknya siswa yang lamban dalam belajar, disatukan dengan siswa yang lebih pintar, agarsiswa yang lamban tersebut termotivasi oleh pintar, untuk lebih giat dalam belajar.Kegiatan pengelolaan kelas secara psikhis (kondisi emosional)1) Mengatur tingkah lakuGuru membimbing dan mengarahkan siswa akhlak/tingkah laku yang baik, sehingga tidak menjadi masalah di dalam kelas ataupun lingkungan masyarakatnya.2) Mengatur kedisiplinanGuru harus menerapkan kedisiplinan kepada siswa, baik disiplin dalam waktu, dalam tingkahlaku dan disiplin dalam belajar.3) Mengatur minatMinat dan potensi itu berbeda-beda, guru harus bias membantu dan mengarahkan potensi siswatersebut, dan mempasilitasi minat yang siswa miliki.4) Gairah belajarAdakalanya gairah siswa dalam belajar menurun, tugas guru adalah membangkitkan gairahbelajar misalnya dengan mengadakan kuis ataupun bercerita hal-hal menarik disela-sela belajar.5) Mengatur dinamika kelompok Motivasi dapat mempengaruhi keberhasilan belajar seseorang, karena motivasi adalah factorpenentu keberhasilan seseorang, motivasi dilakukan sebagai rangsangan/dorongan belajar agarlebih giat lagi dalam belajar sehingga dapat tercapainya keberhasilan dalam belajar.Dengan adanya motivasi yang kuat, siswa akan terpacu dan bersemangat untuk belajar lebihbaik, dan melakukan perubahan-perubahan dalam hidupnya. Karena jika tidak ada motivasi,siswa tidak akan terdorong untuk belajar dan tidak ada gairah dalam belajar.Teori motivasi maslawJika seseorang sudah mempunyai suatu motivasi, maka dia siap mengerjakan sesuatu hal yangdiperlukan sesuai dengan apa yang dikehendakinya, sebelumnya motivasi menyangkutpemenuhan seperangkat kebutuhan manusia.
 
Maslaw menyatakan bahwa kebutuhan manusia itu ada 5 tingkatan. Antara lain:
Fsiological need 
(kebutuhan psikologis)Kebutuha psikologis itu antara lain : rasa haus, lapar, seks, dan kebutuhan ragawi lainnya.
Sai feteey need 
(kebutuhan kenyamanan dan keamanan)Kebutuhan kenyamanan dan keamanan itu antara lain : keselamtan dan perlindungan terhadapkerugian fisik dan emosional.
 Love and belonging need 
(kebutuhan cinta dan kasih sayang)Kebutuhan cinta dan kasih sayang itu antara lain : rasa kasih sayang, rasa dimiliki, rasa di ingini,rasa diterima baik dalam lingkungan dan persahabatan.
 Esteen need 
(kebutuhan harga diri)Kebutuhan harga diri itu antara lain : prestasi, dihargai, pengakuan status, dan perhatian.
Self actualization need 
(kebutuhan mengaktualisasikan dirinya)Kebutuhan mengaktualisasikan dirinya itu antara lain berupa pengakuan terhadap kapasitaspengetahuan, keterampilan, dan potensi yang dimilikinya.Teori motivasi McClellandMenurut McClelland, ada 3 hal yang melatar belakangi motivasi seseorang.
 Need for achievemen
(n-ach) (kebutuhan akan prestasi/pencapaian)\ Kebutuhan akan prestasi adalah kebutuhan seseorang untuk memiliki pencapaian yangsignifikan, dapat menguasai berbagai keahlian, atau memiliki standar yang tinggi. Orang sepertiini biasanya selalu ingin menghadapi tantangan baru dan selalu ingin mengekspresikan dirinyadengan bebas.
The need for Authority and power.
(n-pow)- (kebutuhan untuk meraih kekuasaan)Kebutuhan akan kekuasaan ini didasari oleh keinginan seseorang mengatur atau memimpinorang lain.
The need for affillation
(n-affi)-(kebutuhan akan persahabatan dan berkumpul/keanggotaan)Kebutuhan akan persahabatan dan berkumpul ini didasari oleh keinginan untuk mendapatkanatau menjlankan hubungan yang baik dengan orang lain. Orang semacam ini merasa ingindisukai dan diterima oleh lingkungannya.
5. Faktor-faktor penyebab munculnya perilaku siswa yang dapat menimbulkan masalahdalam kelas antara lain:1. Faktor internal
Faktor yang berasal dari diri siswa itu sendiri.Misalnya jika ada siswa yang fisiknya kurang sehat, kemungkinan siswa tu konsentrasibelajarnya akan terganggu dan mungkin siswa itu akan mengantuk atau malah tertidur di dalamkelas.- Jika mendapati siswa yang suka usil atau nakal dalam kelas, mungkin itu karena siswa ituingin mendapat perhatian, bosan dengan suasana kelas yang monoton, jenuh dengan suasanabelajarnya atau tidak suka dengan mata pelajaran yang sedang berlangsung sehingga hal-halyang demikian dapat menimbulkan masalah di dalam kelas.
2. Faktor eksternal
Faktor yang berasal dari luar diri siswa tersebut (kondisi keluarga, lingkungan sekolah danlingkungan masyarakat).Jika siswa memiliki masalah-masalah eksternal dalam dirinya, contohnya karena kondisikeluarganya yang tidak harmonis, atau tidak mendapat perhatian dari orang tuanya kemungkinan

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->