Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Evaluasi kinerja polri

Evaluasi kinerja polri

Ratings: (0)|Views: 564|Likes:
Published by Taufik Nurrohim

More info:

Published by: Taufik Nurrohim on Oct 25, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/09/2013

pdf

text

original

 
1
KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIAMARKAS BESAR 
REFORMASI DAN OPTIMALISASI PENEGAKAN HUKUMREFORMASI DAN OPTIMALISASI PENEGAKAN HUKUMREFORMASI DAN OPTIMALISASI PENEGAKAN HUKUMREFORMASI DAN OPTIMALISASI PENEGAKAN HUKUMDI KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIADI KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIADI KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIADI KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
 
Disampaikan Pada: 
FGD PENEGAKAN HUKUM DI INDONESIATANGGAL 12 OKTOBER 2011I. Pendahuluan
Prof. J.E. Sahetapy dalam catatannya pada
newsletter 
Komisi Hukum Nasional(April 2010) menyatakan bahwa
“adil dan ketidakadilan dari hukum, juga kuasa,tetapi juga ketidakberkuasanya hukum”,
merujuk pada pendapat Prof. Algra(1979) yang mengatakan
“…. recht en onrecht van dat recht, alsmede macht,maar ook onmacht van dat recht.” 
Berdasarkan hal tersebut, Prof. Sahetapymengingatkan kembali bahwa keadilan hukum dapat berarti sebuahketidakadilan dan kelemahan dalam pandangan masyarakat. Sejalan dengan haltersebut, realita dalam penegakan hukum seringkali mengabaikan rasa keadilanmasyarakat mengingat secara tekstual (substansi hukum) lebih mensyaratkanpada adanya kepastian hukum.Selain itu, betapa beratnya tantangan yang dihadapi oleh aparat penegak hukumdalam menegakkan aturan hukum selama ini, sebagaimana yang dinyatakanoleh Prof. J.E. Sahetapy yang menegaskan beberapa tantangan yang dihadapioleh aparat penegak hukum, yaitu faktor aparat penegak hukum, kompleksnyakriminalitas, serta tingginya tuntutan masyarakat akan kesigapan, kejujuran, danprofesionalisme para penegak hukum.Bahkan…..
 
2
Bahkan juga semakin gencar dan tajam suara-suara yang mengatakan,penegakan hukum dewasa ini sudah sampai pada titik terendah, Masyarakatmelihat dengan pesimis kondisi penegakan hukum, sehingga Prof. BaharuddinLopa pernah mengungkapkan “di mana lagi kita akan mencari dan menemukankeadilan”. Hingga kini masih banyak suara-suara pesimistik tentang eksisnyasuatu sistem peradilan pidana yang terpadu (
Integrated Criminal Justice System 
)yang merupakan sistem hukum di negara kita.Berkenaan dengan itu, dalam sistem hukum di Indonesia, struktur adalahinstitusi dan kelembagaan hukum yang terdiri dari Penyidik, Jaksa PenuntutUmum, Hakim, Lembaga Pemasyarakatan dan Pengacara yang saling terjalindan saling ketergantungan dalam proses pelaksanaan dan penegakan hukum.Oleh karena itu, struktur hukum akan berjalan dan mencapai hasil yang optimalsangat bergantung pada pelaksananya yaitu aparatur hukum dimaksud.Polri sebagai subsistem terdepan dari sistem hukum ini sudah barang tentu tidak henti-hentinya mendapat sorotan, kritikan, dan hujatan manakala dalammelaksanakan tugas dinilai oleh masyarakat tidak sesuai dengan keinginan danharapannya, sehingga dituntut adanya perubahan budaya hukum yangmengedepankan tindakan preemtif dan preventif dari pada tindakan represif.Dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum, Polri melakukan reformasi danoptimalisasi dengan Program Reformasi Birokrasi Polri (RBP) Gelombang I mulaidari tahun 2004 sampai dengan tahun 2009 yang lalu, dan tahun pertama darireformasi birokrasi gelombang kedua pada tahun 2010. Tim independenreformasi birokrasi nasional telah melakukan penilaian terhadap pelaksanaanRBP pada bulan Mei Tahun 2010, terhadap 4 (empat) unsur pokok areaperubahan, yaitu:
quick wins 
, kelembagaan, ketatalaksanaan, dan sumber dayamanusia. Hasil rangkuman penilaian dari tim independen ini menunjukkanbahwa secara rata-rata nilai Polri adalah baik, yaitu sebesar 3.63, dengankesimpulan bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia telah siap untuk melaksanakan reformasi birokrasi. Namun harus secara jujur diakui bahwamasih ditemukan berbagai masalah dan kendala yang sering dialami Polriberkaitan dengan adanya keluhan-keluhan masyarakat mengenai kinerja Polri.Berdasarkan…..
 
3
Berdasarkan uraian pada latar belakang tersebut, maka dipandang perlumenyusun langkah strategis dalam rangka meningkatkan peran Polri dalampenegakan hukum di Indonesia, selaras dengan permintaan panitiapenyelenggara
Focus Group Discussion 
(FGD), maka ditentukan pokok permasalahan: “Bagaimanakah Reformasi dan Optimalisasi Penegakan Hukum diKepolisian Negara Republik Indonesia?”.
II. Pembahasan1. Reformasi dan Optimalisasi dalam Penegakan Hukum
Pelaksanaan reformasi dan optimalisasi dalam penegakan hukumselama ini menitikberatkan pada Program Revitalisasi Polri dan ReformasiBirokrasi Polri (RBP), yang dapat digambarkan sebagai berikut:
a.
 
Pencapaian Program RBP
Titik berat pelaksanaan Program RBP gelombang I bersifatinstansional dengan sasaran mewujudkan tata kelola pemerintahanyang baik. Dari analisis dan evaluasi program
quick wins 
dapatdisimpulkan bahwa program
quick wins 
telah dilaksanakan denganbaik pada tingkat mabes polri maupun satuan kewilayahan. Hal inidinyatakan dari hasil penilaian Tim Independen dengan nilai rata-rata sebesar 3.63, yang menyimpulkan bahwa Polri telah siapuntuk melaksanakan Reformasi Birokrasi. Penilaian rinci darimasing-masing unsur pada program
quick wins 
Polri memperolehnilai yang paling baik, yaitu 3,88, dibandingkan dengan 3 (tiga)unsur yang lainnya (kelembagaan 3,66; SDM 3,55; dan tatalaksana3,42). Program
quick wins 
tersebut, terutama yang terkait denganpeningkatan pelayanan
quick respons 
Sabhara, transparansipelayanan di bidang SIM, STNK dan BPKB, transparansi pelayanandi bidang penyidikan dan transparansi pelayanan di bidangrekruitmen anggota Polri.Keberhasilan…..

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->