Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
6Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Biooptik

Biooptik

Ratings: (0)|Views: 308 |Likes:
FISIKA KESEHATAN

BAB IV BIOOPTIK
Setelah mempelajari bab ini, mahasiswa akan dapat: a. Menentukan posisi dan pembesaran bayangan dari cermin dan lensa b. Menjelaskan proses pembentukan bayangan pada mata c. Menjelaskan jenis-jenis cacat penglihatan d. Dapat menghitung kekuatan lensa yang diperlukan untuk mata myopia dan hiperopia IV.1 PENDAHULUAN

Materi perkuliahan optik adalah suatu studi propagasi atau penjalaran gelombang cahaya dalam medium. Studi tentang optik secara umum dibagi atas dua
FISIKA KESEHATAN

BAB IV BIOOPTIK
Setelah mempelajari bab ini, mahasiswa akan dapat: a. Menentukan posisi dan pembesaran bayangan dari cermin dan lensa b. Menjelaskan proses pembentukan bayangan pada mata c. Menjelaskan jenis-jenis cacat penglihatan d. Dapat menghitung kekuatan lensa yang diperlukan untuk mata myopia dan hiperopia IV.1 PENDAHULUAN

Materi perkuliahan optik adalah suatu studi propagasi atau penjalaran gelombang cahaya dalam medium. Studi tentang optik secara umum dibagi atas dua

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Ikramullah Mahmuddin on Oct 25, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/07/2014

pdf

text

original

 
FISIKA KESEHATAN
BAB IVBIOOPTIK 
Setelah mempelajari bab ini, mahasiswa akan dapat:
a. Menentukan posisi dan pembesaran bayangan dari cermin dan lensa b. Menjelaskan proses pembentukan bayangan pada matac. Menjelaskan jenis-jenis cacat penglihatand. Dapat menghitung kekuatan lensa yang diperlukan untuk mata myopia dan hiperopia
IV.1 PENDAHULUAN
Materi perkuliahan optik adalah suatu studi propagasi atau penjalaran gelombang cahayadalam medium. Studi tentang optik secara umum dibagi atas dua bagian:a.
Optik geometri:
mempelajari sifat – sifat atau karakter propagasi cahaya dalammedium, misalnya; pemantulan (refleksi), pembiasan (refraksi), penerusan(transmisi) dan penjalaran (propagasi) cahaya pada alat - alat optik. b.
Optik fisis
: mempelajari tentang keadaan fisis dan tingkah laku cahaya sebagaigelombang, misalnya pada peristiwa interferensi, difraksi, dispersi, polarisasi dangagasan – gagasan mengenai hakekat cahaya.Optik sebagai salah satu cabang ilmu fisika yang memanfaatkan gelombangelektromagnet dan gelombang cahaya khususnya saat ini bidang aplikasinya berkembangsangat pesat. Dalam bidang kesehatan penggunaan spektrum cahaya; seperti sinar laser,ultraviolet (UV) sampai dengan inframerah menjadi sangat maju dalam bidang diagnosismaupun terapi, terlebih lagi dalam aplikasinya pada bidang spektroskopi sangat berkembang dengan pesatnya.Berikut akan dibahas propagasi cahaya dalam material yaitu optik geometri. Padahakekatnya cahaya adalah gelombang elektromagnetik yang dapat merambat dalammedium dan dalam ruang hampa. Dalam medium yang bersifat homogen, propagasinya berbentuk garis lurus. Ada tiga jenis propagasi berkas cahaya yakni konvergen(mengumpulkan), divergen (menyebarkan), dan paralel (sejajar).IV-1
 
FISIKA KESEHATAN
IV.2 REFLEKSI DAN REFRAKSIIV.2.1 Pemantulan (Refleksi)
Jika suatu gelombang cahaya jatuh pada suatu permukaan cermin datar, makasebagian dari cahaya akan dipantulkan. Cahaya yang dipantulkan dapat diamati oleh matakarena cermin yang memantulkan cahaya tersebut dapat membentuk bayangan. Bayangandari benda yang dibentuk, letaknya simetris terhadap kedudukan benda dari cermin. Jika posisi benda positif maka posisi bayangannya negatif dan sebaliknya jika posisi bendanegatif maka posisi bayangannya positif. Posisi benda dikatakan positif jika posisi gambar diperoleh dari perpotongan sinar-sinar datang dan dikatakan negatif jika posisi gambar merupakan perpotongan dari perpanjangan sinar datang. Bayangan dikatakan positif jikamerupakan perpotongan sinar pantul dan dikatakan negatif jika merupakan perpotongan perpanjangan sinar pantul.Gambar 4.1 Pemantulan pada cermin datar Jika s adalah jarak benda terhadap cermin, dan s’ adalah jarak bayangan terhadap cerminmaka berlaku s = s’. Misalkan jika terdapat dua cermin datar yang dipasang saling berhadapan hingga membentuk sudut
θ
, maka jumlah bayangan yang terbentuk adalah : 1360
°=
θ 
n
(4.1)dimana
n
adalah jumlah bayangan yang terbentuk 
IV.2.2 Pemantulan Pada Cermin Lengkunga.Cermin Cekung
IV-2
B
B’
s s’
 
FISIKA KESEHATAN
Bagian penting dari cermin cekung adalah :Gambar 4.2 Cermin cekungTitik api (titik fokus) adalah bayangan dari titik cahaya yang letaknya jauh tak berhingga.Karakter sinar utama pada cermn cekung adalah :1.Sinar datang yang sejajar sumbu utama akan dipantulkan melewati titik fokus2.Sinar datang yang melewati titik fokus dipantulkan sejajar dengan sumbu utama3.Sinar datang lewat titik pusat akan dipantulkan melewati titik utama juga.Gambar 4.3 Pembentukan bayangan pada cermin cekungO – F disebut ruang I;F – P disebut ruang II;P ke kiri disebut ruang IIIO ke kanan disebut ruang IV.Jika benda tidak terletak di daerah transisi titik (antara) maka berlaku:
Jika (nomor) ruang bayangan > (nomor) ruang benda maka
bayangan diperbesar
 
Jika (nomor) ruang bayangan < (nomor) ruang benda maka
bayangan diperkecil
IV-3(Nomor) ruang benda + (nomor) ruang bayangan = 5
SU
 
O IV
I
IIIII
o
F
B’ P B

Activity (6)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Wais Meronda liked this
Afrie Agues liked this
Dwi Iswara liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->