Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
5Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Paper Psa Tami

Paper Psa Tami

Ratings: (0)|Views: 398|Likes:

More info:

Published by: Utami Handayani Kurnia on Oct 26, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/04/2012

pdf

text

original

 
TINJAUAN PUSTAKA
EVALUASI PENGGUNAAN
ONE STEP ABACARD P30 TEST DAN SERATEC SEMEIQUANT KIT 
SEBAGAI RAPID TEST PADA DETEKSI
 PROSTAT-SPESIFIC ANTIGEN 
(PSA) DALAM SEMENDisusun Oleh:
Utami Handayani Kurnia0802005154
Pembimbing:
dr. Henky, Sp.F
DALAM RANGKA MENGIKUTI KEPANITERAAN KLINIK MADYADI BAGIAN / SMF ILMU KEDOKTERAN FORENSIKFAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANARSUP SANGLAH DENPASAR2012
 
BAB I.PENDAHULUAN
1.1
 
Latar BelakangKemajuan teknologi dan taraf hidup manusia mau tidak mau diikutipula oleh perubahan perilaku dan gaya hidup masyarakat itu sendiri, termasuk perilaku yang menyangkut kriminal. Salah satu perilaku kriminal yangsemakin marak terjadi di masyarakat adalah kejahatan seksual.
1
Secara global,insiden kasus kekerasan seksual, terutama pemerkosaan, telah meningkat.Berdasarkan data dari
 National Violence Against Women Survey
(NVAWS)in 1995
 – 
1996, survey terhadap 8000 wanita, dilaporkan 17.6% (1 setiap 6)dari wanita yang disurvey, menyatakan telah diperkosa beberapa kali. DiAmerika Serikat, 75000 kasus pemerkosaan terjadi tiap tahun. Statistik dari
 Nations Survey of Crime Trends and Operations of Criminal Justice Systems
menunjukkan Prevalen dari pemerkosaan di Indonesia 0.57 tiap 100000orang.
3
Berdasarkan data-data yang dihimpun Komnas Perempuan sejak 1998hingga 2010 dan dengan merujuk pada berbagai dokumen tentang kekerasanterhadap perempuan, Komnas Perempuan mengenali sebelas jenis kekerasanseksual yang dialami perempuan Indonesia. Dari 8.326 kasus kejahatanseksual yang dialami perempuan indonesia, perkosaan adalah jenis kejahatanseksual yang paling banyak terjadi yaitu sekitar 4.391 kasus yang telahdidokumentasikan.
4
 Saat ini terdapat banyak kasus kejahatan seksual yng tidak ditanganikarena kurangnya bukti. Kasus kejahatan seksual itu sendiri perlu dibuktikansecara kedokteran forensik dengan melihat ada tidaknya tanda- tandapersetubuhan, ada tidaknya tanda- tanda kekerasan, perkiraan umur, sertapembuktian apakah seseorang itu memang sudah pantas atau sudah mampudikawini atau tidak.
2,3
Untuk pembuktian tanda- tanda adanya persetubuhan,maka peran dokter adalah mengumpulkan bukti penetrasi dan ejakulasi.Proses pemeriksaan tersebut harus dilakukan dengan teliti dan sewaspadamungkin, pemeriksa juga harus yakin akan semua bukti yang ditemukannya
 
karena tidak lagi mempunyai kesempatan untuk melakukan pemeriksaanulang guna memperoleh lebih banyak bukti, karena semuanya berhubungandengan bukti-bukti yang akan menjadi dasar untuk membebaskan ataumenuntut tersangka pelaku perkosaan tersebut.
2
 Pemeriksaan bukti- bukti forensik biologis menjadi sangat pentingdalam pencarian pemerkosa, khususnya teknik investigasi sperma dan semenpada spesimen vagina. Baku emas (
gold standard 
) pemeriksaan forensik untuk membuktikan adanya penetrasi dan ejakulasi ke dalam vagina padakasus kejahatan seksual adalah melalui identifikasi spermatozoa secaramikroskopik.
4
Kenyataanya, identifikasi spermatozoa tidak selalu bisadikerjakan untuk membuktikan adanya persetubuhan karena tidak semuaejakulat mengandung spermatozoa, misalnya pada kasus-kasus pelaku priadengan azoospermia atau pria yang telah divasektomi. Pada pria yangdivasektomi, ejakulat hanya mengandung cairan semen dan tanpaspermatozoa.
5
Investigasi cairan semen dilakukan dengan deteksi asamfosfatase. Sekarang, pemeriksaan tersebut jarang digunakan karena bersifattidak spesifik dan tidak praktis. Suatu komponen yang paling spesifik dalamcairan Seminal adalah
Prostat-Spesific Antigen
(PSA). Pemeriksaan
Prostat-Spesific Antigen
(PSA) merupakan tes konfirmasi atau tes diagnostik untuk menentukan ada tidaknya cairan semen.
4
 
Prostate Spesific Antigen
(PSA) telah diterima secara luas dandiaplikasikan sebagai sebuah inovasi untuk membuktikan adanya cairan manisebagai bukti forensik pada kasus kekerasan seksual. Berdasarkan hasilpenelitian, pemeriksaan
Prostate Spesific Antigen
(PSA) merupakan teskonfirmasi atau tes diagnostik utnuk menentukan adanya cairan Seminal. UjiPSA terbukti lebih akurat dalam semua parameter uji (sensitivitas,spesifisitas, nilai prediksi positif, dan nilai prediksi negatif). Mengacu padametode teknis,
 Enzim Linked Immunosorbent Assay
(ELISA) adalah teknik konvensional untuk analisis PSA dan dinilai sebagai uji kuantitatif. Kemudianberkembang lagi menjadi analisis tes cepat semi- kuantitatif. Temuan baru inicepat, sederhana, dan tidak mahal, telah dipergunakan secara umum diAmerika, negara- negara Eropa, jepang, Cina, dal lain-lain. Berbeda dengan

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->