Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Materi Gelombang Elektromagnetik

Materi Gelombang Elektromagnetik

Ratings: (0)|Views: 246|Likes:
Published by YokoSimanjuntak
PENEMUAN GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK
Pada zaman Newton, orang telah mengetahui bahwa cahaya merambat lurus. Orang juga telah mengetahui bahwa ketika cahaya mengenai bidang batas antara dua medium tembus cahaya, cahaya tersebut dibiaskan (dibelokkan). Untuk menjelaskan kedua fenomena cahaya ini, Newton menganggap bahwa benda-benda bercahaya menembakkan sejumlah partikel ke segala arah. Partikel-partikel itu tidak bermassa, sehingga tidak dipengaruhi oleh gaya gravitasi. Sesuai hukum I Newton, parti
PENEMUAN GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK
Pada zaman Newton, orang telah mengetahui bahwa cahaya merambat lurus. Orang juga telah mengetahui bahwa ketika cahaya mengenai bidang batas antara dua medium tembus cahaya, cahaya tersebut dibiaskan (dibelokkan). Untuk menjelaskan kedua fenomena cahaya ini, Newton menganggap bahwa benda-benda bercahaya menembakkan sejumlah partikel ke segala arah. Partikel-partikel itu tidak bermassa, sehingga tidak dipengaruhi oleh gaya gravitasi. Sesuai hukum I Newton, parti

More info:

Published by: YokoSimanjuntak on Oct 27, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

08/27/2013

pdf

text

original

 
PENEMUAN GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK 
Pada zaman Newton, orang telah mengetahui bahwa cahaya merambat lurus. Orang jugatelah mengetahui bahwa ketika cahaya mengenai bidang batas antara dua medium tembuscahaya, cahaya tersebut dibiaskan (dibelokkan). Untuk menjelaskan kedua fenomena cahayaini, Newton menganggap bahwa benda-benda bercahaya menembakkan sejumlah partikelke segala arah. Partikel-partikel itu tidak bermassa, sehingga tidak dipengaruhi oleh gayagravitasi. Sesuai hukum I Newton, partikel-partikel cahaya ini dihentikan oleh sebuah penghalang tak tembus cahaya, suatu bayangan tajam akan dibentuk pada penghalang tersebut.Pada tahun 1804, Thomas Young (1773-1829), ilmuwan Inggris, berhasilmendemonstrasikan interferensi cahaya, yaitu fenomena di mana dua sumber cahaya koherenyang dihasilkan oleh celah ganda membentuk pita terang dan pita gelap secara bergantian padalayar.Fenomena interferensi cahaya tidak dapat dijelaskan oleh teori partikel cahaya Newton.Jika cahaya disusun oleh partikel-partikel, layar akan menerima partikel-partikel dari keduacelah. Daerah di mana partikel-partikel saling bertumpukkan (di sekitar daerah pusat P)harusnya lebih terang secara seragam daripada di sekitar daerah pinggiran (di sekitar ujung Qdan R). Fakta ini tidak terjadi. Sebagai gantinya, justru diamati pita terang dan pita gelap saling bergantian di layar.Augustin Fresnel (1788 - 1827), ilmuwan Perancis, melakukan percobaan yang miripdengan percobaan interferensi Young. Bahkan Fresnel-lah yang berjasa dalam memberikanteori matematika tentang interferensi dan difraksi cahaya. Untuk kerjanya ini, Fresnel menerima penghargaan dari Paris Academy pada tahun 1818.Kegagalan teori partikel cahaya Newton menjelaskan interferensi cahaya menyebabkanYoung dan Fresnel mengemukakan teori gelombang transversal cahaya. Keduanya memandangcahaya sebagai gelombang transversal yang merambat melalui suatu medium. Pada saat ituorang telah mengetahui cepat rambat cahaya dalam vakum adalah c = 3 x 10
8 m
/
s
.Memandang cahaya sebagai gelombang transversal yang memerlukan medium untuk  perambatan sungguh menyulitkan para ilmuwan. Bagaimana orang dapat percaya bahwamedium (disebut “eter”) memenuhi semua angkasa, padahal orang mengetahui bahwa planet- planet bergerak bebas melalui angkasa tepat seperti planet-planet tersebut bergerak melaluisuatu vakum yang tanpa hambatan sama sekali. James Clerk Maxwell (1831 - 1879), ilmuwanSkotlandia yang telah menekuni listrik dan magnet selama bertahun-tahun, kemudianmengajukan suatu teori gelombang elektromagnetik.
 
Telah diketahui bahwa arus listrik (medan listrik) dapat menimbulkan medan magnetik (fenomena yang ditemukan oleh Oersted). Fenomena kebalikkannya adalah perubahan medanmagnetik dapat menimbulkan arus listrik (medan listrik), disebut arus induksi (ditemukan olehFaraday). Berdasarkan kedua fenomena ini, Maxwell menyatakan bahwa suatu medan listrik yang berubah-ubah menginduksikan medan magnetic yang juga berubah-ubah. Selanjutnya,medan listrik yang berubah-ubah tersebut menginduksikan kembali medan listrik yang berubah-ubah. Demikian seterusnya sehingga diperoleh proses berantai dari pembentukan medan listrik dan medan magnetik yang merambat ke segala arah. Hasilnya adalah kehadiran gelombangelektromagnetik.Bila kita melihat perambatan medan listrik dan medan magnetik pada satu arah saja, makalukisan perubahan medan listrik dan medan magnetik yang menghasilkan gelombangelektromagnetik. Energi gelombang elektromagnetik terbagi sama dalam bentuk medanmagnetik dan medan listrik. Medan listrik dan medan magnetik selalu saling tegak lurus,dan keduanya tegak lurus terhadap arah perambatan gelombang. Jadi, gelombangelektromagnetik merupakan gelombang transversal.Lebih lanjut dari persamaannya, Maxwell menemukan bahwa cepat rambat gelombangelektromagnetik c dapat dinyatakan oleh:Cepat rambatc = 1gelombang elektromagnetik μ
0
ε
0
dengan :c= cepat rambat gelombang elektromagnetik ( m/s ).μ
0
= permeabilitas vakum = 4π x 10
-7
Wb A
-1
m
-1
ε
0=
 permitivitas vakum = 8,85418 x 10
-12
C
2
 N
-1
m
-2
Bila nilai μ
0
dan ε
0
kita masukkan ke persamaan di atas, maka akan diperoleh:C= 1√[ (4π x 10
-7
Wb A
-1
m
-1
) (8,85418 x 10
-12
C
2
 N
-1
m
-2
) ]C=3,0 x 10
8
m s
-1
 Nilai c = 3,0 x 10
8
m s
-1
tepat sama dengan cepat rambat cahaya dalam vakum.Maxwell tidak percaya bahwa hasil hitungan persamaannya ini adalah kebetulan belaka. Karenaitu, dengan yakin ia mengajukan hipotesis bahwa cahaya adalah suatu gelombangelektromagnetik.Hipotesis Maxwell akhirnya berhasil dibuktikan secara eksperimen oleh Heinrich Hertz(1857 - 1894), fisikawan Jerman, pada tahun 1888. Sayangnya, Maxwell tidak sempat
 
menyaksikannya. Beliau dipanggil oleh Tuhan karena penyakit kanker, delapan tahunsebelumnya, yaitu pada tahun 1879, saat berumur 48 tahun. Orang yang sangat cerdas dengankeyakinan agama yang kuat dan perasaan humor yang menarik telah berpulang. Beliaudipandang setara dengan Newton. Beliau juga memiliki bakat menulis puisi. Salah satu puisiyang ditulisnya pada tahun 1867 untuk isteri yang sangat dicintainya, dikutip di bawah ini:
Semua tenaga pikiran, semua kekuatan hasrat, mungkin saja tertinggal dalam debu ketika kitamati,tetapi cinta adalah milik kita, dan akan tetap milik kita sekalipun tanah dan laut sudahtiada.
Energi elektromagnetik merambat dalam gelombang dengan beberapa karakter yang bisadiukur, yaitu: panjang gelombang (wavelength), frekuensi, amplitude (amplitude), kecepatan.Amplitudo adalah tinggi gelombang, sedangkan panjang gelombang adalah jarak antara dua puncak. Frekuensi adalah jumlah gelombang yang melalui suatu titik dalam satu satuan waktu.Frekuensi tergantung dari kecepatan merambatnya gelombang. Karena kecepatanenergi elektromagnetik adalah konstan (kecepatan cahaya), panjang gelombang dan frekuensi berbanding terbalik. Semakin panjang suatu gelombang, semakin rendah frekuensinya, dansemakin pendek suatu gelombang semakin tinggi frekuensinya.Energi gelombang elektromagnetik :--------------------------------- panjang gelombang ---------------------------------------
Amplitudo#Amplitudo : ditunjukkan dengan tinggi/ lebar satu gunungan ataupun satu lembahgelombang.Beberapa sifat gelombang elektromagnetik:
1.
Dapat merambat dalam ruang hampa.
2.
Merupakan gelombang transversal (arah getar arah rambat), jadi dapat mengalami polarisasi.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->