Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pemalsuan Air Susu 1

Pemalsuan Air Susu 1

Ratings: (0)|Views: 78 |Likes:
Published by Eskayanti Pasaribu

More info:

Published by: Eskayanti Pasaribu on Oct 27, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as TXT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/28/2013

pdf

text

original

 
KAJIAN POTENSI ANTIMIKROBIAL SECARA IN-VITRO DAN DETEKSIPEMALSUAN SUSU KUDA LIAR YANG BEREDAR DI SURABAYAIN-VITRO STUDIES ON ANTIMICROBIAL EFFECT OF THE WILD HORSEMILK DISTRIBUTED IN SURABAYA AND POSSIBILITIES OF ITSADULTERATIONHario Puntodewo Siswanto*, Soetji Prawesthirini*, Angela Mariana Lusiastuti*ABSTRACTThe study was conducted in order to answer the questions does thewild horse milk has an anti microbial effect and are they any possibilities that the milk has been adulterated. The questions arrised when consumers beliefsthat the milk is able to cure the various human diseases, not just only a healthydrinks.The Microbiological assay and several methods of adulteration testswere performed in order to detect the antimicrobial effect and the pureness ofthe milk.The result showed that the wild horse milk which distributed inSurabaya had an antimicrobial effect which indicated by formation of theinhibition area surrounding the paper discs (7 -21 mm diametre). Theadulteration tests indicated that there were no adulterations on the milk.PENDAHULUANTelah beredar di masyarakat, susu kuda liar yang digunakan sebagaiminuman obat kuat dan alternatif pengobatan berbagai macam penyakit.Ternyata hal ini diterima oleh sebagian masyarakat, terbukti dengan banyaknyapeminat untuk mengkonsumsinya. Fenomena ini kemungkinan besar didukungoleh pemikiran masyarakat bahwa susu tersebut berasal dari kuda liar, makadapat dipastikan memiliki khasiat yang luar biasa.Kepercayaan konsumen akan khasiat dan manfaat susu kuda liar jugadidukung oleh gencarnya iklan di beberapa media elektronik, khususnya radiomaupun cetak, yang intinya menyatakan bahwa susu kuda tersebut mampumenyembuhkan berbagai macam penyakit.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya daya antimikrobial danadanya pemalsuan pada susu kuda liar yang beredar di Surabaya sertameluruskan persepsi masyarakat mengenai khasiat atau kegunaan susu kudaliar umumnya.

 * Bagian Kesehatan Masyarakat Veteriner, FKH Unair
 
METODESusu kuda liar, bakteri -bakteri E. coli (ATCC 25922), Salmonellatyphimurium ATCC 1331, Lactobacillus bulgaricus , Streptococcusthermophillus dan L. acidophilus (Starter -Yogourmet -Canada, Sachet no. LS.9230), media Brilliant Green Bile Broth, Eosin Methylen Blue Agar, Peptonewater, NaOH, diphenilamina, H2SO4, aquadest, Serum calcium chlorida,rescorcine dan HCl pekat,Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah (Suwedo, 1994) :Deteksi Kualitatif Antibiotika dengan Cara Microbiological AssayPreparasi kultur, media dan preparasi bakteri pengujiPenyiapan media Brilliant Green Bile Broth dan Eosin Methylen BlueAgar sebagai pembanding, serta bakteri yang digunakan sebagai pengujianadalah E. coli koleksi lab. Bakteriologi dan Mikologi Fakultas KedokteranHewan UNAIR.Inkubasi media pada suhu 370C selama 2 hari, lalu diulas dengan E.coli standar, menggunakan
hockey stick
dan diinkubasi lagi pada suhu yangsama selama 24 jam.Preparasi paper discPaper disc yang tersedia dicelupkan pada contoh susu kuda liar dandikeringkan. Setelah itu baru di letakkan pada media penguji dan diinkubasipada suhu 370C selama 24 jam. Kemudian dilihat dan diukur zona hambatanpertumbuhan di sekeliling paper disc dan dibandingkan dengan standar.Yoghurt testContoh susu yang tersedia di pasteurisasi 750C selama 30 menit,kemudian didinginkan hingga mencapai suhu 320 -400C. Setelah itu diinokulasidengan starter yoghurt : Yogourmet dan diinkubasi pada suhu 420C selama 3 4jam. Ada tidaknya penghambatan terbentuknya yoghurt diamati secaraorganoleptis.Uji penambahan air ke dalam susu segarUji nitrat : 2 ml. larutan 0,5 gram diphenilamida di dalam campurandengan 100 ml H2SO4 dan 20 ml. aquadest. Kepada larutan tersebutditambahkan 0,5 ml. serum Calcium chlorida. Reaksi positip terjadi bilaterbentuk cincin berwarna biru.Uji penambahan susu kaleng/susu manis (bergula) -Uji ConradiSusu sebanyak 25 ml dicampur dengan reagen Resorcin 100 mg danHCl pekat 2,5 ml. pada cawan porselen. Campuran tersebut diaduk pelan diatas api selama 5 menit sampai mendidih. Penilaian positip ditunjukkan denganadanya warna merah muda di bagian tepi cawan.
 
Uji bahan pengawet Formaldehid -Uji HOHNERDeteksi dapat dilakukan dengan menambahkan H2SO4 ke dalamcampuran 3 ml. susu dan 3 ml. aquadest. Reaksi positip terlihat warna violetdan reaksi negatip terjadi perubahan warna hijau atau kehijauan yang lamakelamaan berubah menjadi merah/coklat.HASIL DAN PEMBAHASAN.Daya Hambat Mikroorganisme pada Susu Kuda LiarHasil penelitian tentang pemeriksaan ada tidaknya daya hambatmikroorganisme pada susu kuda liar yang beredar di Surabaya disajikan padaTabel 1.Tabel 1 Rata-rata Diameter Zona Hambatan Mikrobiologis dari Susu KudaLiar yang Beredar di Surabaya.Tanggal Pengambilan Rata -rata Diameter (mm)sampel I II III IV1 Nopember 1999 7,50 7,50 7,50 7,502 Nopember 1999 13,25 13,30 15,25 15,504 Nopember 1999 20,00 20,00 19,75 19,505 Nopember 1999 16,50 17,25 16,50 15,5010 Nopember 1999 7,25 7,75 7,50 7,5015 Nopember 1999 9,50 10,25 14,50 14,2217 Nopember 1999 18,25 18,00 19,75 17,5025 Nopember 1999 9,25 9,75 11,25 10,0026 Nopember 1999 15,00 17,75 14,50 14,7529 Nopember 1999 14,25 15,00 15,25 16,25Keterangan : I,II,III dan IV = sampel susu kuda liar yang diteliti ; n = 40 ; rata-rata =13,68 ; .n -1 = 4,24Adanya zona hambatan mikrobiologis oleh susu kuda liar ditunjukkanterhadap pertumbuhan kuman Escherichia coli dan Salmonella typhimuriumsecara in-vitro. Besarnya diameter zona hambatan pertumbuhan kedua kumantersebut di atas, bervariasi antara 7,50 sampai 20 mm, dengan kisarandiameter rata-rata adalah 13,68 .4,24 mm (Gambar 1).

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->