Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword or section
Like this
19Activity
×
P. 1
Obat Diuretik

Obat Diuretik

Ratings: (0)|Views: 4,194|Likes:
definisi, jenis, cara kerja, dsb
definisi, jenis, cara kerja, dsb

More info:

categoriesTypes, School Work
Published by: dindah virgine suroso on Oct 28, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

04/25/2013

pdf

text

original

 
BAB IIIPEMBAHASAN3.1.Diureti
Diuretik adalah obat yang dapat menambah kecepatan pembentukanurine. Istilah diuresis mempunyai dua pengertian, pertama menunjukkanadanya penambahan volume urine yang diproduksi dan yang keduamenunjukkan jumlah pengeluaran (kehilangan) zat – zat terlarut dalam air.Fungsi utama diuretik adalah untuk memobilisasi cairan edema, yang berartimengubah keseimbangan cairan sedemikian rupa sehingga volume cairanekstrasel kembali menjadi normal.Pengaruh diuretik terhadap ekskresi zat terlarut penting artinya untuk menetukan tempat kerja diuretik dan sekaligus untuk meramalkan akibat penggunaan suatu diuretik. Secara umum diuretik dapat dibagi menjadi duagolongan besar yaitu : (1) penghambat mekanisme transpor elektrolit di dalamtubuli ginjal, (2) diuretik osmotik.Obat yang dapat menghambat transpor elektrolit di tubuli ginjal adalah(1) benzotiadiazid, (2) diuretik kuat, (3) diuretik hemat kalium dan (4) penghambat karbonik anhidrase. Xantin yang juga berefek diuretik tidak dibahasdisini karena kegunaannya sebagai diuretik telah didesak oleh diuretik yang labih kuat.
3.1.1.Diuretik Kuat
Diuretik kuat (
 High-ceiling diuretics)
mencakup sekelompok diuretik yang efeknya sangat kuat dibandingkan dengan diuretik yanglain. Tempat kerja utamanya di bagian epitel tebal ansa Henle bagianasenden, karena itu kelompok ini disebut juga sebagai
loop diuretics
.Termasuk dalam kelompok ini adalah furosemid, torsemid, asametakrinat, dan bumetanid.
10
 
Furosemid atau asam 4-kloro-N-furfuril-5-sulfamoil antranilatmasih tergolong derivat sulfonamid. Obat ini merupakan salah satuobat standar untuk pengobatan gagal jantung dan edema paru.Bumetanid merupakan derivat asam 3-aminoben-zoat yang lebih poten daripada furosemid, tetapi dalam hal ini senyawa ini miripanatara yang satu dengan yang lain. Asam etakrinat termasuk diuretik yang dapar diberikan secara oral maupun parenteral dengan hasil yangmemuaskan.
Tempat dan Cara Kerja Diuretik ObatTempat kerjautamaCara kerja
Diuretik osmotik (1) Tubuli proksimal(2) Ansa Henledesenden bagianepitel tipis(3) DuktusKoligentes- Penghambatan reabsorpsi Na
+
dan H
2
O melalui dayaosmotiknya- Penghambatan reabsorpsi Na
+
dan H
2
O oleh karenahipertonisitas daerah medullamenurun- Penghambatan reabsorpsi Na
+
dan H
2
O oleh karena penghambatan efek ADHPenghambatenzim karbonik anhidraseTubuli proksimalPenghambatan terhadapreabsorpsi HCO
3-
, H
+
, dan Na
+
TiazidHulu tubuli distalPenghambatan terhadapreabsorpsi NaClDiuretik hematkaliumHulu tubuli distaldan duktuskoligentes daerahkorteksPenghambatan antiport Na
+
/K 
+
( reabsorpsi natrium dan sekresikalium) dengan jalanantagonisme kompetitif (spironolakton) atau secaralangsung (triamteren andamiloron)
11
 
Diuretik kuatAnsa Henledesenden bagianepitel tebalPenghambatan terhadapkotranspor Na
+
/K 
+
/Cl
-
a.Farmakodinami
Diuretik kuat terutama bekerja dengan cara menghambatreabsorpsi elektrolit Na
+
/K 
+`
/2Cl
-
di ansa Henle asendens bagianepitel tebal, tempat kerjanya di permukaan sel epitel bagianluminal (yang menghadap ke lumen tubuli). Pada pemberiansecara injeksi intravena obat ini cenderung meningkatkan alirandarah ginjal disertai peningkatan filtrasi glomerulus. Perubahanhemodinamik ginjal ini mengakibatkan menurunnya reabsorpsicairan dan elektrolit di tubuli proksimal serta meningkatnya efek awal diuresis. Peningkatan aliran darah ginjal ini relatif hanya berlangsung sebentar.Dengan berkurangnya cairan ekstrasel akibat diuresis, makaaliran darah ginjal menurun dan hal ini akan mengakibatkanmeningkatnya reabsorpsi cairan dan elektrolit di tubuli proksimal. Hal yang terakhir ini agaknya merupakan suatumekanisme kompensasi yang membatasi jumlah zat terlarutyang mencapai bagian epitel tebakhenle asendens, dengandemikian akan mengurangi diuresis.Masih dipertentangkan apakah diuretik kuat juga bekerja ditubuli proksimal. Furosemid dan bumetanid mempunyai dayahambat enzim karbonik anhidrase karena keduanya merupakanderivat sulfonamid, seperti juga tiazid dan asetozolamid, tetapiaktivitasnya terlalu lemah untuk menyebabkan diuresis di tubuli proksimal. Asam etakrinat tidak menghambat enzim karbonik anhidrase. Efek diuretik kuatterhadap segmen yang lebih distaldari ansa Henle asendens apitel tebal belum dapat dipastikan,
12

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->