Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Permendag 53/M-DAG/PER/8/2012 Penyelenggaraan Waralaba

Permendag 53/M-DAG/PER/8/2012 Penyelenggaraan Waralaba

Ratings: (0)|Views: 850 |Likes:
Published by Kris Winarto
Permendag 53/M-DAG/PER/8/2012 Penyelenggaraan Waralaba
Permendag 53/M-DAG/PER/8/2012 Penyelenggaraan Waralaba

More info:

Categories:Types, Business/Law
Published by: Kris Winarto on Oct 31, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/17/2013

pdf

text

original

 
 
MENTERI PERDAGANGAN REPUBLIK
INDONESIA
 
PERATURAN
MENTERI
 
PERDAGANGAN
REPUBLIK INDONESIA
 
NOMOR:
53/M-DAG/PER/8/2012
 
TENTANGPENYELENGGARAAN WARALABA
 
DENGAN RAHMAT
TUHAN YANG MAHA
ESA
MENTERI
 
PERDAGANGAN REPUBLIK
INDONESIA,
 
M
 
e
nimb
a
n
g
 
Mengingat
 
a.bahwa untuk mengoptimalkan penyelenggaraan Waralaba, gunameningkatkan kegiatanusaha melaluiWaralaba, kemitraanusaha antaraPemberiWaralabadengan
pengusaha
 kecil
danmenengah, serta peningkatan
penggunaan produk dalamnegeri, perlumengatur kembali etentuan penyelenggaraan Waralaba sebagaimana
diatur
dalam
 
PeraturanMenteri PerdaganganNomor 31/M
DA
G/PER/8/2008;
 b.
bahwa berdasarkan pertimbangansebagaimanadimaksuddalam
 
huruf a, perlu menetapkanPeraturan
Me
nt
er
i
Perdagangan tentang Penyelenggaraan
Wa
r
alaba;
 
1.
Undang-UndangNomor 3Tahun 1982tentangWajib
D
a
ftar
 
Perusahaan
(
L
emba
r
a
n
 
Negara Republik IndonesiaTahun
 
1982
Nomor7,Tam
bahanLembaranNegara
 
Republik 
 
Indonesia
Nomor
3214);
 2.
Undang-UndangNomor
20
Tahun1997tentang
Penerimaan NegaraBukanPajak (LembaranNegara
Republik IndonesiaTahun 1997 Nomor
43,Tambahan
L
embara
n
 
NegaraRepublik Indonesia Nomor
3687);
 
3.Undang-Undang Nomor 5Tahun1999 tentang
L
arangan
Praktek 
 
M
 
onopoli danPersaingan
U
saha
 
Tidak 
Se
h
at
(
L
e
m
baran
 
NegaraRepublik 
I
 
ndonesiaTahun1999 Nomor
 
33,
T
am
 
bahan
L
embara
n
 
Negara Republik Indonesia Nomor
 
3817);
 
4.
 
Und
ang-U
 
ndangNomor
32
Tahun2004
ten
t
angPemerintahanDaerah
(
L
embaran
 
NegaraRepublik 
IndonesiaTahun2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran
Negara Republik 
I
 
ndonesiaNomor4437) sebagaimanatelah
beberapa
kali
diubah terakhirdenganUndang-Undang
Republik 
 
Ind
ones
i
a
 
Nomor
12
Tahun2008
(
Lembaran
 
 
2
 
Peraturan Menteri Perdagangan R.I.Nomor:
53/M-DAG/PER/8/2012
 Negara Republik 
Indonesia
 
Tahun
 
2008
Nomor
59,
 
Tambahan Lembaran
Negara
Republik Indonesia Nomor
 
4844)
;
 5.
Undang-Undang
Nomor
29
Tahun
2007
tentang
Pemerintahan
Provinsi
Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Sebagai
 
Ibukota
Negara
Kesatuan Republik Indonesia
(Lembaran
Negara Republik 
Indonesia Tahun
2007
Nomor
 
93,
Tambahan Lembaran
Negara
Republik Indonesia Nomor
 
4
744);
 
6.
Undang-Undang
Nomor
40
Tahun
2007
tentang Perseroan
 
Terbatas (Lembaran
Negara
Republik Indonesia Tahun
2007
 
Nomor
106,
Tambahan
 
Lembaran
Negara
Republik 
 
Indonesia
Nomor
4756);
 7.
Undang-Undang
Republik 
Indonesia
Nomor
20
Tahun
2008
tentang Usaha
Mikro, Kecil, dan
Menengah (Lembaran
Negara Republik 
Indonesia Tahun
2008
Nomor
93,
Tambahan Lembaran
Negara
Republik Indonesia Nomor
 
4866)
;
 8.
Undang-Undang
Nomor
39
Tahun
2008
tentang
Kementerian
Negara
(Lembaran
Negara
Republik Indonesia
Tahun
 
2008
Nomor
166,
Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia
Nomor
4916)
;
 
9.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia
Nomor
44
Tahun
 
1997
tentang Kemitraan
 
(Lembaran
Negara
Republik 
 
Indonesia Tahun
 
1997
Nomor
91,
Tambahan Lembaran
 Negara Republik 
Indonesia
Nomor
3718)
 10.
Peraturan Pemerintah
Nomor
38
Tahun
2007
tentang
Pembagian
 
Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah,Pemerintahan Daerah
Provinsi, dan
Pemerintahan Daerah
KabupatenfKota (Lembaran
Negara
Republik Indonesia
Tahun
 
2007
Nomor
82,
Tambahan Lembaran NegaraRepublik Indonesia
Nomor
4737)
;
 11.
Peraturan Pemerintah
Nomor
42
Tahun
2007
tentang
 
Waralaba (Lembaran
Negara
Republik 
 
Indonesia Tahun
 
2007
Nomor
90,
Tambahan Lembaran
Negara
Republik 
 
Indonesia
Nomor
4742);
 12.
Peraturan Pemerintah
Nomor
45
Tahun
2012
tentang Jenis
Dan Tarif Atas
Jenis Penerimaan
Negara
Bukan
Pajak 
Yang
Berlaku
Pada
Kementerian Perdagangan (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun
2012
Nomor
77,
Tambahan
Lembaran
Negara
Republik Indonesia
Nomor
5300)
;
 
 
3
 
Peraturan
Menteri
Perdagangan R.I.
 
Nomor:
53/M-DAG/PER/8/2012
 
13.
Keputusan Presiden
Nomor
84/P Tahun
2009
tentangPembentukan
Kabinet
Indonesia Bersatu
II
sebagaimana
telah
diubah dengan Keputusan Presiden
Nomor 59
 /P
Tahun 2011;
 14.
Peraturan Presiden Republik Indonesia
Nomor 47
Tahun
 2009
tentang Pembentukan
dan
Organisasi Kementerian
 Negara
sebagaimana
telah
diubah beberapa
kali
terakhir
 
dengan Peraturan Presiden
Nomor 91
Tahun 2011;
 15.
Peraturan Presiden
Nomor 24
Tahun
2010
tentangKedudukan,
Tugas dan
Fungsi Kementerian
Negara
serta
Susunan
 
Organisasi,
 
Tugas
dan
Tugas
Eselon
I
Kementerian
 
Perdagangan
 
sebagaimana
telah
diubahbeberapa
kali
terakhir dengan Peraturan Presiden
Nomor
92
 
Tahun 2011;
 16.
Peraturan
Menteri
Perdagangan
Nomor
31/M-
DAG/PER/ 
7
 
 /2010 tentang Organisasi
dan Tata
Kerja
Kementerian Perdagangan;
 17.
Peraturan
Menteri
Perdagangan
Nomor
18/M-
DAG/PER/3/2012 tentang Pendelegasian Wewenang
Penerbitan Perijinan Kepada Koordinator
dan
Pelaksana
Unit
Pelayanan Perdagangan.
 
Menetapkan
 
MEMUTUSKAN
:
 PERATURAN
MEN1ERI
PERDAGANGAN
PENYELENGGARAAN
WARALABA.TENTANGPasal
1
 Dalam
Peraturan
Menteri ini yang
dimaksud dengan :
 1.
Waralaba adalah
hak 
khusus
yang
dimiliki
oleh
orang
perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis
dengan
ciri
khas usaha dalam rangka memasarkan
barang
dan/ 
 
atau
 jasa yang telah
terbukti berhasil dandapat dimanfaatkan
dan/ 
 
atau digunakan
oleh pihak 
lain
berdasarkan perjanjian Waralaba.
 2. Pemberi
Waralaba adalah orang perseorangan atau
badan
 
usaha
yang
memberikan
hak 
untuk 
memanfaatkan danfatau menggunakan Waralaba yang
dimilikinya
kepada Penerima Waralaba.
 3.
Penerima Waralaba adalah orang perseorangan atau
badan usaha
yang
diberikan
hak oleh
Pemberi Waralaba
untuk memanfaatkan danfatau menggunakan Waralaba
yang dimiliki Pemberi
Waralaba.
 

Activity (4)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Made Bagus liked this
Siaran Langsung liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->