Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Dampak Analisis SWOT Untuk Mencapai Keunggulan Kompetitif

Dampak Analisis SWOT Untuk Mencapai Keunggulan Kompetitif

Ratings: (0)|Views: 324 |Likes:
Published by Budhi Permana

More info:

Published by: Budhi Permana on Oct 31, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/21/2014

pdf

text

original

 
1
REVIEW JURNAL INTERNASIONAL :DAMPAK ANALISIS SWOT MENCAPAI KEUNGGULAN KOMPETITIF:BUKTI PADA INDUSTRI PERBANKAN YORDANIA
Judul Asli :The Impact of SWOT Analysis on Achieving a Competitive Advantage: Evidence from Jordanian Banking IndustryMahmoud al-Rousan
Chair of Marketing Department, Jadara University, Jordan 
Farid Qawasmeh
Chair of Business Administration Department, Jadara University, Jordan 
Sumber Jurnal :International Bulletin of Business AdministrationISSN: 1451-243X Issue 6 (2009)© EuroJournals, Inc. 2009
PENDAHULUAN
Sektor perbankan Yordania saat ini menghadapi kompetisi yang lebih tinggi dan lebihkuat. Dengan 28 bank, diyakini sektor ini dalam posisi yang kuat untuk memenuhi peluangekonomi yang ada. Al-Fayoumi & Abuzayed (2009) percaya bahwa sektor perbankan Yordaniadalam kondisi yang baik walaupun lima bank mendominasi dan kompetisi menjadi semakinagresif. Bank asing seperti Lebanon Blom Bank dan Bank Audi telah tiga tahun terakhir masukdan kompetisi akan terus bersaing.Dalam lingkungan kompetitif, hampir semua bank Yordania serta organisasi-organisasibisnis lainnya berusaha mencapai posisi yang lebih baik dan melebihi standar kinerja mereka.Untuk mencapai 'posisi yang lebih baik', organisasi harus benar-benar mengejar denganpendekatan dan berkorelasi untuk mencapai hasil ini.Secara umum, hubungan dimulai dan berakhir dari trek strategis organisasi tergantungpada hasil yang diinginkan serta pada semua siklus strategis. Link tersebut bergerak dansangat tergantung pada kekuatan dan peluang yang tersedia serta pada kompetensi dan
 
2
kemampuan memilih dan menggunakan kekuatan untuk kesempatan yang tepat. Kedua,organisasi harus dapat menangani ancaman lingkungan dan memperbaiki titik kelemahan.Sejalan dengan itu, memiliki banyak titik kekuatan tidak menjamin organisasi berbedadari organisasi lain, tapi yang penting adalah kemampuan organisasi untuk membimbing danmengarahkan langsung disaat yang yang tepat. Bimbingan yang tepat dari kekuatan organisasimemainkan peran penting di mana organisasi dapat mengatasinya pada lingkungan yangkompetitif. Lingkungan yang tidak pasti dan sangat dinamis dan kompleks bahwa organisasiharus mencari informasi pasar yang dapat diandalkan untuk berubah dari tingkat ketidakpastianyang lebih tinggi ke keadaan yang memungkinkan melakukan tindakan serta memilih berbagai jenis risiko.Organisasi harus mempunyai kemampuan tinggi dalam mendiagnosis lingkungan baikeksternal maupun internal, dan membatasi apa yang bisa dihitung sebagai kualitas strategisdan menerjemahkan atribut tersebut menjadi faktor keunggulan kompetitif.Dalam memanfaatkan kualitas, organisasi harus mampu bergerak sesuai dengan yangdiharapkan. Hal ini diperlukan organisasi untuk dapat mengerti hubungan antara atributkompetitif strategi dan organisasi dalam upaya mencapai hasil yang diinginkan. Studi inibertujuan mengetahui hubungan antara keuntungan kompetitif dan swot analisis.
2. LATAR BELAKANG TEORI
Studi ini menyajikan latar belakang dimensi studi teoritis dan variabel. Definisi darisemua unsur keunggulan kompetitif dan analisis SWOT serta hubungan antara dua variabelutama dilihat di bawah ini.
2.1. Keuntungan Kompetitif
Kompetitif adalah sebuah konsep manajemen yang sangat populer dalam literatur manajemen kontemporer saat ini. Perubahan yang cepat, kompleksitas lingkungan bisnis,dampak globalisasi dan pasar terstruktur, perubahan kebutuhan konsumen, kompetisi, revolusiteknologi informasi dan komunikasi, dan perdagangan global .Edmund & Kenneth Andrews menggambarkan bahwa kekuatan analisis SWOTsebagai keunggulan kompetitif (Schendel, 1994:1). Kotler juga mendefinisikan keunggulan
 
3
kompetitif sebagai kemampuan organisasi untuk melakukan satu atau banyak cara dimanapesaing merasa sulit untuk menirunya (Kotler, 1997:53; Kotler, 2000).Porter menyatakan keunggulan kompetitif sebagai tujuan strategis; bahwa kinerja yangbaik berkaitan dengan mencapai keunggulan kompetitif (Read & Difillipi, 1990:90). Orang lainmelihat keuntungan kompetitif sebagai kemampuan untuk menghasilkan produk-produk ataumenawarkan layanan yang berbeda dengan pesaing, dengan memanfaatkan kekuatan yangdimiliki organisasi untuk menambahkan nilai dengan cara yang pesaing sulit untuk meniru (Pitts& Lei, 1968:68).Keuntungan kompetitif adalah organisasi dapat melebihi kinerja saingan mereka, danmencapai manfaat yang berkesinambungan. Kerangka yang disajikan oleh Michael Porter salah satu alat paling terkenal yang digunakan dalam teori serta penelitian empiris, karenamenaruh perhatian ke semua kegiatan yang dilakukan oleh sebuah organisasi terhadaplingkungan eksternal.
2.2. Kompetitif Dimensi
Salah satu masalah utama organisasi ini adalah tentang kebutuhan pelanggan danmengubah kebutuhan menjadi target atau disebut 'kompetitif dimensi'. Dimensi ini menjelaskanbahwa organisasi fokus pada menyediakan layanan dan produk untuk memenuhi permintaanpasar, yang dapat membantu organisasi mencapai keunggulan kompetitif (Krajewski &Ritzman, 1999:33). Dimensi kompetitif, ada empat: biaya, kualitas, waktu, dan fleksibilitas yangdidefinisikan dan dijelaskan di bagian berikut.
2.2.1. Biaya
Organisasi harus membuat beberapa jenis kompromi antara biaya dan karakteristikproduk dan layanan mereka. Secara umum, kebanyakan organisasi memilih untuk memotongtotal biaya total oleh biaya tetap dan menerapkan kontrol terus-menerus pada bahan baku,mengurangi tingkat kompensasi karyawan, dan mencapai tingkat produktivitas yang lebih tinggi(Dilworth, 1992:50).
2.2.2. Kualitas
Kualitas dapat dicapai dengan menambahkan atribut yang unik untuk produk yangdapat meningkatkan daya tarik serta menguntungkan pelanggan (Best, 1997: 159). Kualitasdapat dicapai melalui beberapa dimensi seperti kualitas desain untuk beradaptasi dengandesain produk serta fungsi (Adam & Ebert, 1996:47), dan kualitas adalah kemampuan

Activity (4)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Aan Samudra liked this
ywakim liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->