Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Laporan Penelitian Tindakan Kelas

Laporan Penelitian Tindakan Kelas

Ratings:

1.0

(1)
|Views: 53 |Likes:
Published by Rara Adhe

More info:

Published by: Rara Adhe on Oct 31, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/04/2014

pdf

text

original

 
1
BAB IPENDAHULUANA.
 
Latar Belakang Masalah
Dalam bidang pendidikan, penguasaan terhadap materi Ekonomi-Akuntansi bagianak didik adalah sangat penting karena penguasaan itu akan menjadi sarana yang ampuhdalam mempelajari ilmu-ilmu lain, baik pada jenjang pendidikan yang sama maupun pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi.Ekonomi-Akuntansi merupakan sarana berpikir deduktif dalam menemukan danmengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Bahkan Ekonomi-Akuntansi jugamerupakan metode berpikir dengan logika sehari-hari, karena semua masalah kehidupanyang membutuhkan pemecahan secara cermat dan teliti dapat diselesaikan denganmenggunakan prinsip Ekonomi-Akuntansi.Mengingat peranan Ekonomi-Akuntansi yang demikian penting maka para siswasekolah menengah mutlak dituntut menguasai materi pelajaran Ekonomi-Akuntansi disekolah menengah secara tuntas. Padahal kenyataan yang dialami siswa di dalam kelasXII IPS 2 kurang menguasai Ekonomi-Akuntansi, sikap dan motivasinya dalam belajarrelatif sangat kurang.Soedjadi (1992:10) mengemukakan bahwa tidaklah salah bila hasil belajardipandang sebagai salah satu indikator pendidikan bagi mutu pendidikan.Hasil belajar dapat dicapai setelah melalui proses belajar dan diduga salah satufaktor yang dapat mengoptimalkan proses belajar adalah pemberian tugas dengan umpanbalik.Berdasarkan pengalaman mengajar beberapa guru SMA, bahwa banyak siswa yangmempunyai nilai tugas, nilai ulangan harian, dan nilai Blok yang belum optimal.Disamping itu, siswa belajar Ekonomi-Akuntansi acuh tak acuh dan kurang bergairahdalam belajar.
 
2
B.
 
Rumusan Masalah Penelitian
Berdasarkan latar belakang masalah tersebut di atas, maka masalah penelitian iniadalah :1.
 
Rendahnya hasil belajar Ekonomi-Akkuntansi siswa Kelas XII IPS 2 SMA Neg. 11Makassar baik dari nilai hasil tugas, ulangan harian, maupun ulangan blok ?2.
 
Adakah pengaruh pemberian tugas, ulangan harian, maupun ulangan blok dalammeningkatkan hasil belajar ?Masalah tentang rendahnya hasil belajar Ekonomi-Akuntansi siswa Kelas XII IPS2 SMA Neg. 11 Makassar baik dari nilai hasil tugas, ulangan harian, maupun ulanganBlok akan dipecahkan dengan pemberian tugas dengan umpan balik.Secara operasional, pemberian tugas dengan umpan balik merupakan suatu bentuk pembelajaran dengan maksud mengaktifkan siswa belajar dengan baik dalam bentuk mengerjakan tugas maupun dalam bentuk penguatan yaitu penjelasan materi ajar yangbelum diketahui berdasarkan hasil pekerjaan siswa. Pemberian tugas dengan umpan balik kepada siswa melalui daur ulang (siklus) yang sistematis dari tahap perencanaan,pengamatan, yang cermat terhadap keaktifan belajar siswa dan analisis hasil pengamatanserta pekerjaan siswa.Balikan dari hasil analisis itu digunakan untuk merencanakan dan melaksanakanpembelajaran kembali dan seterusnya dengan maksud meningkatkan hasil belajar siswa,baik untuk hasil tugas, hasil ulangan harian, maupu hasil ujian blok.Dalam proses belajar mengajar, dengan tujuan perubahan tingkah laku dan dapatmengoptimalkan kemampuan berpikir siswa. Di samping proses belajar mengajar dalamkelas guru memberikan tugas pada setiap unit materi pelajaran akuntansi berdasarkankondisi siswa dalam kelas.Tugas merupakan pemberian seperangkat soal yang dirakit dengan sedemikianrupa dengan kompetensi dasar yang hendak dicapai dalam proses belajar mengajar. Soalini diberikan kepada siswa pada setiap akhir pertemuan untuk diselesaikan di luar jampertemuan. Tugas dapat diberikan secara individu atau kelompok. Sujono (1998:106)memberi pekerjaan rumah kepada siswa berarti memberi kesempatan kepada siswa untuk mendapatkan pengertian yang luas tentang topik-topik dan konsep-konsep yang telahdiajarkan dalam kelas, dan menyediakan sebuah pola dalam menganalisis mata pelajaranitu secara lebih mendalam.
 
3Dengan memberikan tugas maka diharapkan bahwa siswa akan mampumeningkatkan pemahaman terhadap materi akuntansi yang telah diperoleh untuk selanjutnya dapat menumbuhkan kreativitas dalam menyelesaikan soal akuntansi.Keterkaitan siswa untuk menyelesaikan soal yang diberikan terkadang jugatergantung pada keadaan soalnya. Jika soal pertama yang akan dikerjakan sudah dianggapdan tidak bisa dipahami, maka siswa cenderung untuk tidak lagi merumuskan soalberikutnya.Soal yang telah diberikan kepada siswa jika disertai dengan umpan balik makaakan memberi pengaruh positif terhadap hasil belajar akuntansi mereka, sebagaimanayang dikemukakan oleh Herman Hudoyo (1990:106) umpan balik merupakan variabelyang amat penting di dalam belajar keterampilan. Umpan balik memberikan informasi,korektif pada baik kepada guru maupun kepada siswa. Dengan demikian pada siswa dapatmemonitor penampilannya, informasi korektif ini dapat meningkatkan penampilanpeserta didik dan karena itu umpan balik sebagai penguat tingkah laku perlu mendapatperhatian.Memberi umpan balik pada lembaran jawaban siswa memberi kesempatan kepadapara siswa untuk memeriksa langkah-langkah yang mereka telah tempuh dalammenyelesaikan soal. Sujono (1988:128-129) mengatakan pekerjaan rumah yang dikumpulitu hendaknya dibaca secara menyeluruh dengan cermat. Kalau perlu diberi komentaryang terinci dan diberi nilai-nilai sebagai penguatan. Perlu diingat bahwa nilai utamatugas itu adalah pada usaha siswa menyelesaikan pekerjaan rumah berperan sebagaimotivasi bagi siswa untuk belajar selanjutnya.Hasil pekerjaan siswa yang diantisipasi oleh guru dengan menilai hasil kerja siswadan sekaligus memberikan gambaran yang objektif mengenai usaha siswa dalammenyelesaikan tugas tersebut. Sebagian besar siswa menampakkan hasil yang lebih jikadikritik.Dengan demikian maka pengajaran dengan pemberian tugas dengan umpan balik merupakan suatu alternatif terobosan pola pengajaran akuntansi yang dapat memberikanperbaikan nilai hasil belajar akuntansi siswa.Hubungan siklus tindakan yang dipilih dapat dilihat pada gambar 1 berikut.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->