Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
KMA 158 Tahun 2010

KMA 158 Tahun 2010

Ratings: (0)|Views: 114 |Likes:

More info:

Published by: Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa Barat on Nov 01, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/27/2013

pdf

text

original

 
 
KEPUTUSAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIANOMOR 158 TAHUN 2010TENTANGPEDOMAN PELAKSANAAN ANALISIS JABATANDI LINGKUNGAN KEMENTERIAN AGAMADENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESAMENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA,
Menimbang
:
 a.
bahwa dalam rangka pelaksanaan program ReformasiBirokrasi di lingkungan Kementerian Agama, perlu dibentukpedoman pelaksanaan analisis jabatan di lingkunganKementerian Agama;
 b.
bahwa dalam rangka pelaksanaan penataan danpenyempurnaan organisasi, ketatalaksanaan, dankepegawaian yang berbasis pada kinerja, harus dibentukanalisis jabatan;
 c.
bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksuddalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan KeputusanMenteri Agama tentang Pedoman Pelaksanaan AnalisisJabatan di Lingkungan Kementerian Agama;
 Mengingat
:
 1.
Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 tentang PerubahanUndang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-PokokKepegawaian (Lembaran Negara Tahun 1999 Nomor 169,Tambahan Lembaran Negara Nomor 3890);
2.
Undang-undang Nomor 39 tahun 2008 tentang KementerianNegara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008Nomor 166, Tambahan Lembaran Negara Republik IndonesiaNomor 4916);
 3.
Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2009, tentangPembentukan dan Organisasi Kementerian Negara;
 4.
Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010, tentangKedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara sertaSusunan Organisasi, Tugas dan Fungsi Eselon I KementerianNegara;
 5. Keputusan …
 
 
5.
Keputusan Presiden Nomor 84/P Tahun 2009 tentangPembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II;
 6.
Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara NomorKEP/61/M.PAN/6/2004 tentang Pedoman Analisis Jabatan;
 7.
Peraturan Menteri Agama Nomor 10 Tahun 2010 tentangOrganisasi dan Tata Kerja Departemen Agama;
 
MEMUTUSKAN:
Menetapkan
:
 
KEPUTUSAN MENTERI AGAMA TENTANG PEDOMANPELAKSANAAN ANALISIS JABATAN DI LINGKUNGANKEMENTERIAN AGAMA.
 Pasal 1
Menetapkan Pedoman Pelaksanaan Analisis Jabatan
(Job Analysis)
di lingkungan Kementerian Agama yang merupakanacuan bagi setiap unit organisasi di lingkungan KementerianAgama dalam melaksanakan analisis jabatan di lingkungannyamasing-masing.
Pasal 2
Pedoman Analisis Jabatan
(Job Analysis)
sebagaimana dimaksud pada Diktum KESATU tercantum dalamLampiran I, II, III, IV dan V Keputusan ini.
Pasal 3
Menginstruksikan kepada setiap unit organisasi di lingkunganKementerian Agama baik Kantor Pusat maupun InstansiVertikal untuk melaksanakan Analisis Jabatan dilingkungannya masing-masing berpedoman pada KeputusanMenteri Agama ini.
Pasal 4
Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.Ditetapkan di Jakartapada tanggal 8 Desember 2010
a.n MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIASEKRETARIS JENDERAL,BAHRUL HAYAT, Ph.D
 
 
LAMPIRAN I KEPUTUSAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIANOMOR 158 TAHUN 2010TENTANGPEDOMAN PELAKSANAAN ANALISIS JABATANDI LINGKUNGAN KEMENTERIAN AGAMABAB IPENDAHULUANA. Latar belakang
Dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang
 
baik
(good governance)
sesuai dengan arah dan kebijakan reformasi secara nasional,saat ini Kementerian Agama tengah melaksanakan program reformasibirokrasi dengan titik berat pada perbaikan di bidang organisasi,ketatalaksanaan, dan kepegawaian. Perbaikan di bidang kelembagaan yangtelah dilaksanakan adalah dengan melakukan penataan organisasiKementerian Agama agar dapat lebih efisien, efektif, berhasil guna danberdaya guna dalam mentransformasikan dan merefleksikan setiap tugas danfungsi yang diemban. Sejalan dengan adanya penataan organisasi tersebut,harus diikuti dengan perbaikan di bidang ketatalaksanaan dan kepegawaiansecara simultan.Salah satu prioritas kegiatan reformasi birokrasi di bidang ketatalaksanaanadalah dengan melakukan analisis jabatan yang hasilnya berupa uraian jabatan. Uraian jabatan (
Job Description 
) kemudian dijadikan dasar untukmelakukan berbagai kegiatan manajemen di bidang kepegawaian di antaranyauntuk menyusun spesifikasi atau persyaratan jabatan (
Job Specification 
), peta jabatan (
Job Map 
) serta peringkat jabatan (
Job Grading 
), dan selanjutnyabersama-sama dengan hasil analisis beban kerja dapat disusun jumlahkebutuhan pegawai per unit organisasi. Agar dalam melaksanakan analisa danevaluasi jabatan tersebut lebih efektif dan efisien, kesamaan pengertian,bahasa dan penafsiran, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan yangdigariskan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan ReformasiBirokrasi (PAN-RB), diperlukan Pedoman Pelaksanaan Analisa Jabatan diLingkungan Kementerian Agama, yang memuat tata cara pelaksanaan, metodesampai dengan bentuk umum hasil yang diinginkan.Dengan dilaksanakan analisis jabatan, diharapkan juga akan mendukungdan memperlancar pelaksanaan program reformasi birokrasi di bidangkepegawaian yaitu melaksanakan manajemen kepegawaian yang lebih baikantara lain dalam hal menentukan kebutuhan pegawai baik secara kualitasmaupun kuantitas, tepat dan proporsional pada setiap unit organisasi diIingkungan Kementerian Agama.Pelaksanaan …

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->