Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Cara Memproteksi Windows XP

Cara Memproteksi Windows XP

Ratings: (0)|Views: 7 |Likes:
Published by Roni Gema
Cara Memproteksi Windows XP
Cara Memproteksi Windows XP

More info:

Published by: Roni Gema on Nov 01, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/31/2013

pdf

text

original

 
Cara Memproteksi Windows XP
 Apa yang telah anda lakukan untuk menjaga Sistem Operasi Windows XPtetap aman dari serangan Virus? Memasang antivirus? Atau update Antivirus-kah?Benar, cara-cara tersebut dapat digunakan untuk mempertahankan kestabilansistem operasi Windows kita. Namun keteledoran dalam mengaupdate antivirusdapat mengakibatkan rapuhnya keamanan komputer kita, sehingga lemah dalammenahan serangan virus. Hal ini dapat berakibat pada kerusakan total Sistemoperasi, yang pada akhirnya dip
erbaiki dengan “install Ulang Sistem Operasi”.
 Sangat membosankan memang, jika jalan satu-satunya adalah install ulang.Selain memakan waktu yang lama, proses install ulang juga sangat membosankan.Mengapa demikian? Karena kita wajib menginstall kembali setiap software yangdiperlukan. Baik sofware Utiliti, Design, Multimedia, Dokumen, dan lain sebagainya.Nah pada kesempatan ini akan dijelaskan beberapa langkah sederhana yang lumrahdan digunakan sebagaian orang dalam melakukan proteksi OS-nya. Cara-cara inimungkin belum biasa bagi orang yang belum mengetahuinya. Namun apa salahnyamencoba, dan sangat mungkin membantu pertahanan komputer anda. Adapun cara-cara tersebut adalah sebagai berikut.1. 1.
Matikan fungsi “Autorun dan Autoplay”
.Cara mematikan autorun dan autoplay yang saya tahu dapat dilakukan dengancaramenggunakan REGEDIT untuk autorun. Dan menggunakan GPEDIT untuk Autoplay. Fungsi kedua opsi ini sama namun cara aktifasinya berbeda.a. Melalui regedit.Buka regedit melalui: Klik start >
Run > tuliskan “regedit” pada box > klik ok.
 Ikuti string berikut :
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
 Klik ganda
NoDriveTypeAutoRun
dan masukkan angka 95 pada Value Data.b. Melalui gpedit.Buka gpedit me
lalui: Klik start > Run > tuliskan “gpedit.msc” pada box > klik ok.
 Ikuti string berikut ini :
Computer Configuration > Administrative Templates > System
 Klik double
Turn
 
Off Autoplay
dan klik
enabled
.2. 2.
Aktifkan fungsi disbled Copy Paste melalui USB
. Aktifkan fungsi copy paste USB jika diperlukan saja. Konfigurasi ini dapat dilakukanmelalui regedit dengan menggunakan string berikut ini.a.
Klik Start > Run > tuliskan “regedit” > klik ok.
 
Klik HKEY_LOCALMACHINE > SYSTEM > CurrentControlSet > Control
 b. Klik kanan pada Control pilih
New>Key
, beri nama “
StorageDevicePolicies
”.
 c. Klik kanan pada StorageDevicePolicies, pilih
New > DWord Value
beri nama
WriteProtect
”.
 d. Klik double pada
WriteProtect
tersebut, dan ganti value datanya menjadi 1.e. Kemudian Restart Komputer/Laptop Anda.
 
Jika berhasil, setiap kali mengcopy paste file, maka akan muncul komentar :
ErrorCopying File or Folder.
 Jika ingin mengembalikan ke kondisi semula, ganti value datanya menjadi 0.3. 3.
Update Antivirus
.Update antivirus ini dimaksudkan untuk memperbaharui database virus-virus baruyang belum teridentifikasi oleh antivirus yang kita gunakan. Sehingga setelahdiupdate, antivirus dapat mengenali virus tersebut. Update antivirus dapat dilakukandengan mendownload file update melalui situs produsen antivirus yang kitagunakan. Dapat juga dilakukan dengan automatic update ketika komputer kitaterhubung ke internet.4. 4.
Scan Flash Disk.
 Scanlah setiap flash disk yang terhubung ke komputer. Buka file-file flash disksetelah proses scan selesai dan dinyatakan bersih atau virus yang bercokol di dalamflash disk telah terhapus atau diperbaiki.5. 5.
Kenali File Application yang dianggap aneh.
 Tindakan ini dilakukan dengan tujuan agar file application tersebut tidak kita jalankan. Karena proses penyebaran Virus dilakukan melalui file-file jenis ini. Infeksidapat terjadi setelah file-file tersebut dijalankan. Hal ini dapat terjadi jika antivirusanda tidak mengenali virus dengan jenis tertentu. Bisa jadi karena belum meng-Update antivirus. Maka perhatikanlah poin ini.6.
Hindari kebiasaan menyimpan file di Drive tempat Sistem Operasi diinstallkan
. Biasanya drive yang digunakan adalah C:\ . Maka simpanlah file dandata yang penting diluar drive ini, seperti D:\ atau E:\ jika ada. Hal ini dilakukan untukmenghindari kemungkinan terburuk jika Komputer perlu diinstall Ulang. Sehinggatidak merepotkan dalam membackup data-data yang terdapat di Drive tempat OS(sistem Operasi) bercokol.7.
Lakukanlah Backup sistem operasi dengan menggunakan applikasi sejenisGhost
. Hal ini sangat membantu anda dalam menghindari install ulang SistemOperasi. Sebenarnya Penggunaan Ghost sama dengan install ulang komputer,tetapi lebih cepat dan simpel karena memungkinkan anda untuk membackup Aplikasi-aplikasi yang di installkan, sehingga tidak perlu diinstall kembali. Backup inidilakukan setelah install ulang dan instalasi beberapa aplikasi yang anda anggappenting, seperti Antivirus, Ms Word dsg.8.
Buat System Restore pada Komputer anda.
Tindakan ini lebih simpel dibandingakan dengan membackup Sistem Operasi.Restore Point digunakan untuk mengembalikan kembali bentuk Windows saat kitamembuat Restore poin terakhir. Caranya adalah :a. Setelah proses install Ulang Sistem operasi, bikin sebuah restore point. Dengancara: Klik Start > All Program > Accessories > System Tools > System Restoreb. Klik Create a Restore Poin, dan klik Next.c. Bikin nama restore Point. Dan Klik Create.Hal ini menandakan anda membuat sebuah Restore Poin dan sewaktu-waktu andabisa mengembalikan Keadaan Sistem Operasi anda ke bentuk ketika Restore Point
 
di buat. Ingat! Ini hanya berlaku untuk Sistem. Tidak berpengaruh dalam prosespenyimpanan data.
Windows XP adalah system operasi besutan Microsoft yang paling popular bagi penggunakomputer di dunia. Jutaan orang memakai mengenal system ini dengan baik danmenggunakannya dalam aktivitas mereka dalam pekerjaan dan keseharian.Tidak seperti sistem operasi terbaru windows 7, XP memiliki banyak celah yang rentandengan penyusupan kode-kode jahat/virus yang bisa mengeksploitasi data pengguna maupunmengacak-acak system secara keseluruhan. Banyak orang menyiasati hal tersebut denganmemasang antivirus sebagai perlindungan terhadap system yang mereka miliki, namun adacara mudah yang setidaknya bisa mencegah penyusupan virus kedalam komputer bersistemwindows XP ataupun windows 2000, dan akan saya bagikan sedikit caranya dibawah nanti.Sebenarnya kebanyakan virus memasuki dan merubah registry windows melalui fasilitasyang disediakan oleh windows sendiri, fitur yang menjadi akses masuknya antara lain melaluifitur autoru, start up dan first boot pada windows. Salah satu cara sederhana menonaktifkanautorun, terutama saat memasukkan cd program ataupun flashdisk dan semacamnya adalahdengan menekan tombol shift sebelum media tersebut dimasukkan/dicolokkan kedalamkomputer, tekan terus tombol shift sampai media yang dipasang dikenali oleh windows(biasanya terlihat di pojok kanan bawah ada indikatornya).Selain itu ada cara lagi yang bisa mencegah dan memproteksi komputer anda, berikut urutan-urutan yang harus dilakukan ;1.Buka Control Panel (Start > Run > control).2.Buka fasilitas Administrative Tools.3.Buka Local Security Policy.4.Pada Software Restriction Policies, klik kanan pilih Create New Policies.5.Pilih Additional Rules.6.Tambahkan Rules baru dengan klik kanan pada tab bagian kanan lalu pilih New Path Rule.7.Pada form yang telah tersedia masukkan path yang biasa gunakan untuk flashdisk (misalnya F:\, G:\, H:\ atau yang lainnya tergantung computer anda) lalu Ok.8.(langkah ini optional
 – 
boleh dilakukan jika anda sudah mengerti maksud dari tindakan ini-)kemudian tambahkan beberapa path/folder lain yang berisi file execute yang tidak kitainginkan untuk dieksekusi/dijalankan.9.Selesai.Untuk mengujinya, coba jalankan sebuah file .exe dari path yang sudah didaftarkan tadi. (jikalangkah-langkahnya sudah benar, seharusnya file tersebut tidak akan bisa dieksekusi lagi danpasti akan keluar pesan bahwa file tersebut tidak diijinkan untuk aktif oleh SystemAdministrator).

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->