Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Suku Dayak

Suku Dayak

Ratings: (0)|Views: 218|Likes:
Published by Vior Art

More info:

Published by: Vior Art on Nov 02, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

10/25/2013

pdf

text

original

 
Suku Dayak 
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebasSukubangsa Dayak 
Jumlah populasi
kurang lebih
?juta
.
Kawasan dengan jumlah penduduk yang signifikan
,Kalsel:
35.838
(2000).
, Kalsel :
20.609
(2000).
, Kalteng:
?
(2000).
, Kalteng:
?
(2000).
, Kalbar:
?
(2000).
, Kaltim:
?
(2000).
, Kaltim:
?
(2000).
, Kaltim:
?
(2000).
:
?
.
Bahasa
,
,
, dan lain-lain.
Agama
, 
,
,
.
Kelompok etnis terdekat
, 
, 
Dayak 
atau
Daya
adalahsuku-suku asli yang mendiami PulauKalimantan, lebih tepat lagi adalah yang memiliki budaya terestrial (daratan, bukan budaya maritim). Sebutan iniadalah sebutan umum karena orang Daya terdiri dari beragam budaya dan bahasa. Dalamarti sempit, Dayak hanya mengacu kepadasuku Ngaju(rumpun Ot Danum) di Kalimantan Tengah, sedangkan arti yang luas suku Dayak terdiri atas 6 rumpun suku.Suku BukitdiKalimantan Selatandan Rumpun Ibandiperkirakan merupakan suku Dayak yang menyeberang dari pulau Sumatera. Sedangkan suku Maloh di Kalimantan Baratperkirakan merupakan suku Dayak yang datang dari pulau Sulawesi. Penduduk  Madagaskar  
 
menggunakan bahasa yang mirip dengan bahasa Maanyan, salah satu  bahasa Dayak  (Rumpun Barito).
Sejarah
Ada banyak pendapat tentang asal-usul orang Dayak. Sejauh ini belum ada yang sungguhmemuaskan. Pendapat umumnya menempatkan orang Dayak sebagai salah satu kelompok suku asli terbesar dan tertua yang mendiami pulau Kalimantan. Gagasan (penduduk asli)ini didasarkan pada teorimigrasipenduduk ke Kalimantan. Bertolak dari pendapat itu,diduga nenek moyang orang Dayak berasal dari beberapa gelombang migrasi.Gelombang pertama terjadi kira-kira 1 juta tahun yang lalu tepatnya pada periodeInterglasial-Pleistosen. Kelompok ini terdiri dari rasAustraloid(ras manusia pre-historisyang berasal dariAfrika). Pada zaman Pre-neolitikum, kurang lebih 40.000-20.000 tahunlampau, datang lagi kelompok suku semi nomaden (tergolong manusia modern, HomosapiensrasMongoloid). Penggalian arkeologis di Niah-Serawak ,Madaidan Baturong- Sabahmembuktikan bahwa kelompok ini sudah menggunakan alat-alat dari batu, hidup berburu dan mengumpulkan hasil hutan dari satu tempat ke tempat lain. Mereka juga sudahmengenal teknologi api. Kelompok ketiga datang kurang lebih 5000 tahun silam. Merekaini berasal dari daratan Asiadan tergolong dalam ras Mongoloid juga. Kelompok ini sudah hidup menetap dalam satu komunitas rumah komunal (rumah panjang?) dan mengenaltekhnik pertanian lahan kering (berladang). Gelombang migrasi itu masih terus berlanjuthingga abad 21 ini. Teori ini sekaligus menjelaskan mengapa orang Dayak memiliki begitu banyak varian baik dalam bahasa maupun karakteristik budaya.
Dayak pada masa kini
Dewasa ini suku bangsa Dayak terbagi dalam enam rumpun besar, yakni:[Kenyah-Kayan-Bahau],[Ot Danum],[Iban],[Murut],[Klemantan] dan [Punan]. Keenam rumpun itu terbagilagi dalam kurang lebih 405 sub-rumpun. Meskipun terbagi dalam ratusan sub-rumpun,kelompok suku Dayak memiliki kesamaan ciri-ciri budaya yang khas. Ciri-ciri tersebutmenjadi faktor penentu apakah suatu subsuku di Kalimantan dapat dimasukkan ke dalamkelompok Dayak. Ciri-ciri tersebut adalah rumah panjang,hasil budaya material sepertitembikar,[mandau],sumpit,beliong(kampak Dayak),pandangan terhadap alam,mata pencaharian(sistem perladangan),dan seni tari. Perkampungan Dayak biasanya disebut:[lewu]/[lebu],sedangkan perkampungan kelompok suku-suku Melayu disebut:[benua]/[banua]. Di kecamatan-kecamatan di Kalimantan yang merupakan wilayah adat Dayak dipimpin seorang Kepala Adat yang memimpin satu atau dua suku Dayak yang berbeda,tetapi di daerah perkampungan suku-suku Melayu tidak ada sistem kepemimpinanadat kecuali raja-raja lokal.Menurut Prof. Lambut dari[Univesitas Lambung Mangkurat],secara rasial, manusia Dayak dapat dikelompokkan menjadi : - Dayak [Mongoloid] - Dayak [Melayu|Malayunoid] -Dayak [Australoid|Autrolo-Melanosoid] - Dayak [Heteronoid]
 
 Senjata Sukubangsa Dayak 
1.Sipet / Sumpitan. Merupakan senjata utama suku dayak. Bentuknya bulat dan berdiameter 2-3 cm, panjang 1,5 - 2,5 meter, ditengah-tengahnya berlubang dengandiameter lubang ¼ - ¾ cm yang digunakan untuk memasukan anak sumpitan(Damek). Ujung atas ada tombak yang terbuat dari batu gunung yang diikat denganrotan dan telah di anyam. Anak sumpit disebut damek, dan telep adalah tempatanak sumpitan.2.Lonjo / Tombak. Dibuat dari besi dan dipasang atau diikat dengan anyaman rotandan bertangkai dari bambu atau kayu keras.3.Telawang / Perisai. Terbuat dari kayu ringan, tetapi liat. Ukuran panjang 1 – 2meter dengan lebar 30 – 50 cm. Sebelah luar diberi ukiran atau lukisan danmempunyai makna tertentu. Disebelah dalam dijumpai tempat pegangan.4.Mandau. Merupakan senjata utama dan merupakan senjata turun temurun yangdianggap keramat. Bentuknya panjang dan selalu ada tanda ukiran baik dalam bentuk tatahan maupun hanya ukiran biasa. Mandau dibuat dari batu gunung,ditatah, diukir dengan emas/perak/tembaga dan dihiasi dengan bulu burung ataurambut manusia. Mandau mempunyai nama asli yang disebut “Mandau AmbangBirang Bitang Pono Ajun Kajau”, merupakan barang yang mempunyai nilaireligius, karena dirawat dengan baik oleh pemiliknya. Batu-batuan yang seringdipakai sebagai bahan dasar pembuatan Mandau dimasa yang telah lalu yaitu: BatuSanaman Mantikei, Batu Mujat atau batu Tengger, Batu Montalat.5.Dohong. Senjata ini semacam keris tetapi lebih besar dan tajam sebelahmenyebelah. Hulunya terbuat dari tanduk dan sarungnya dari kayu. Senjata inihanya boleh dipakai oleh kepala-kepala suku, Demang, Basir.
Totok Bakakak (kode) yang umum dimengertiSukubangsa Dayak 
1.Mengirim tombak yang telah di ikat rotan merah (telah dijernang) berartimenyatakan perang, dalam bahasa Dayak Ngaju "Asang".2.Mengirim sirih dan pinang berarti si pengirim hendak melamar salah seorang gadisyang ada dalam rumah yang dikirimi sirih dan pinang.3.Mengirim seligi (salugi) berarti mohon bantuan, kampung dalam bahaya.4.Mengirim tombak bunu (tombak yang mata tombaknya diberi kapur) berarti mohon bantuan sebesar mungkin karena bila tidak, seluruh suku akan mendapat bahaya.5.Mengirim Abu, berarti ada rumah terbakar.6.Mengirim air dalam seruas bambu berarti ada keluarga yang telah mati tenggelam,harap lekas datang. Bila ada sanak keluarga yang meninggal karena tenggelam, pada saat mengabarkan berita duka kepada sanak keluarga, nama korban tidadisebutkan.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->