Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Sejarah Perkembangan Hotel

Sejarah Perkembangan Hotel

Ratings: (0)|Views: 2,093 |Likes:
Published by architecturetheory

More info:

Published by: architecturetheory on Nov 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/28/2013

pdf

text

original

 
 
Hospitality Design
– 
Bunga Mulia (0704205028)
HOTEL
PENGERTIAN HOTEL
Hotel adalah suatu bentuk bangunan, lambang, perusahaan atau badan usahaakomodasi yang menyediakan pelayanan jasa penginapan, penyedia makanan dan minumanserta fasilitas jasa lainnya dimana semua pelayanan itu diperuntukkan bagi masyarakatumum, baik mereka yang bermalam di hotel tersebut ataupun mereka yang hanyamenggunakan fasilitas tertentu yang dimiliki hotel itu. Pengertian hotel ini dapat disimpulkandari beberapa definisi hotel seperti tersebut di bawah ini :a.
 
Salah satu jenis akomodasi yang mempergunakan sebagian atau keseluruhan bagianuntuk jasa pelayanan penginapan, penyedia makanan dan minuman serta jasa lainnyabagi masyarakat umum yang dikelola secara komersil (Keputusan Menteri Parpostelno Km 94/HK103/MPPT 1987)b.
 
Bangunan yang dikelola secara komersil dengan memberikan fasilitas penginapanuntuk masyarakat umum dengan fasilitas sebagai berikut :1) Jasa penginapan2) Pelayanan makanan dan minuman3) Pelayanan barang bawaan4) Pencucian pakaian5) Penggunaan fasilitas perabot dan hiasan-hiasan yang ada di dalamnya.(Endar Sri,1996:8)c.
 
Sarana tempat tinggal umum untuk wisatawan dengan memberikan pelayanan jasakamar, penyedia makanan dan minuman serta akomodasi dengan syarat pembayaran(Lawson, 1976:27)
berasal dari kata
hostel
, konon diambil daribahasa Peranciskuno. Bangunanpublik ini sudah disebut-sebut sejak akhir abad ke-17. Maknanya kira-kira, "
tempat  penampungan buat pendatang
" atau bisa juga "
bangunan penyedia pondokan dan makananuntuk umum
". Jadi, pada mulanya hotel memang diciptakan untuk meladeni masyarakat.Tak aneh kalau diInggrisdanAmerika,yang namanya pegawai hotel dulunya mirip pegawai negeri alias abdi masyarakat. Tapi, seiring perkembangan zaman dan bertambahnya pemakai jasa, layanan inap-makan ini mulai meninggalkan misi sosialnya. Tamu pun dipungut
 
 
Hospitality Design
– 
Bunga Mulia (0704205028)
bayaran. Sementara bangunan dan kamar-kamarnya mulai ditata sedemikian rupa agarmembuat tamu betah. Meskipun demikian, bertahun-tahun standar layanan hotel tak banyak berubah.Sampai pada tahun1793,saatCity Hoteldibangun di cikal bakal wilayah kotaNew York.City Hotel itulah pelopor pembangunan penginapan gaya baru yang lebih fashionable.Sebab, dasar pembangunannya tak hanya mementingkan letak yang strategis. Tapi jugapemikiran bahwa hotel jugatempat istirahatyang mumpuni. Jadi, tak ada salahnya didirikandi pinggir kota.Setelah itu, muncul hotel-hotel legendaris sepertiTremont House(Boston,1829)yang selama puluhan tahun dianggap sebagai salah satu tempat paling top diAmerika Serikat(AS).Tremont bersaing ketat denganAstor House,yang dibangun di New York,1836.Saat itu, hotel modern identik dengan perkembangan lalu lintas dan tempat beristirahat. Saatpembangunan jaringankereta apisedang gencar-gencarnya, hampir di tiap perhentian(stasiun) ada hotel. Maksudnya jelas, untuk mengakomodasi orang-orang yang baru sajabepergian dengan kereta api. Karena masa itu naik kereta api sangat melelahkan, hotel-hotel
 
pun "dipersenjatai" berbagai hiburan pelepas penat. Hotel jenis ini, diembeli-embeli dengankata "transit", karena memang ditujukan buat para musafir.Seiring dengan berkembangnya teknologi dan makin luasnya jangkauan angkutandarat (terlebih setelah ditemukannya kendaraan bermotor), kawasan sekitar rel kereta api tak lagi menarik minat para investor. Orang kemudian lebih suka jalan-jalan pakaimobilketimbang kereta. Kepopuleran hotel transit pun tersaingi oleh kehadiran"motel", gabungankata "motor hotel" yang sama dengantempat istirahatpara pengendara kendaraan bermotor.Kejayaan motel tak berlangsung lama. Seiring makin pesatnya perkembangan kota, berakhirpula era motel. Terutama karena letaknya yang agak di pinggir kota dan fasilitasnya yangkalah bagus dengan hotel di pusat kota. Kalaupun terpaksa bermalam di kawasan pinggiran,motel harus bersaing dengan hotel resort, yang banyak tumbuh di tempat-tempatperistirahatan.Selain hotel, resort, anak-anak kandung hotel yang lahir di era1990-antak kalahhebatnya. Sebut saja berbagai extended-stay hotel, khusus buat tamu yang membutuhkantempat menginap minimal lima malam. Sedangkan pelaku bisnis yang harus bernegosiasi dikampung atau negeri orang, bisa mencari hotel apartment. Di Amerika, dua jenis hotel iniberkembang sangat pesat.Di Indonesia, kata hotel selalu dikonotasikan sebagai bangunan penginapan yang cukupmahal. Umumnya di Indonesia dikenal hotel berbintang, hotel melati yang tarifnya cukup
 
 
Hospitality Design
– 
Bunga Mulia (0704205028)
terjangkau namun hanya menyediakan tempat menginap dan sarapan pagi, serta
guest house
 baik yang dikelola sebagai usaha swasta (seperti halnya hotel melati) ataupun
mess
yangdikelola oleh perusahaan-perusahaan sebagai tempat menginap bagi para tamu yang adakaitannya dengan kegiatan atau urusan perusahaan.Pasted from <http://id.wikipedia.org/wiki/Hotel>Secara umum perkembangan hotel dibagi menjadi 3 tahap :1. Perkembangan Sebelum Abad PertengahanPerjalanan untuk kegiatan rekreasi (wisata) pertama kali dilakukanoleh Bangsa Romawi sekitar abad I sampai abad V, dengan tujuan untuk menambah pengetahuan, cara hidup, ekonomi, dan politik. Pada saat itu orang
 – 
 orang Romasi mulai menemukan dan memiliki beberapa jenis akomodasi atau
diversovia. Di samping itu dibangun pula “tavern” yaitu tempat menjual makanan
dan minuman di pinggir jalan karena pada waktu itu beberapa jenis akomodasiyang disewakan tidak menyediakan makanan dan minuman. Bagi kaum bangsaandan Raja yang ingin melakukan perjalanan ke tempat lain, biasanya menginap di
 
puri (Castle), sedangkan para rohaniwan biasanya menginap di biara atau kuil.Tetapi orang
 – 
orang biasa yang melakukan perjalanan ke suatu tempat, biasanyamenginap di tempat
 – 
tempat penginapan yang tersedia.2. Perkembangan Dalam Abad PertengahanPada masa ini banyak tempat
 – 
tempat suci digunakan oleh orang
 – 
 orang yang berziarah dan pengunjung untuk tempat menginap. Demikian jugarumah
 – 
rumah pribadi kaum bangsawan dan orang
 – 
orang terkemuka digunakan
sebgai tempat pengiapan bagi para wisatawan. Dari sinilah timbul istilah “inn”
yaitu rumah
 – 
rumah pribadi yang disewakan kepada para tamu yang inginmenginap. Para pedagang dan para pemilik tanah lebih banyak dan lebih senangtinggal di rumah penginapan ini (inn) karena pelayanan yang diberikan cukupmemuaskan yaitu mencakup makanan di ruangan yang cukup besar, ruangan tidur,dan kandang kuda bagi wisatawan yang melakukan perjalanan dengan membawakuda. Demikianlah pada abad ke XIV semakin banyak tumbuh dan berkembangrumah penginapan (inn) dan istilah ini dikenal sampai sekarang.3. Perkembangan Dari Abad Pertengahan Sampai Abad KeduapuluhSalah satu jenis akomodasi yang berbentuk rumah besar dimana setiapapartemennya dapat disewakan per hari,
 perminggu, atau bulan adalah „HotelGarni” di Paris, Prancis. Demikian selanjutnya usaha – 
usaha jenis baru makin

Activity (4)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 thousand reads
1 hundred reads
Yohanes Hendra liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->