Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Sedap Malam

Sedap Malam

Ratings: (0)|Views: 13 |Likes:
Published by Nurparistiana
perkembangan bunga
perkembangan bunga

More info:

Published by: Nurparistiana on Nov 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/19/2014

pdf

text

original

 
24
 Buletin Teknik Pertanian Vol. 12 No. 1, 200
S
edap malam (
 Polianthes
 
tuberosa)
termasuk keluargaAmarylidaceae, berasal dari Meksiko (Heyne 1950).Tanaman ini dapat tumbuh baik di daerah subtropis maupuntropis termasuk Indonesia.Bunga sedap malam termasuk bunga yang cantik danmenarik. Warnanya putih bersih, baunya harum, serta dapatmembawa ketenangan (Rismunandar 1991). Menurut Mukho- padhyay dan Bankar (1983), ada empat jenis bunga sedapmalam, yaitu berbunga tunggal, ganda, semiganda, danvarigata (Gambar 1). Dari hasil penelitian, sedap malam ber- bunga tunggal adalah yang paling menguntungkan.Sedap malam berbunga tunggal banyak ditanam di JawaTimur. Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah mencanangkansedap malam sebagai maskot flora Jawa Timur karena bunga-nya indah dan bernilai ekonomi tinggi (Balai InformasiPertanian Jawa Timur 1991).Pemasaran bunga sedap malam masih terbatas untuk memenuhi kebutuhan bunga potong dalam negeri. Pemanfaat-an bunga sebagai bahan baku industri minyak belumdilakukan. Untuk pemanfaatan bunga sedap malam sebagai bahan baku industri minyak perlu terlebih dahulu dipelajarikarakteristik atau sifat-sifat bunganya. Tujuan penulisan iniadalah untuk menginformasikan karakteristik bunga sedapmalam yang dibudidayakan di Jawa Timur.
KARAKTERISASI BUNGA SEDAP MALAM (
 Polianthes tuberose
)ASAL PASURUAN, JAWA TIMUR Tisnawati
1
BAHAN DAN METODE
Kegiatan dilaksanakan di laboratorium Balai PenelitianTanaman Hias, Jakarta, pada bulan Juni 2003. Bunga sedapmalam yang digunakan adalah jenis berbunga tunggal se- banyak 150 tangkai. Alat-alat yang dipergunakan antara lainadalah gunting bunga, gelas, gelas ukur, baskom, ember,gelas piala, jangka sorong, timbangan, dan kertas saring.Bunga diambil dari Pasuruan, Jawa Timur, dengankondisi bunga mekar 1-5 kuntum. Bunga sedap malamdipanen, disortir, dibersihkan, sebagian daun dibuangkemudian dikemas dengan menggunakan daun pisang dandiangkut ke laboratorium Balai Penelitian Tanaman Hias,Jakarta.Setelah sampai di laboratorium, bunga dibersihkan, daun bunga dibuang, kemudian tangkai bunga dipotong sama panjang (40 cm), diukur dari bunga pertama mekar sampaiujung tangkai bunga dan diletakkan dalam gelas berisi air suling (Gambar 2). Parameter fisik bunga yang diamati dandiukur antara lain adalah:
Panjang tangkai bunga, diukur 40 cm dari bunga pertama.
Diameter tangkai bunga, ujung tangkai diukur dengan jangka sorong.
Jarak ruas bunga (antara bunga satu dan lainnya)
Panjang malai bunga (dari bunga pertama sampai ujung bunga)
Jumlah kuntum bunga
Berat kuntum bunga (g)
Panjang mahkota bunga (cm)
Lebar mahkota bunga (cm)
Jumlah mahkota bunga per kuntum (helai)
Jumlah lapis mahkota bunga
Tingkat ketuaan mekar 1-5 (bunga pertama sampai bungakelima mekar) (Gambar 3).Pengamatan fisik bunga seperti diameter bunga, jumlahmahkota bunga per kuntum, dan jumlah lapis mahkota-mahkota bunga dilakukan setelah bunga mekar. Untuk peng-amatan panjang tangkai bunga, diameter tangkai bunga, jarak ruas bunga, panjang malai bunga, jumlah kuntum bunga, bobot mahkota, panjang mahkota dan lebar mahkota bunga dilakukan setelah bunga dibersihkan dan tangkainyadipotong sama panjang.
1
Teknisi Litkayasa Penyelia pada Balai Besar Penelitian dan Pengembang-an Pascapanen Pertanian, Jalan Tentara Pelajar No. 12, Bogor 16114,Telp. (0251) 321762, Faks. (0251) 350920
Gambar 1.Bunga sedap malam, (a) jenis ganda, semiganda asalPurwakarta, (b) jenis tunggal asal Pasuruan
 
 Buletin Teknik Pertanian Vol. 12 No. 1, 200
25diameter 7,5 mm hanya mampu menyerap air 5,03 ml/hari.Menurut Bankar (1988), untuk memperbaiki mutu tangkai bunga sedap malam disarankan menambahkan unsur P dan K dalam pemupukan. Ras
et al.
(1992) menyatakan kualitastangkai bunga sedap malam dipengaruhi oleh besar kecilnyaumbi bunga sedap malam.
Bunga
Bunga sedap malam mekar secara berturut-turut dari bawahke atas dan termasuk bunga majemuk. Panjang malai dan jumlah kuntum bunga mempengaruhi umur peragaan. Makin banyak jumlah kuntum bunga makin lama umur peragaannya.Karakteristik kuntum bunga sedap malam dapat dilihat pada Tabel 1. Panjang kuntum bunga rata-rata 3,62 cm,dengan jarak antarruas 3,60 cm. Bunga sedap malam kultivar tunggal asal Pasuruan termasuk jenis yang tersusun rapatdan membentuk malai yang cukup tebal. Jumlah kuntum bunga rata-rata tiap tangkai mencapai 39,40. Jenis pupuk mempengaruhi jumlah kuntum bunga per tangkai. Pemupuk-an P dan K melalui daun dapat meningkatkan jumlah kuntum bunga (Mostafa
et al.
1996).Kuntum bunga sedap malam berwarna putih denganmerah jambu pada ujung bunganya. Setelah bunga mekar,warna merah jambu berubah menjadi putih. Bunga sedapmalam tersusun dari sembilan helai mahkota bunga yangmembentuk dua lapis lingkaran, lapisan luar berjumlah enamhelai dan lapis kedua tiga helai. Ukuran mahkota lapisan luar lebih panjang daripada mahkota lapisan dalam.
Umur Peragaan
Tangkai bunga sedap malam yang telah dipanen dipotongseragam menjadi 40 cm dari bunga pertama lalu diperagakan
HASIL DAN PEMBAHASANTangkai Bunga
Hasil pengamatan terhadap 150 tangkai bunga sedap malammenunjukkan panjang tangkai rata-rata 86,93 cm, diameter tangkai 7,34 mm, dan jarak ruas bunga 3,60 cm. Untuk men-dapatkan tampilan bunga sedap malam yang serasi danmenarik perlu diperhatikan keseimbangan antara panjang dandiameter tangkai dengan jarak ruas bunga. Diameter tangkai bunga perlu diperhatikan karena diameter tangkai bungayang cukup besar mampu menyerap air lebih banyak selama peragaan (Naidu dan Reid 1989). Murtiningsih dan Tisnawati(1988) melaporkan bahwa tangkai bunga sedap malam ber-
Tabel 1.Sifat-sifat kuntum bunga sedap malam tipe tunggal asalPasuruan, laboratorium Balithi, Jakarta, Juni 2003
Karakteristik kuntum bungaUkuranPanjang malai (cm)25,35Jumlah kuntum39,40Panjang kuntum (cm)3,62Berat kuntum (g)Mekar0,728Kuncup0,419Tebal mahkota bunga (mm)0,34Panjang mahkota bunga (cm)1,82Lebar mahkota bunga (cm)0,72Diameter bunga (cm)3,54Jumlah mahkota per kuntum6-9Jumlah lapis mahkota bunga1-2Bunga sedap malamDibersihkan, daun bunga dibuangTangkai bunga dipotong 40 cmDimasukkan dalam gelas berisi air sulingPengamatan
Gambar 2.Diagram alur pengamatan bunga sedap malam
tttt
Gambar 3.Tingkat ketuaan bunga sedap malam dari mekar 0-5

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->