Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
2Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pembuatan Aluminium

Pembuatan Aluminium

Ratings: (0)|Views: 318|Likes:
Published by Tim Olimpiade Kimia

More info:

Published by: Tim Olimpiade Kimia on Nov 04, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/04/2012

pdf

text

original

 
Pembuatan Aluminium Pembuatan AluminiumPada tahun 1825 Oersted memperoleh aluminium murni dengan cara mereduksi aluminium kloridadengan amalgama kalrum merkurium :AlCl3 (s) + 3K(Hg)x (l)¬ 3KCl (s) + Al(Hg) 3x (l)Kemudian dengan destilasi merkurium dapat dipisahkan dan akhirnya diperoleh logam aluminium.Sejak tahun 1866 aluminium diperoleh dengan proses Hall-Heroult dan pada tahun 1980 produksidunia melalui proses ini mencapai 107 ton. Pada proses ini aluminium diperoleh dengan caraelektrolisis aluminium oksida yang dilarutkan dalam leburan klorit ( Na3AlF6 ). Bahan baku bauksit,masih merupakan campuran aluminium oksida, besi (III) oksida dan silikat, karena itu ada dua tahapdalam produksi aluminium yaitu tahap reaksi pemurnian untuk mendapatkan aluminium murni dantahap elektrolisis untuk mendapatkan aluminiumTahap 1 : Reaksi pemurnian dengan basa NaOH :Aluminium oksida yang terdapat dalam bahan baku bauksit bereaksi dengan NaOH menurut reaksi :Al2O3 (s) + 2 OH- (aq) + 3H2O (l) 2 [ Al(OH)4)]- (aqa)SiO2 yang ada dalam bahan tersebut juga bereaksi dengan NaOH menurut reaksi :SiO2 (s) + 2 OH- (aq) SiO32- (aq) + H2O (l)Dengan mengalirkan gas CO2 , larutan Al(OH)4 akan bereaksi dan menghasilkan endapan Al(OH)3 ,kemudian dipisahkan dengan penyaringan :Al(OH)4 (aq) + CO2 (g) Al(OH)3 (s) + CO32- (aq) + H+ (aq)Al2O3 murni diperoleh dengan pemanasan aluminium hidroksida :Al(OH)3 (s) Al2O3 (s) + 3 H2O (g)Tahap 2 : Elektrolisis Al2O3 :Sel elektrolisis dibuat dari baja yang dilapisi dengan grafit. Grafit ini berfungsi sebagai katoda dananoda dibuat dari carbón. Al2O3 dilarutkan dalam leburan krolit Na2AlF6 . Secara sederhana reaksidalam elektroda dapat ditulis sebagai berikut :Katoda : AlF4- (aq) + 3 e Al (s) + 4 F- (aq) atau2 Al3- (aq) + 6 e 3 Al (s)Anoda : 2 AlOF54- (aq) + C CO2 (g) + AlF63- (aq) + AlF4- (aq) + 4 e atau3 O2- (aq) + 3/2 CO2 (g) 3/2 CO2 (g) + 6 eSecara sederhana reaksi keseluruhan dapat ditulis menjadi :
 
2 Al2O3 (s) + 3 C (s) 4 Al (s) + 3 CO 2 (g)Logam aluminium banyak digunakan sebagai bahan untuk bangunan, industri, alat-alat rumahtangga dan untuk melapisi logam lain agar tahan karat.Sifat-sifat AluminiumAluminium adalah logam putih keperakan dan sangat ringan, memiliki daya hantar panas maupundaya hantar listrik yang tinggi. Beberapa reaksi kimia aluminium :Mudah terbakar dalam nyala api dan menghasilkan panas reaksi yang tinggi :2 Al + 3/2 O2 Al2O3 + 399 k.cal.Sifat ini digunakan sebagai dasar untuk mereduksi beberapa sulfida dan oksida.Bereaksi dengan asam menghasilkan gas hidrogen2 Al (s) + 6 H+ (aq) 2 Al3+(aq) + 3 H2 (aq)Bereaksi dengan basa kuat terutama basa alkali, menghasilkan gas H2. Reaksinya :2 Al (s) + 2 OH- (aq) + 2 H2O (l) 2 AlO2- + 3 H2 (g)Dengan udara, logam ini membentuk lapisan yang oksida yang kuat pada permukaannya yang dapatmelindungi logam dari oksidasi lebih lanjutAluminium terdapat melimpah dalam kulit bumi, yaitu sekitar 7,6 %. Dengan kelimpahan sebesar itu,aluminium merupakan unsur ketiga terbanyak setelah oksigen dan silikon, serta merupakan unsurlogam yang paling melimpah. Namun, Aluminium tetap merupakan logam yang mahal karenapengolahannya sukar. Mineral aluminium yang bernilai ekonomis adalah bauksit yang merupakansatu-satunya sumber aluminium. Kriloit digunakan pada peleburan aluminium, sedang tanah liatbanyak digunakan untuk membuat batu bata, keramik. Di Indonesia, bauksit banyak ditemukan dipulau Bintan dan di tayan (Kalimantan Barat).Pengolahan AlumininumAluminium dibuat menurut proses Hall-heroult yang ditemukan oleh Charles M. Hall di AmerikaSerikat dan Paul Heroult tahun 1886. Pengolahan aluminium dan bauksit meliputi 2 tahap :1. Pemurnian bauksit untuk meperoleh alumina murni.2. Peleburan / reduksi alumina dangan elektrolisisPemurnian bauksit melalui cara :a. Ba direaksikan dengana NaOH(q) . Aluminium oksida akan larut membentuk NaCl(OH)4.b. Larutan disaring lalu filtrat yang mengandung NaAl(OH)4 diasamkan dengan mengalirkan gas CO2Al mengendap sebagai Al(OH)3
 
c. Al(OH)3 disaring lalu dikeringkan dan dipanaskan sehingga diperoleh Al2O3 tak berair.Bijih
 –
bijih Aluminium yang utama antara lain:
• bauksit
 
• mika
 
• tanah liat
 Peleburan AluminaBeberapa nijih Al yang utama :1. Bauksit (Al2O3. 2H2O)2. Mika (K-Mg-Al-Slilkat)3. Tanah liat (Al2Si2O7.2H2O) 1. Tawas (K2SO4.Al2(SO4)3.24H2O)Penggunaan AluminiumBeberapa penggunaan aluminium antara lain:1. Sektor industri otomotif, untuk membuat bak truk dan komponen kendaraan bermotor.2. untuk membuat badan pesawat terbang.3. Sektor pembangunan perumahan;untuk kusen pintu dan jendela.4. Sektor industri makanan ,untuk kemasan berbagai jenis produk.5. Sektor lain, misal untuk kabel listrik, perabotan rumah tangga dan barang kerajinan.6. Membuat termit, yaitu campuran serbuk aluminium dengan serbuk besi (III) oksida, digunakanuntuk mengelas baja ditempat, misalnya untuk menyambung rel kereta api.1. Tawas (K2SO4.Al2(SO4)3.24H2O)Tawas mempunyai rumus kimia KSO4.AL2.(SO4)3.24H2O. Tawas digunakan untuk menjernihkan airpada pengolahan air minum.2. Alumina (Al2O3)Alumin adiedakan atas alfa0allumina dan gamma-allumina. Gamma-alumina diperoleh daripemanasan Al(OH)3 di bawah 4500C. Gamma-alumina digunakan untuk pembuatan aluminium,untuk pasta gigi, dan industri keramik serta industri gelas.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->