Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
anabolisme lemak

anabolisme lemak

Ratings: (0)|Views: 23 |Likes:

More info:

Published by: Unggul Teguh Prasetyo on Nov 05, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/15/2013

pdf

text

original

 
 Disusun oleh :1.
 
Deby Kurnia Dewi 093122410072.
 
Miftakhul Riska F 093122410103.
 
Noveriyanti Uswatun 093122410114.
 
Hasan Ashari 093122410285.
 
Dinar Nur Risma 093122410296.
 
Ribka Putri Agustami 093122410307.
 
Leily Fathonah 09312241043
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN IPA
 
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
 
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
 
2012
 
BAB I
 
PENDAHULUAN
 Metabolisme merupakan segala proses reaksi kimia yang terjadi di dalam mahluk hidup,mulai dari mahluk hidup bersel satu yang sangat sederhana seperti bakteri,protozoa, jamur,tumbuhan, hewan sampai kepada manusia yang susunan tubuhnya sangat kompleks. Di dalamproses ini mahluk hidup mendapat, mengubah, dan memakai senyawa kimia disekitarnya untuk mempertahankan hidupnya. Metabolisme memiliki 4 fungsi spesifik :1.
 
Untuk memperoleh energy kimia dari degradasi sari makanan yang kaya akan energidarilingkungan.2.
 
Untuk mengubah molekul nutrient menjadi precursor unit pembengun bagimakromolekul sel.3.
 
Untuk menggabungkan unit pembanggunan ini menjadi rotein, asam nukleat, lipid, polisakarida, dan komponen sel lain.4.
 
Untuk memebentuk dan mendegradasikan biomolekul yang diperlukan di dalam fungsisel khusus.Terdapat 2 fase pada metabolisme yaitu katabolisme dan anabolisme. Katabolisme dalahfase penguraian pada proses metabolism yang menyebabkan molekul organik nutrien sepertikarbohidrat, lipid dan protein dari lingkungan terurai dalam reaksi
 – 
reaksi bertahap menjadiproduk akhir yang lebih kecil dan sederhana seperti asam laktat, CO
2
, dan ammonia.Sedangkan anabolisme, yang disebut juga biosintesis, fase pembentukkan atau sintesis darimetabolisme, molekul pemula atau unit pembangun yang lebih kecil disusun menjadimakromolekul besar yang merupakan komponensel. Karena biosintesis mengakibatkanpeningkatan ukuran dan kompleksitas struktur, proses ini memerlukan input energy bebas yangdiberikan oleh pemecahan ATP menjadi ADP dan pospat. Biosintesis beberapa komponen sel juga memerlukan atom hydrogen yang disumbangkan oleh NADPH.
 
Lipid adalah senyawa organik berminyak atau berlemak yang tidak larut dalam air, yangdapat diekstrak dari sel dan jaringan oleh pelarut non polar, seperti klorofom atau eter. Jenislipid yang paling banyak adalah lemak atau triasilgliserol, yang merupakan bahan utama bagihamper semua organism. Triasil gliserol adalah ester dari alkohol gliserl dan tiga molekul asamlemak.Berdasarkan jumlah karbonnya, asam lemak dibagi menjadi dua yaitu asam lemak berkarbon genap dan asam lemak berkarbon ganjil. Sedangkan berdasarkan jenis ikatannya,asam lemak dibedakan menjadi asam lemak jenuh dan asam lemak tidak jenuh.Banyak karbohidrat makanan diubah menjadi triasilgliserol sebelum dipakai untuk penyediaan energi. Sebagai akibat, asam triasilgliserol merupakan sumber energi utama bagibanyak jaringan. Sebagai bentuk utama untuk menyimpan energi dalam tubuh, triasil gliserolmemiliki nilai kalori yang tinggi karena memiliki bentuk yang pekat dimana energi potensialdapat disimpan.Pada makalah ini akan dibahas mengenai biosintesis asam lemak, biosintesis kolesterolbiosintesis trasilgliserol, dan biosintesis fosfolipid.BAB IIPEMBAHASANI.
 
BIOSINTESIS ASAM LEMAKBiosintesis asam lemak adalah suatu proses metabolisme penting dalam jasad hidup. Haltersebut benar jika diingat bahwa jaringan hewan mempunyai kemampuan terbatas untuk menyimpan energi dalam bentuk karbohidrat. Dalam hal ini sebagian dari polisakaridadirombak melalui proses glikolisis menjadi asetil koenzim-A , yang merupakan prazat untuk biosintesis asam lemak dan triagliserol. Senyawa lipida ini mempunyai kandungan energiyang lebih tinggi daripada karbohidrat, dan dapat disimpan sebagai cadangan energi yangbesar di dalam jaringan lemak. Biosintesis asam lemak ini berlangsung di sitoplasma,
 
membutuhkan asam sitrat sebagai kofaktornya, dan membutuhkan CO
2
sebagai factorpembantu dalam mekanisme pemanjangan rantai asam lemak.Secara keseluruhan, biosintesis asam lemak terbagi menjadi tiga tahap utama: pertama,pembentukan malonil koenzim-A dari asetil koenzim-A; kedua, pemanjangan rantai asamlemak sampai terbentuknya asam palmitat secara kontinu dengan tiap kali penambahanmalonil koenzim-A dan pelepasan CO
2
; dan ketiga,pemanjangan rantai asam palmitat secarabertahap bergantung pada adaan dan komposisi faktor penunjang reaksi di dalam sel. Tahappertama dan kedua adalah mekanisme de novo biosintesis asam lemak dalam hewan dantumbuhan, sedangkan tahap ketiga bukan mekanisme de novo karena berlangsungnya reaksiditentukan oleh faktor luar.1.
 
Malonil-KoA dibentuk dari Asetil-KoAMalonil-KoA adalah prekursor langsung unit dua karbon rantai asam lemak. Merupakanturunan dari malonat dan pertama kali dibentuk dari asetil-KoA di dalam sitosol. AsetilKoA yang digunakan dalam metabolisme hampir semuanya dibentuk di dalammitokondria dari oksidasi piruvat, dari oksidasi asam lemak , dan dari degradasi kerangkakarbon asam aminol. Gugus asetil dari Asetil Koa ini mampu melintasi membranmitokodria melalui suatu system ulak-alik gugus asetil. Sistem ulak alik gugus asetiltersebut, digunakan untuk mentransfer gugus asetil dari mitokondria ke sitosol untuk 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->