Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Aliran Khawarij

Aliran Khawarij

Ratings: (0)|Views: 46 |Likes:

More info:

Published by: Lia Hanisa Rahmawati on Nov 06, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/22/2013

pdf

text

original

 
Aliran Khawarij , Latar Belakang, Sejarah, Tokoh & pemikiranyan
A Latar Belakang Aliran Khawarij1. Definisi Khawarij.
.Secara Etimologi Bahasa ArabKhawarij adalah bentuk jama` dari khoorij dan Korij adalah kata turunan dari khurujsedangkan khuruj secara etimologi Arab mengandung beberapa makna, diantaranya:
a.Hari Kiamat
berkata Abu Ubadah dalam menafsirkan firman Allah : (Yaitu) pada hari merekamendengar teriakan dengan sebenar-benarnya itulah hari keluar (dari kubur). (QS. 50:42)khuruj adalah nama dari nama-nama hari qiamat
b. Kebangkitan dari kubur pada hari qiamat
sebagaimana dalam firman Allah : sambil menundukkan pandangan-pandanganmereka keluar dari kuburan seakan-akan mereka belalang yang beterbangan (QS. 54:7)
c. lawan dari masuk, yaitu keluard. Jihad di jalan Allah.
Sebagaimana firman Allah : Dan jika mereka mau berangkat, tentulah merekamenyiapkan persiapan untuk keberangkatan itu, tetapi Allah tidak menyukai keberangkatanmereka, maka Allah melemahkan keinginan mereka, dan dikatakan kepadamereka:Tinggallah kamu bersama orang-oang yang tinggal itu. (QS. 9:46) dan: Maka jikaAllah mengembalikanmu kepada satu golongan dari mereka, kemudian mereka meminta ijinkepadamu untuk keluar (pergi berperang), maka katakanlah:Kamu tidak boleh keluarbersama-samaku selama-lamanya dan tidak boleh memerangi musuh bersamaku.Sesungguhnya kamu telah rela tidak pergi berperang kali yang pertama. Karena itu duduklah(tinggallah) bersama orang-orang yang tidak ikut berperang. (QS. 9:83)
e. Hijroh
sebagaimana firman Allah :Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya merekamendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezeki yang banyak. Barangsiapakeluar dari rumahnya dengan maksud berhijrah kepada Allah dan Rasul-Nya, Kemudiankematian menimpanya (sebelum sampai ke tempat yang dituju), maka sungguh telah tetappahalanya disisi Allah. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS.4:100)Akan tetapi para ahli bahasa arab memasukkan makna lain yaitu satu kelompok dariahlil hawa yang menyempal dari agama atau Imam Ali bin Abi TholibBerkata Al Azhary :dan Al Khawarij adalah satu kaum dari ahlil hawa yang memilikipemikiran-pemikiran tertentu.Berkata Az Zubaidy :dan mereka adalah Al Haruriyah, dan Al Kharijah adalah satudari mereka,jumlah mereka tujuh kelompok.mereka dinamakan demikian karena merekamenyempal dari manusia atau dari agama atau dari kebenaran atau dari Ali setelah perangshiffin.
 
a. Al-Haruriyah
Nama ini adalah nisbat pada tempat kumpulnya para pendahulu mereka ketikaberpisah dan memberontak terhadap Amirul Mukminin Ali Bin Abi Thalib, dan dia adalahsatu tempat dekat dengan kota Kufah yang dinamakan Al-Harura`. Berkata Abul Hasan Al-Asy`ari dalam bukunya Maqalat Islamiyin: Dan yang menjadi [sebab] penamaan [kelompok]ini dengan Haruriyah adalah tinggalnya mereka di Harura` di permulaan pembentukannya
b. Asy-Syuraah
 Ini adalah nama lalu bagi mereka, yang menurut mereka diambil dari firman Allah :Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mu`min, diri dan harta mereka denganmemberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah, lalu merekamembunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat,Injil dan al-Qur`an. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah?Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenanganyang besar. (QS. 9:111)Dan mereka selalu muji dan berbangga diri dengan nama ini. Berkata Abul Hasan Al-Asy`ari:Dan yang menjadi sebab penamaan mereka dengan syuraah adalah perkataan mereka telahkami jual jiwa-jiwa kami dalam ketaatan Allah, maknanya: kami telah membelisyurga.dengannya
c. Al-Maariqah
Nama lain untuk mereka adalah Al-Maariqah diambil dari hadits Rasulullah lihathadits-hadits tentang khawarij. Berkata Asy-Syahrastaany: Dan mereka adalah Al-Maariqahyang berkumpul di An-Nahrawan.
d. Al-Muhakkimah
Ini termasuk nama-nama yang pertama kali dinisbatkan kepada mereka karenapengingkaran mereka terhadap tahkim dan slogan mereka: laa hukma illa lillah yangkemudian menjadi syiar [slogan] mereka ketika ingin memberontak terhadap penguasa atauketika menyerang orang-orang yang menyelisihi mereka.Secara etimologi kata
khawarij
berasal dari bahasa Arab, yaitu
kharaja
yang berartikeluar, mucul, timbul atau memberontak. Berdasarkan pengertian etimologi ini pula,
khawarij
berarti setiap muslim yang ingin keluar dari kesatuan umat Islam.Adapun khawarij dalam terminology ilmu kalam adalah suatu sekte/kelompok/aliranpengikut Ali bin Abi Thalib yang keluar meningglakan barisan karena ketidaksepakatanterhadap keputusan Ali yang menerima
arbitrase (tahkim)
, dalam
 perang
 
siffin
pada tahun 37H/648 M, dengan kelompok 
bughat 
(pemberontak) Muawiyah bin Abi Sufyan perihalpersengketaan khilafah. Kelompok 
khawarij
pada mulanya memandang Ali dan pasukannya
 berada dipihak yang benar karena Alo merupakan khalifah yang sah yang telah dibai’at
mayoritas umat Islam, seementara Muawiyah berada dipihak yang salah karena memberontak khalifah yang sah. Lagi pula berdasarkan estimasi
khawarij
, pihak Ali hamper memperolehkemenangan pada peperangan itu, tetapi karena Ali menerima tipu daya licik ajakan damaiMuawiyah, kemenangan yang hamper diraih itu menjadi raib.Ali sebenarnya sudah mencium kelicikan dibalik ajakan damai kelompok Muawiyahsehingga ia bermaksud untuk menolak ajakan itu. Namu, karena desakan sebagianpangikutnya, terutama ahli
qurra
seperti Al-
Asyi’ats bin Qais, Mas’ud bin Fudaki At
-Tamimi, dan Zaid bin Husein Ath-Thai, dengan sangat terpaksa Ali memerintahkan Al-Asytar(komandan pasukannya) untuk menghentikan peperangan.Setelah menerima ajakan damai, Ali bermaksud mengirimkan Abdullah bi Abbas sebagaidelegasi juru damai
(hakam)
nya, tetapi orang-orang khawarij menolaknya. Merekan
 
beralasan bahwa Abdullah bin Abbas berasal dari kelompok Ali sendiri. Kemudian merekamengusulkan agar Ali mengirim Abu Musa Al-
Asy’ari dengan harapan dapat memutuskan
perkara berdasarkan kitab Allah. Kepitusan
tahkim
, yakni Ali diturunkan dari jabatannyasebagai khalifah oleh utusannya, dan mengangkat Muawiyah mengganti khalifah Ali sangatmengecewakan orang-orang
khawarij
. Mereka menolak dengan mengatakan,
“mengapakalian berhukum kepada manusia. Tidak ada hokum selain yang ada disisi Allah”.
Imam Alimenjawab
“itu adalah ungkapan yang benar, tetapi mereka artikan dengan keliru”.
Padasaat itu juga orang-orang
khawarij
keluar dari pasukan Ali dan langsung menuju Hurura,itulah sebabnya
khawarij
disebut juga dengan nama Hururiah. Kadang-kadang merekadisebut juga dengan Syurah dan Al-Mariqah.
B. Sejarah Kelahiran Khawarij
Seperti yang disinggung sebelumnya dalam pendahuluan bahwa Khawarij lahir darikomponen paling berpangaruh dalam khilafah Ali ra. Yaitu dari tubuh militer pimpinan Alira. sendiri. Pada saat kondisi politik yang makin tidak terkendali dan dirasa sulit untuk mereda dengan prinsip masing-
masing. Maka kubu Mu’awiyah ra. yang merasa akan
dikalahkan dalam perang syiffin menawarkan untuk mengakhiri perang saudara itu dengan
―Tahkim dibawah Al
-
Qur’an‖.
 Semula Ali ra. Tidak menyetujui tawaran ini, dengan prinsip bahwa kakuatan hukumkekhilafahannya sudah jelas dan tidak dapat dipungkiri. Namun sebagian kecil dari kelompok 
militer pimpinannya memaksa Ali ra. menerima ajakan kubu Mu’awiyah ra. Kelompok i
niterbukti dapat mempengaruhi pendirian Ali ra. Bahkan saat keputusan yang diambil Ali ra.Untuk mengutus Abdullah bin Abbas ra. menghadapi utusan kubu lawannya Amar bin al-Ashdalam tahkim, Ali ra. malah mengalah pada nama Abu Musa al-
Asy’ary yang diajuk 
ankelompok itu menggantikan Abdullah bin Abbas ra.Anehnya, kelompok ini yang sebelumnya memaksa Ali ra. untuk menyetujui tawaran
kubu Mu’awiyah ra. Untuk mengakhiri perseteruannya dengan jalan Tahkim. Pada akhirnya
setelah Tahkim berlalu dengan hasil pen
gangkatan Mu’awiyah ra. Sebagai khilafah
menggantikan Ali ra. Mereka kemudian menilai dengan sepihak bahwa genjatan senjatadengan cara Tahkim tidak dapat dibenarkan dan illegal dalam hukum Islam.Artinya menurut mereka, semua kelompok bahkan setiap individu yang telah
mengikuti proses itu telah melanggar ketentuan syara’, karena telah melanggar prinsip dasar 
bahwa setiap keputusan berada pada kekuasaan Tuhan (lâ hukma illa lillâh). (Abu Zahrah:60)Dan sesuai dengan pokok-pokok pemikiran mereka bahwa setiap yang berdosa makaia telah kafir, maka mereka menilai bahwa setiap individu yang telah melangar prinsiptersebut telah kafir, termasuk Ali ra. Sehingga Mereka memaksanya untuk bertobat atas

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->