Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kebijakan Pengelolaan Sumber Daya Alam Dan Lingkungan Hidup

Kebijakan Pengelolaan Sumber Daya Alam Dan Lingkungan Hidup

Ratings: (0)|Views: 81 |Likes:

More info:

Published by: Ga Sanghiang Gaharu Bengkayang on Nov 06, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/13/2013

pdf

text

original

 
03
KebijakanPengelolaan Sumber Daya Alam danLingkungan Hidup
“Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu PemerintahNegara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesiadan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukankesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikutmelaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan,perdamaian abadi dan keadilan sosial, …..”(Pembukaan UUD 1945, Alinea Keempat)
Bagan Apung penangkapan ikan di Pulau Badul, Ujung Kulon, Banten.[Aksa Tejalaksana, 2006]
 
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional(RPJMN) Tahun 2004-2009 menekankan perbaikanpengelolaan sumber daya alam dan pelestarian fungsilingkungan hidup diarahkan untuk memperbaiki sistempengelolaan sumber daya alam agar mampu memberikanmanfaat ekonomi, termasuk jasa lingkungannya, dalam jangkapanjang dengan tetap menjamin kelestariannya.Sasaran yang ingin dicapai dari RPJM Tahun 2004-2009 dalambidang pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidupyaitu membaiknya fungsi lingkungan hidup dan pengelolaansumber daya alam yang mengarah pada pengarusutamaanprinsip pembangunan berkelanjutan di seluruh sektorpembangunan.Penjabaran RPJMN untuk tahun 2006, dituangkan dalamRencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2006 yang antaralain memuat prioritas pembangunan, rancangan sertaprogram pembangunan dalam bentuk kerangka regulasi danpendanaan. Kebijakan pengelolaan sumber daya alam danlingkungan hidup pada tahun 2006 merupakan bagian daripencapaian RPJMN Tahun 2004-2009 yang telah dijabarkanpada RKP Tahun 2006.
3.1. PermasalahanPemanfaatan Sumber Daya Alam dan KerusakanLingkungan Hidup
Pada tahun 2006, secara umum, sumber daya alam danlingkungan hidup banyak mengalami tekanan di hampirseluruh wilayah tanah air. Tekanan lingkungan hidupdidominasi oleh berbagai bencana alam, kerusakan sumberdaya alam, dan menurunnya fungsi lingkungan hidup sebagaiunsur penting dalam penyangga kehidupan.Pengelolaan sumber daya hutan dihadapkan padapermasalahan makin berkurangnya luasan hutan danrusaknya ekosistem Daerah Aliran Sungai (DAS) yang disebabkan maraknya penebangan ilegal dan konversilahan. Hal ini tidak terlepas dari paradigma pengelolaanhutan yang hanya memprioritaskan hasil hutan berupakayu. Padahal hasil hutan tidak hanya kayu, tetapi juganon-kayu yang hingga kini belum dimanfaatkan secaraoptimal.Hal serupa juga terjadi dalam pengelolaan sumber dayakelautan.
Illegal fishing 
(terutama di Zona EkonomiEksklusif-ZEE) dan penambangan pasir laut ilegalmerugikan negara. Permasalahan lainnya adalahpencemaran dan rusaknya ekosistem pesisir dan laut dibeberapa wilayah. Deforestrasi hutan mangrove,
Kondisi lingkungan hidup saat ini cenderung memburuk. Meskipun telah banyak upaya dilakukan berbagai pihak namun kurang optimal. Olehnya itu, perlu ada perencanaan pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan terpadu dan berkelanjutan.
 
03
Kebijakan PengelolaanSumber Daya Alamdan Lingkungan Hidup
Status Lingkungan Hidup Indonesia 2006 
2
22
 
degradasi terumbu karang, dan padang lamun di kawasanpesisir dan laut mengakibatkan erosi pantai danberkurangnya keanekaragaman hayati laut.Bidang pengelolaan sumber daya alam tambang danmineral, khususnya bidang energi, menghadapi masalahmeningkatnya konsumsi energi nasional dari tahun ketahun dengan laju peningkatan sebesar 8,5% per tahundan belum bisa memenuhi rasio elektrifikasi yang saat inimasih sekitar 54,3%. Indonesia mengalami krisis energikarena terjadi ketidakseimbangan antara pasokan danpermintaan.Persoalan lingkungan terjadi karena peningkatan konsumsienergi fosil yang tidak efisien akan meningkatnya polusiudara dan emisi gas rumah kaca yang berdampak padaperubahan iklim. Meningkatnya konsumsi energimendorong eksploitasi bahan tambang khususnya batubara. Kegiatan penambangan batu bara dapat dipastikanakan merusak lingkungan, sehingga perlu pengendaliansecara seksama agar dapat meminimalkan kerusakanlingkungan. Persoalan lain yang hingga kini masih belumdapat dituntaskan adalah kasus-kasus pertambangan tanpaizin (PETI), karena luasnya dimensi ekonomi, hukum dansosial dari kasus PETI ini.Kejadian berbagai bencana alam dan lingkungan merupakansebuah kenyataan yang memerlukan perubahan perspektif dalam memperlakukan sumber daya alam dan lingkunganhidup. Perspektif baru melihat pengelolaan sumber dayaalam dan lingkungan hidup dijalankan dengan tidak memberikan toleransi pada praktik-praktik merusak sumberdaya alam dan lingkungan hidup.Bencana banjir dan longsor telah mengakibatkan rusaknyakawasan budi daya (persawahan, perkebunan, peternakan,dan pertambangan), sarana prasarana, harta dan hilangnyajiwa manusia. Beragam faktor penyebab banjir dan tanahlongsor, antara lain kombinasi antara curah hujan tinggi, dayadukung lingkungan rendah, dan konversi areal hutan menjadiperkebunan. Hampir seluruh daerah yang terkena banjirmempunyai daerah hulu ( 
catchment area 
 ) yang kritis dan padaumumnya penduduk yang terkena musibah tinggal dikawasan lindung.Degradasi kualitas lingkungan yang diikuti dengan gayahidup tidak sehat ditambah dengan tingginya angkakemiskinan memicu munculnya berbagai jenis penyakitmenular secara bergantian dengan status kejadian luar biasa(KLB). Flu burung, salah satu penyakit menular yang telahmewabah, menjadi sorotan dunia internasional. Penyakit-penyakit lainnya, seperti demam berdarah, polio, busung lapar, tuberkulosis (TBC), muntaber dan malaria yang mewabah di beberapa provinsi, juga perlu menjadiperhatian.Masalah itu perlu ditangani secara proporsional denganmemadukan antarsektor dan melibatkan seluruh pemangkukepentingan. Perbaikan pengelolaan sumber daya alam danpelestarian fungsi lingkungan hidup akan bermuara padakesejahteraan masyarakat Indonesia dengan kualitaslingkungan hidup yang baik.
Pencemaran Lingkungan
Permasalahan lingkungan lainnya yang dihadapi pada tahun2006 yaitu penurunan kualitas lingkungan yang disebabkanoleh pencemaran. Peningkatan polutan terjadi secarasignifikan di media air dan udara. Selain itu, terjadi juga
03.Kebijakan Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup
Status Lingkungan Hidup Indonesia 2006 
23

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->