Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kurangnya Minat Peserta Didik Terhadap Mata Pelajaran MIPA

Kurangnya Minat Peserta Didik Terhadap Mata Pelajaran MIPA

Ratings: (0)|Views: 149|Likes:

More info:

Published by: Putu Astawa Hartawan on Nov 06, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

11/26/2013

pdf

text

original

 
1
 
Kurangnya Minat Peserta Didik terhadap MataPelajaran IPA (Sains)
Di zaman modern seperti sekarang ini pendidikan memegang perananpenting dalam menciptakan generasi-generasi bangsa yang mampu mengimbangilaju perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pendidikan merupakan salahsatu penentu maju mundurnya peradaban suatu bangsa. Mengingat hal tersebutmaka seharusnya pendidikan mampu memberikan kontribusinya secara optimaldalam melahirkan generasi-generasi penerus bangsa yang berkualitas, baik penguasaan dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi maupun dalam imandan takwa, seperti apa yang diamanatkan oleh Undang-Undang Dasar 1945.Tujuan Pendidikan Nasional seperti yang tercantum dalam Undang-Undang No.2Tahun 1989 adalah:Mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusiaindonesia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman terhadap Tuhan Yang MahaEsa dan berbudi luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan.Salah satu bentuk wujud nyata untuk mencapai cita-cita bangsa tersebutadalah dengan penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) melaluiPendidikan di sekolah. Pendidikan sekolah merupakan salah satu bentuk pendidikan formal yang diselenggarakan dalam bentuk kegiatan pembelajaranyang terencana dan sistematis. Melalui pendidikan di sekolah diharapkan mampumemberikan kontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan di Indonesia sesuaidengan tujuan dan cita-cita bangsa.Penguasaan Iptek merupakan kunci penting dalam abad 21 ini. Olehkarena itu, peserta didik perlu dipersiapkan untuk mengenal, memahami, danmenguasai Iptek dalam rangka meningkatkan kualitas hidupnya. Upaya untuk mempersiapkan hal itu memang sudah dilakukan melalui pendidikan formal,
 
2
 
sesuai dengan Undang-undang No. 2 tahun 1989. Pengantar Sains dan Teknologipun sudah diajarkan sejak pendidikan dasar.Persiapan sedini mungkin sangat dibutuhkan untuk menghadapitantangan dimasa depan yang secara kualitatif cenderung meningkat. Berbagaitantangan muncul, antara lain menyangkut peningkatan kualitas hidup,pemerataan hasil pembangunan, partisipasi masyarakat, dan kemampuan untuk mengembangkan sumber daya manusia.Pendidikan IPA sebagai bagian dari pendidikan umumnya memilikiperan penting dalam peningkatan mutu pendidikan, khususnya di dalammenghasilkan peserta didik yang berkualitas, yaitu manusia yang mampu berfikirkritis, kreatif, logis dan berinisiatif dalam menanggapi isu dimasyarakat yangdiakibatkan oleh dampak perkembangan IPA dan tekhnologi.
A.
 
Hakikat Pembelajaran IPA
Ilmu Pengetahuan Alam, biasa disingkat IPA, adalah sebuah matapelajaan yang mempelajari lmu alam untuk siswa sekolah dasar (SD), dansekolah menengah tingkat pertama (SMP/SLTP). Namun berbeda pada istilahyang terdapat di sekolah menengah tingkat atas (SMA/SMU) dan perguruantinggi, kata IPA lebih dikenal sebagai salah satu penjurusan kelas yang secarakhusus lebih memfokuskan untuk membahas ilmu-ilmu eksakta. Dalam ilmupengetahuan, istilah ilmu pengetahuan alam merujuk kepada pendekatan logisuntuk mempelajari alam semesta. Ilmu pengetahuan alam mempelajari alamdengan menggunakan metode-metode sains. Ilmu Pengetahuan Sosial yangmenggunakan metode sains untuk mempelajari perilaku manusia danmasyarakat, ataupun ilmu pengetahuan formal seperti matematika.Ilmu Pengetahuan Alam atau Sains (science) diambil dari kata latinyaitu Scientia yang arti harfiahnya adalah pengetahuan, tetapi kemudianberkembang menjadi khusus Ilmu Pengetahuan Alam atau Sains. Sund danTrowbribge merumuskan bahwa Sains merupakan kumpulan pengetahuandan proses. Sedangkan Kuslan Stone menyebutkan bahwa Sains adalahkumpulan pengetahuan dan cara-cara untuk mendapatkan dan
 
3
 
mempergunakan pengetahuan itu. Sains merupakan produk dan proses yangtidak dapat dipisahkan. "Real Science is both product and process,inseparably Joint".Ilmu pengetahuan alam (IPA) atau Sains dalam arti sempit merupakandisiplin ilmu yang terdiri dari physical sciences (ilmu fisik), dan life sciences(ilmu biologi). Yang termasuk physical sciences adalah ilmu-ilmu, astronomi,kimia, geologi, mineralogy, meteorologi, dan fisika. sedangkan life sciencemeliputi astronomi, fisiologi, zoology, citologi, embriologi, mikrobiologi.IPA (Sains) berupaya membangkitkan minat manusia agar maumeningkatkan kecerdasan dan pemahamannya tentang alam seisinya yangpenuh dengan rahasia yang tidak habis-habisnya. Dengan tersingkapnya tabirrahasia alam itu satu persatu, serta mengalirnya informasi yang dihasilkannya, jangkauan sains semakin luas dan lahirlah sifat terapannya, yaitu tekhnologiadalah lebar. Namun dari waktu jarak tersebut semakin lama semakin sempit,sehingga semboyan " Sains hari ini adalah tekhnologi hari esok" merupakansemboyan yang berkali-kali dibuktikan oleh sejarah. Bahkan kini Sains danteknologi manunggal menjadi budaya ilmu pengetahuan dan tekhnologi yangsaling mengisi (komplementer), ibarat mata uang, yaitu satu sisinyamengandung hakikat Sains (the natureof Science) dan sisi yang lainnyamengandung makna teknologi (the meaning of technology). IPA membahastentang gejala-gejala alam yang disusun secara sistematis yang didasarkanpada hasil percobaan dan pengamatan yang dilakukan oleh manusia. Hal inisebagaimana yang dikemukakan oleh Powler bahwa IPA merupakan ilmuyang berhubungan dengan gejala-gejala alam dan kebendaan yang sistematisyang tersusun secara teratur, berlaku umum yang berupa kumpulan dari hasilobervasi dan eksperimen.Dari uraian di atas Sains adalah ilmu pengetahuan yang mempunyaiObyek, menggunakan metode Ilmiah sehingga perlu diajarkan di SekolahDasar. Setiap guru harus paham akan alasan mengapa sains perlu diajarkan disekolah dasar. Ada berbagai alasan yang menyebabkan satu mata pelajaran itudimasuk ke dalam kurikulum suatu sekolah.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->