Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
KEBUTUHAN NUTRISI

KEBUTUHAN NUTRISI

Ratings: (0)|Views: 127 |Likes:

More info:

Published by: Nurul MarhamahRodja JustRose on Nov 08, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/04/2012

pdf

text

original

 
KEBUTUHAN NUTRISI BERDASARKAN TUMBUH KEMBANG
1.
 
BAYI
Kebutuhan gizi bayi berbeda dengan kebutuhan anak dan dewasa. Bayi memerlukan karbohidratdengan bantuan amylase untuk mencerna bahan makanan yang bersal dari zat pati. Protein yangdiperlukan berasal dari ASI ibu yaitu dengan kadar 4-5% dari total kadar kalori dalam ASI. Lemak yangdiperlukan 58% dari kalori total dalam susu matur. Mineral yang di butuhkan pada masa ini terdiri darikalsium, pospor, klor,kalium dan natrium yang menunjang pertumbuhan dan perkembangan si bayi.Sedangkan untuk vitamin bervariasi sesuai dengan diet ibu. Setelah umur 6 bulan, setiap bayimembutuhkan makanan lunak yang bergizi yang disebut Makanan Pendamping ASI (MP-ASI). MP-ASImerupakan makanan peralihan dari ASI ke makanan keluarga. Pengenalan dan pemberian MP-ASI harusdilakukan secara bertahap baik bentuk maupun jumlahnya, sesuai dengan kemampuan pencernaan bayi.Makanan terbaik bagi bayi adalah ASI. Namun, dengan bertambahnya umur bayi dan tumbuhkembang, bayi memerlukan energi dan zat-zat gizi yang melebihi jumlah ASI. Bayi harusmendapat makanan tambahan/ pendamping ASI. Banyaknya ASI yang dihasilkan ibu tergantung daristatus gizi ibu, makanan tambahan sewaktu hamil/ menyusui, stress mental dan sebagainya. Dianjurkanuntuk memberi 100-110 Kkal energi tiap kgBB/ hari. Oleh karena itu, susu bayi mengandung kuranglebih 67 Kkal tiap 100 cc. Maka bayi diberikan 150-160 cc susu tiap kgBB. Tetapi tidak semua bayi memerlukan jumlah energi tersebut.
 MACAM-MACAM MAKANAN BAYI
 Makanan bayi beraneka ragam macamnya yaitu :
1.
 
ASI ( Air Susu Ibu)
 Makanan yang paling baik untuk bayi segera lahir adalah ASI. ASI mempunyai keunggulan baik ditinjausegi gizi, daya kekebalan tubuh, psikologi, ekonomi dan sebagainya.
a.
 
Manfaat ASI
 
1)
 
Ibu
 Aspek kesehatan ibu : isapan bayi akan merangsang terbentuknya oksitosin oleh kelenjarhipofisis. Oksitosin akan membantu involusi uterus dan mencegah terjadi perdarahan post partum.Penundaan haid dan berkurangnya perdarahan post partum mengurangi prevalensi anemia zat besi. Selainitu, mengurangi angka kejadian karsinoma mammae.Aspek keluarga berencana : merupakan KB alami, sehingga dapat menjarangkan kehamilan. Menurutpenelitian, rerata jarak kehamilan pada ibu yang menyusui adalah 24 bulan, sedangkan yang tidak 11bulan.Aspek psikologis : ibu akan merasa bangga dan diperlukan oleh bayinya karena dapat menyusui.
 
2)
 
Bayi
 Nutrien (zat gizi) yang sesuai untuk bayi : mengandung lemak, karbohidrat,protein, garamdan mineral serta vitamin.Mengandung zat protektif : terdapat zat protektif berupa laktobasilus bifidus,laktoferin,lisozim, komplemen C3 dan C4, faktor antistreptokokus,antibodi, imunitas seluler dan tidak menimbulkan alergi.Mempunyai efek psikologis yang menguntungkan : sewaktu menyusui kulit bayi akan menempel padakulit ibu, sehingga akan memberikan manfaat untuk tumbuh kembang bayi kelak. Interaksi tersebut akanmenimbulkan rasa aman dan kasih sayang.Menyebabkan pertumbuhan yang baik : bayi yang mendapat ASI akan mengalami kenaikan beratbadan yang baik setelah lahir, pertumbuhan setelah periode perinatal baik dan mengurangi obesitas.Mengurangi kejadian karies dentis : insiden karies dentis pada bayi yang mendapat susu formula lebihtinggi dibanding yang mendapat ASI, karena menyusui dengan botol dan dot pada waktu tidur akanmenyebabkan gigi lebih lama kontak dengan sisa susu formula dan menyebabkan gigi menjadi asamsehingga merusak gigi.Mengurangi kejadian maloklusi : penyebab maloklusi rahang adalah kebiasaan lidah yang mendorong kedepan akibat menyusu dengan botol dan dot.
3)
 
Keluarga
 Aspek ekonomi : ASI tidak perlu dibeli dan karena ASI bayi jarang sakit sehingga dapatmengurangi biaya berobat.Aspek psikologis : kelahiran jarang sehingga kebahagiaan keluarga bertambah dan mendekatkanhubungan bayi dengan keluarga.Aspek kemudahan : menyusui sangat praktis sehingga dapat diberikan dimana saja dan kapan saja sertatidak merepotkan orang lain.
4) Negara
 
 Menurunkan angka kesakitan dan kematian anak :
Adanya faktor protektif dan nutrien yang sesuai dalamASI menjamin status gizi bayi baik serta angka kesakitan dan kematian menurun. Beberapa penelitianepidemiologis menyatakan bahwa ASI melindungi bayi dan anak dari penyakit infeksi, seperti diare,otitis media, dan infeksi saluran pernafasan bagian bawah.
 Mengurangi subsidi untuk rumah sakit 
: Dengan adanya rawat gabung maka akan memperpendek lamarawat inap ibu dan bayi, mengurangi komplikasi persalinan dan infeksi nosokomialserta mengurangibiaya perawatan anak sakit.
 
 Mengurangi devisa untuk membeli susu formula
: ASI dapat dianggap sebagai kekayaan nasional. Jikasemua ibu menyusui, diperkirakan akan menghemat devisa sebesar Rp 8,6 milyar untuk membelisusuformula.
 Meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa
:
 
Anak yang dapat ASI dapat tumbuh kembang secaraoptimal, sehingga kualitas generasi penerus bangsa akan terjamin.
 
b.
 
Komposisi ASI
 Komposisi ASI tidak sama dari waktu ke waktu, hal ini berdasarkan pada stadium laktasi. KomposisiASI dibedakan menjadi 3 macam yaitu:1) Kolustrum : ASI yang dihasilkan pada hari pertama sampai hari ketiga setelah bayi lahir.2) ASI transisi : ASI yang dihasilkan mulai hari keempat sampai hari ke sepuluh.3) ASI mature : ASI yang dihasilkan mulai hari kesepuluh sampai dengan seterusnya.Tabel 1. Komposisi Kandungan ASI
Kandungan
 
Kolustrum
 
Transisi
 
ASI mature
 Energi (kg kla) 57,0 63,0 65,0Laktosa (gr/ 100 ml) 6,5 6,7 7,0Lemak (gr/ 100 ml) 2,9 3,6 3,8Protein (gr/ 100 ml) 1,195 0,965 1,324Mineral (gr/ 100 ml) 0,3 0,3 0,2Immunoglubin :Ig A (mg/ 100ml)Ig G (mg / 100 ml)Ig M (mg/ 100 ml)335,95,917,1---119,62,92,9Lisosin (mg/ 100 ml) 14,2-16,4 - 24,3-27,5Laktoferin 420-520 - 250-270Sumber : Pelatihan Manajemen Laktasi, RSCM, 1989.
c.
 
Kecukupan ASI
 Untuk mengetahui kecukupan ASI dapat dilihat dari :

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->