Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Proposal Pndirian AK

Proposal Pndirian AK

Ratings: (0)|Views: 904 |Likes:
Published by Andika Macho

More info:

Published by: Andika Macho on Nov 09, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/09/2013

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN
1.1
POTENSI DAERAH
Kabupaten Bondowoso secara geografis terletak antara113°48’10’’ - 113°48’26’’ BT dan antara 7°50’10’’ - 7°56’41’’ LS,yakni di wilayah bagian timur Propinsi Jawa Timur dengan jaraksekitar 200 km dari ibu kota Propinsi (Surabaya). Luas wilayahKabupaten Bondowoso mencapai 1.560,10 km
2
atau sekitar 3,26persen dari total luas Propinsi Jawa Timur, dan terbagi menjadi23 kecamatan, 10 kelurahan, 119 desa dan 913 dusun. Batas-batas wilayah pada Kabupaten Bondowoso adalah sebagaiberikut :
Sebelah utara : Kabupaten Situbondo
Sebelah selatan : Kabupaten Jember
Sebelah timur : Kabupaten Situbondo dan Banyuwangi
Sebelah barat : Kabupaten Situbondo dan Probolinggo
.
 Jumlah penduduk Kabupaten Bondowoso berjumlah725.571 jiwa terdiri dari laki-laki 354.425 jiwa dan perempuan371.146 jiwa. Jumlah ini terus mengalami peningkatan dari tahunke tahun. Kepadatan penduduk sebesar 454 jiwa/km
2
. Di antara23 kecamatan di Kabupaten Bondowoso, kecamatan Bondowosomerupakan daerah yang paling padat, yaitu mencapai 68.356 jiwa dengan kepadatan penduduk 3.191 jiwa/km
2
,Sebagian besar masyarakat Bondowoso mempunyaimatapencaharian sebagai petani atau bahkan sebagai buruhtani. Dengan pendapatan perkapita masyarakat sebesar Rp4.075.826,00, distribusi pendapatan merata pada tingkatpendapatan rendah. Kemampuan keuangan daerah jugatergolong sangat rendah. Proyeksi Pendapatan Asli Daerah (PAD)
1
 
2
pada tahun 2008 hanya sebesar Rp 31,063 Milyar. Sementaraproyeksi jumlah Belanja Daerah mencapai Rp 611,918 Milyar.Rasio APBD perkapita hanya sebesar Rp 843.361,- Itu punsebagain terbesar dari jumlah tersebut adalah untuk pos BelanjaPegawai (sekitar 61%). Sedangkan Belanja Modal hanya sebesarRp 67,615 Milyar (11%). Ketergantungan kepada transfer danadari Pemerintah Pusat berupa Dana Perimbangan juga masihsangat tinggi, yakni mencapai Rp 518,238 Milyar.Sebagai salah satu kabupaten yang termasuk kategori“daerah tertinggal”, Kabupaten Bondowoso dihadapkan kepadaberbagai masalah yang perlu segera ditangani secara serius,terencana dan berkelanjutan. Issu kemiskinan, rendahnyakualitas pendidikan, rendahnya derajat kesehatan, tingginyaangka pengangguran, serta rendahnya produktifitas dan kualitasproduksi, merupakan masalah-masalah yang perlu memperolehperhatian segera.Berdasarkan hasil survey keluarga miskin tahun 2005(PKIB), jumlah penduduk miskin di Kabupaten Bondowososebanyak 246.357 jiwa atau 34,20% dari jumlah penduduk.Demikian pula rumah tangga miskin, menurut data pada tahun2005 sebanyak 88.291 KK atau 35,09%. Artinya tingkatkesejahteraan masyarakat Bondowoso masih rendah.Kondisi pendidikan di Kabupaten Bondowoso rata-ratamasih memprihatinkan dan berada di bawah Standar PelayananMinimal (SPM) Departemen Pendidikan Nasional. Masihrendahnya angkat rata-rata lama bersekolah, sangat minimnya jumlah tenaga pendidik, jumlah penduduk penyandang butaaksara, adalah sebagian kecil contoh masalah di bidang ini.Di bidang kesehatan, masih dihadapkan dengan masalahrendahnya angka harapan hidup (AHH) yaitu 59 tahun, lebih
 
3
rendah dari kabupaten sekitar dan jauh di bawah AHH Propinsi Jawa Timur yaitu 66 tahun. Kenyataan tersebut diatasmemberikan gambaran bahwa kualitas hidup masyarakatBondowoso masih rendah. Hal ini disebabkan oleh masihterbatasnya kemampuan sumber daya manusia dalampemanfaatan dan pengelolaan sumber daya yang dimiliki,disamping itu juga disebabkan karena masih lemahnya systempemerintahan dan pemberdayaan masyarakat sehinggamasyarakat sulit mendapatkan informasi.Kondisi tenaga kerja juga masih memprihatinkan. Menurutdata tahun 2005, penduduk usia kerja sebanyak 532.343 orangterdiri dari angkatan kerja 358.630 orang dan bukan angkatankerja 173.713 orang. Dari jumlah angkatan kerja tersebut, masihterdapat sejumlah 142.668 orang (22,82%) merupakanpengangguran.Sedangkan produksi dan produktifitas hasil pertaniankhususnya padi yang merupakan penyumbang PDRB terbesar,berdasarkan data yang ada, cenderung menurun dari tahun ketahun.Bertitik tolak dari kondisi masyarakat Bondowoso tersebutdi atas, maka sangat diperlukan langkah-langkah kebijakan yangtepat dengan mengoptimalisasikan potensi yang dimilikiKabupaten Bondowoso maupun dengan membuka keterisolasianagar dapat menarik berbagai sumberdaya dari luar KabupatenBondowoso. Berbagai potensi yang dapat dioptimalkan dimaksudantara lain: pertanian tanaman pangan dan holtikultura,perikanan air tawar, peternakan, perkebunan, kehutanan,pertambangan, industri, serta pariwisata alam dan peninggalansejarah.

Activity (3)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Sil Silassa liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->