Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
#magelangsidetrip

#magelangsidetrip

Ratings: (0)|Views: 1,624 |Likes:
#magelangsidetrip adalah project dadakan, untuk mengeksplorasi Magelang yang memiliki banyak sekali pesona tersembunyi.
Magelang bukan hanya Borobudur saja.
#magelangsidetrip adalah project dadakan, untuk mengeksplorasi Magelang yang memiliki banyak sekali pesona tersembunyi.
Magelang bukan hanya Borobudur saja.

More info:

Published by: Farchan Noor Rachman on Nov 09, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/03/2014

pdf

text

original

 
#magelangsidetrip
another way to enjoy,another story about and another place to visit..
All cover photos by : @noerazhka
 
Magelang, daerah yang dulu menjadi pusat Imperium Mataram, yangpernah menjadi kerajaan besar besar di Jawa.Dengan riwayat kesejarahan yang begitu panjang, Magelang memiliki banyak sekali objek-objek menarik seperti yang paling terkenaladalah Mahakarnya Wangsa Syailendra, Candi Borobudur.Akan tetapi disamping objek yang sudah sangat terkenal tersebut, dandisinilah project #magelangsidetrip ini diluncurkan. Kumpulandestinasi tentang Magelang, yang ditulis oleh orang-orang Magelangdan bisa dijadikan pegangan anda saat mengunjungi Magelang.
Borobudur oleh Kassian Chepas. Koleksi Tropen Museum.
 
Prasasti Mantyasih 
Prasasti yang begitu penting ini adalah cikal bakal berdirinya Magelangyang berangka tahun 907M . Ditemukan di desa Matesih/Meteseh,prasasti ini juga disebut sebagai Prasasti Balitung atau PrasastiTembaga Kedu. Memuat daftar silsilah raja-raja Mataram sebelum RajaBalitung karena pembuatan prasasti ini sebagai upaya untukmelegitimasi Balitung sebagai pewaris tahta yang sah. Selain itu,prasasti ini juga menyebutkan bahwa desa Mantyasih ditetapkan RajaBalitung sebagai daerah bebas pajak atau disebut sebagai daerahperdikan. Keberadaan Gunung Susundoro dan Wukir Sumbing punturut disebutkan dalam prasasti ini.Mantyasih sendiri dapat diartikan
“beriman
dalam cinta
kasih”
. DesaMantyasih ditetapkan sebagai daerah
sima
atau perdikan karena jasalima orang patih yang menjaga wilayah ini dari gangguan becu ataupunbegal. Desa Mantyasih pada masa itu terletak di tengah-tengah jalanraya yang menghubungkan dataran tinggi Dieng dengan Pranaragayang saat ini disebut Ponorogo. Jalan raya tersebut menghubungkanDieng-Wonosobo-Parakan-Magelang-Yogyakarta-Prambanan-Wonogiri-Pranaraga.Dalam Prasasti Mantyasih terdapat penyebutan angka 829 Caka bulanCaitra tanggal 11 Paro-Gelap Paringkelan Tungle, Pasaran Umanis hariSenais Scara, atau Hari Sabtu Legi tanggal 11 April 907M, dimana haritersebut kemudian ditetapkan sebagai Hari Jadi Kota Magelang. Dilokasi sekarang hanya tersisa Lumpang bekas dudukan prasasti sepertipada gambar.Oleh : Piti PitayaniFoto : tarabuwana.blogspot.com

Activity (4)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Mega Selvy liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->