Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Penerapan JIT Pada Hoolashop Distro

Penerapan JIT Pada Hoolashop Distro

Ratings: (0)|Views: 136|Likes:
Published by imnotactive

More info:

Published by: imnotactive on Nov 09, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

01/10/2014

pdf

text

original

 
TUGASAKUNTANSI MANAJEMEN DAN BIAYAPenerapan Just In Time pada Hoolashop Distro&Butik OnlineDisususn OlehNama:Dian NugrahaeniNIM:10/303103/EE/05656KELAS BProgram Pendidikan Profesi AkuntansiUniversitas Gadjah MadaYogyakarta2010
 
Abstraksi
Hoolashop Distro&Butik adalah sebuah toko online yang sudah berjalan hampir duatahun dengan omset rata-rata Rp30.000.000-Rp50.000.000 per bulan. HoolashopDistro&Butik menjual produk-produk fasion impor dari beberapa negara seperti Thailand,Cina dan Korea. Just In time merupakan pendekatan dalam pengeloalaan bahan baku/persediaan. Hoolashop Distro&Butik menerapkan prinsip JIT dalam mengelola persediaannya dan akan dibahas lebih lanjut bagaimana on line shop ini menerapkan prinsipJIT.
Pendahuluan
Di zaman sekarang ini banyak sekali orang-orang yang amat sangat sibuk dengan bisnisnya maupun pekerjaanya, sehingga tidak memiliki cukup waktu untuk sekedar jalan- jalan ataupun berbelanja. Dikarenakan terbatasnya waktu dan padatnya aktivitas pekerja,maka mereka membutuhkan segala sesuatu yang praktis, apalagi bagi wanita modern yangamat sangat membutuhkan busana untuk menujang panampilan mereka. Merekamembutuhkan segala sesuatunya dengan waktu yang singkat.Didukung dengan teknologi sudah semakin berkembang maka on-line shop hadir untuk menjawab semua permasalahan yang ada. Konsumen dapat mendapatkan barang yangmereka inginkan dengan waktu yang singkat. Sekarang ini banyak sekali bisnis berbasiskanon-line shop khususnya dengan menggunakan facebook. dengan semakin banyaknya onlineshop yang bermunculan maka samakin ketat juga persaingan yang ada. Maka pengelola- pengelola online shop juga harus cermat dalam mengelola bisnisnya.Salah satu online shop yang ada adalah Hoolashop Distro&Butik yang menawarkan pakaian khususnya pakaian wanita. Untuk memenangkan persaingan Hoolashop Distro Butik menerapkan prinsip Just In Time dalam mengelola bisnisnya. Just in time sendiri adalah suatufilosofi tepat waktu yang amat sangat berkembang di Jepang. Dengan persaingan yang ketatHoolashop mampu meraup pasar yang lumayan besar untuk ukuran pemula denganmenerapkan JIT dalam bisnisnya. Maka saya ingin mengetahui seberapa efektif dan efisienhasil dari penerapan JIT dalam Hoolashop Distro&Butik.
 
Pengertian JIT
Just in time adalah suatu filosofi tepat waktu yang memusatkan pada aktivias yang berfokus pada upaya menghasilkan produk dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan pada tepat dan waktu yang tepat dan diperlukan oleh segmen-segmen internal.Konsep JIT muncul di Jepang yang disebut dengan Kaizen yaitu perbaikan terus menerus.Prinsip JIT adalah menghilangkan pemborosan (eliminating waste) yang akhirnya dapatmeningkatkan laba. JIT mempunyai empat aspek pokok yaitu:1.Semua aktifitas yang tidak bernilai tambah terhadap produk atau jasa harus di eliminasiAktivitas yang tidak bernilai tambah meningkatkan biaya yang tidak perlu,misalnya persediaan sedapat mungkin nol.2.Adanya komitmen untuk selalu meningkatkan mutu yang lebih tinggi.Sehingga produrusak dan cacat sedapat mungkin nol,tidak memerlukan waktu dan biaya untu pengerjaan kembali produk cacat, dan kepuasan pembeli dapat meningkat.
3.
Selalu diupayakan penyempurnaan yang berkesinambungan (
Continuous Improvement 
)dalam meningkatkan efisiensi kegiatan.4.Menekankan pada penyederhanaan aktivitas dan meningkatkan pemahaman terhadapaktivitas yang bernilai tambah.Sistem JIT ini dikembangkan oleh Toyota Motor Company, dan dipopulerkan olehWakil Presiden Direktur Toyota motor company Taiichi Ohno pada tahun 1970-an, sehinggadisebut juga dengan sistem produksi Toyota. JIT mulai digunakan oleh Toyota sebagaidampak dari krisis minyak, kemudian banyak dipakai oleh perusahan Jepang untumengantisipasi semakin variatifnya permintaan konsumen dan semakin semakin kritisnyakonsumen dalam menentukan produk yang diinginkan. Fujio Cho dari Toyota mengartikan pemborosan (waste) segala sesuatu yang berlebih, diluar kebutuhan minimum atas peralatan, bahan, komponen, tempat dan waktu kerja yang mutlak diperlukan untuk proses nilai tambahsuatu produk. Berarti segala sesuatu yang tidak memberikan nilai tambah maka itu adalah pemborosan. Tujuh jenis pemborosan disebabkan karena:1.Over produksi
2.
Waktu menunggu.3.Transportasi

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->