Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Peranan Media Massa Dalam Komunikasi Politik

Peranan Media Massa Dalam Komunikasi Politik

Ratings: (0)|Views: 82 |Likes:
Published by Nano Karno

More info:

Categories:Types, Reviews
Published by: Nano Karno on Nov 10, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/12/2013

pdf

text

original

 
 1
A. KEBERADAAN DAN PERANAN MEDIA MASSA DALAM KOMUNIKASI POLITIKMc. Luhan
menguraikan bahwa
media
secara umum adalah perpanjangan alat inderamanusia. Dengan media kita memperoleh informasi tentang benda, orang, dan tempat yang tidak kita pahami secara langsung termasuk berbagai pesan tentang lingkungan sosial dan politik. Semuapesan yang mengandung muatan politik dapat membentuk atau mempertahankan citra politik danpendapat umum.
Mc. Luhan
juga menyebut bahwa
media
atau
medium
adalah pesan
(the mediumis the message)
. Artinya, media saja sudah menjadi pesan. Menurutnya, yang mempengaruhikhalayak adalah bukan apa yang disampaikan oleh media, tetapi jenis media komunikasi yangdipergunakan, yaitu antarpersona, media cetak, atau media elektronik.
1. Kehadiran Media
Pada prinsipnya
media
adalah segala sesuatu sebagai saluran bagi seseorang yangmenyatakan gagasan, isi jiwa, atau kesadarannya. Atau
media
adalah alat untuk mewujudkangagasan manusia.
Bagan 1.1
Peranan media massa.Komunikasi politik dengan menggunakan media massa, disebut
komunikasi massa
, denganciri-ciri dasar yang bersifat umum, terbuka, dan aktual. Menurut
Bittner
(1980:10) komunikasimassa adalah pesan yang dikomunikasikan melalui media massa kepada sejumlah orang.Sedangkan
Maletze
(1963) menulis bahwa komunikasi massa diartikan sebagai setiap bentuk komunikasi yang menyatakan pernyataan secara terbuka melalui media penyebaran teknis secaralangsung dan satu arah kepada publik yang tersebar. Ciri lain dari media massa adalah penggunaandan isinya bersifat terbuka dan umum, selain itu pesan komunikasi massa bersifat aktual dari segiwaktu dan substansi. Itulah sebabnya komunikasi massa sangat erat kaitannya dengan politik dankomunikasi politik.
No. Arifin (2203:96) Charles Wright Mills (1988)1
Fungsi informasi Fungsi pengawasan lingkungan (
surveillance
)
2
Fungsi mendidik pendapat umum. Fungsi hubungan (
correlation
)
3
Fungsi hiburan Fungsi hiburan
4
Fungsi menghubungkan Fungsi transmisi budaya
5
Fungsi kontrol sosial
6
Fungsi membentuk 
Tabel 1.1
Fungsi media massa menurut para ahli.
Penyalur tulisan(the printed writing)
Menyalurkangambar hidup
 
Penyalur ucapan(the spoken words)
Peranan Media Massa (Arifin 2003:4)
 
 
 2
2. Pentingnya Media Massa
Media massa, mulai dari pers, televisi, radio dan lain-lain, serta proses komunikasi massa(peran yang dimainkan) semakin banyak dijadikan sebagai objek studi. Memahami komunikasimassa ini ada beberapa asumsi yang menjadi titik tolak bahwa media memiliki fungsi penting.Asumsi tersebut ditopang oleh lima contoh seperti ditulis
McQuail
(1987;3).
 
Media merupakan industri yang berubah dan berkembang yang menciptakan lapangan kerja,barang, dan jasa serta menghidupkan industri lain yang terkait.
 
Media massa merupakan sumber kekuatan alat kontrol, manajemen, dan inovasi dalammasyarakat.
 
Media merupakan lokasi (atau forum) yang semakin berperan untuk menampilkan peristiwa-peristiwa kehidupan masyarakat.
 
Media sering berperan sebagai wahana pengembangan kebudayaan, bukan saja dalampengertian perkembangan bentuk seni dan simbol, tetapi juga dalam pengertian pengembangantata cara, mode, gaya hidup, dan norma-norma.
 
Media telah menjadi sumber dominan bukan saja bagi individu untuk memperoleh gambarandan citra realitas, tetapi juga bagi masyarakat dan kelompok secara kolektif.Peran media massa dapat dirumuskan secara ringkas antara lain:
 
Media massa memberikan informasi dan membantu kita mengetahui secara jelas ikhwaltentang dunia sekelilingnya kemudian menyimpannya ke dalam ingatan kita.
 
Media massa membantu kita menyusun agenda, menyusun jadwal kehidupan setiap hari.
 
Media massa berfungsi membantu berhubungan dengan berbagai kelompok masyarakat lain diluar masyarakat kita.
 
Media massa membantu mensosialisasikan pribadi manusia. Media mengajarkan berbagaisistem nilai baru yang harus dianut dan ditolak.
 
Media digunakan untuk membujuk khalayak yang mencari kentungan dari pesan-pesan yangditerimanya.
 
Media massa sebagai media hiburan, sebagian besar media melakukan fungsi sebagai mediayang memberikan hiburan.
B. RAGAM TEORI ATAU SISTEM NORMATIF MEDIA MASSA1. Teori/Sistem Media Massa Otoriter
Teori atau sistem ini lazim diterapkan dalam masyarakat prademokrasi dan masyarakatyang masih didominasi oleh kekuasaan otoriter atau penekanan. Secara umum beberapa prinsipyang menjadi ciri dari teori/sistem pers ini adalah:
 
a)
 
Media tidak boleh melakukan hal yang dapat wewenang yang berlaku.b)
 
Media harus tunduk pada pemegang otoritas kekuasaan.c)
 
Media harus menghindari perbuatan yang menentang nilai-nilai moral dan politik darikalangan dominan.d)
 
Sensorship (penyensoran) dapat dibenarkan untuk menegakkan prinsip yang dianut.e)
 
Kalangan wartawan dan profesional media lainnya tidak memiliki independensi dalamorganisasi medianya.
 
 3
2. Teori/Sistem Media Massa Bebas
Pola ini muncul sejak abad ke 17 sebagai reaksi atas kontrol penguasa terhadap pers, dankini diterapkan secara meluas di berbagai negara di dunia khususnya yang menganut sistemdemokrasi liberal. Beberapa prinsip dari teori/sistem ini adalah:a.
 
Publikasi harus bebas dari setiap upaya penyensoran yang dilakukan pihak ketiga.b.
 
Kegiatan penerbitan dan pendistribusiannya harus terbuka bagi setiap orang atau kelompok tanpa memerlukan izin atau lisensi.c.
 
Kecaman terhadap pemerintah, pejabat, atau partai politik (yang berbeda) seyogyanya tidak dapat dipidana.d.
 
Tidak perlu ada kewajiban untuk mempublikasikan segala macam hal.e.
 
Publikasi mengenai
”kesalahan” dilindungi sama halnya dengan publikasi tentang”kebenaran”
khususnya yang berkaitan dengan opini dan keyakinan.f.
 
Tidak diperlukan adanya pembatasan-pembatasan hukum terhadap upaya pengumpulaninformasi untuk keperluan publikasi.g.
 
Tidak diperlukan adanya pembatasan-
 pembatasan dalam pengiriman dan penerimaan “pesan”
di dalam negeri atau pun antarnegara.h.
 
Wartawan harus memiliki otonomi profesional yang kuat dalam organisasi medianya.
3. Teori/Sistem Media Massa Tanggung Jawab Sosial
 Prinsip-prinsip utama dari sistem ini adalah:a.
 
Media seyogyanya menerima dan memenuhi kewajiban tertentu kepada masyarakatb.
 
Kewajiban-kewajiban tersebut perlu dipenuhi dengan menetapkan standar standarprofesionalisme yang menyangkut keinformasian, kebenaran, akurasi, objektifitas, dankeseimbangan.c.
 
Dalam menerima dan melaksanakan kewajiban tersebut, media seyogyanya dapat mengaturdiri sendiri sesuai kerangka hukum dan kelembagaan yang berlaku.d.
 
Media seyogyanya menghindarkan diri dari setiap upaya yang dapat menjurus ke tindak kejahatan, kekerasan, merusak tatanan sosial, atau menyakiti kelompok-kelompok minoritas.e.
 
Media secara keseluruhan hendakya bersifat pluralistis dan merefleksikan kebinekaanmasyarakat, memberikan kesempatan yang sama untuk mengekspresikan berbagai sudutpandang serta memberikan jamina hak jawab.f.
 
Masyarakat dan publik, memiliki hak untuk menuntut standar kinerja yang tinggi dari mediamasa, karena intervensi dapat dibenarkan mengingat media massa merupakan
 public good.
 g.
 
Wartawan dan kalangan profesional media lainnya bertanggung jawab terhadap masyarakat,pihak majikan, serta pasar.
4.
 
Teori/Sistem Media Massa Soviet
 Sistem ini menganut beberapa prinsip sebagai berikut:a.
 
Media harus melayani kepentingan diri, dan berada dalam kontrol kelas pekerja.b.
 
Kalangan swasta tidak dibenarkan memiliki media.c.
 
Media harus selalu melakukan fungsi positif bagi masyarakat dengan cara melakukan upayasosialisasi norma-norma, pendidikan, penerangan, motivasi, dan mobilisasi yang diinginkan.d.
 
Dalam menjalankan seluruh tugasnya kepada masyarakat, media harus tanggap terhadapkebutuhan dan keinginan khalayaknya.e.
 
Masyarakat berhak melakukan sensor dan tindakan hukum lainnya dalam upaya mencegah danmemberikan hukuman setelah terjadinya peristiwa publikasi yang bersifat antisosial.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->