Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Naskah Drama Ande-Ande Lumut

Naskah Drama Ande-Ande Lumut

Ratings: (0)|Views: 446|Likes:
Published by nunung_ernia

More info:

Published by: nunung_ernia on Nov 11, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/20/2013

pdf

text

original

 
Naskah Drama: “Andhe2 Lumut”
oleh mbahbrata pada 25 September 2008
 189 Votes
[Naskah telah dipentaskan]
PANGGUNG KOSONG TERLIHAT DEKORASI DENGAN NUANSA PEDESAAN.TERDENGAR MUSIK GENDING JAWA. MBOK MENAH MASUK DENGAN MEMBAWATAMPAH BERISI BERAS, KEMUDIAN MEMPERKENALKAN DIRI KEPADAPENONTON.Mbok Menah :”Para penonton, perkenalkan nama saya Mbok Menah. Saya ini, simboknya paraklenting. Perlu saudara-saudara ketahui bahwa saya sangat bangga mempunyaianak yang cantik-cantik, pinter-pinter, sehat-sehat, berbakti pada orang tua, penurut lagi. Pokoknya tidak ada yang menandingi mereka di seluruh desa ini.Sudah banyak para pemuda desa yang melamar mereka. Eh, sudah ya penonton,saya permisi mau masak dulu. Soalnya anak-anak saya belum sarapan.KEMUDIAN MBOK MENAH KELUAR PANGGUNG. TERDENGAR MUSIK BERIRAMAKERAS, MENGIRINGI MASUKNYA PARA KLENTING. KEMUDIAN MEREKAMEMPERKENALKAN DIRI.K.Abang :”Assalamu’alaikum…para penonton…perkenalkan…kami adalah para klenting anak Mbok Menah. Nama saya Klenting Abang, saya ini yang tertua lho…!”K.Ijo :”Nama saya Klenting Ijo.”K.Biru :”Kalau saya Klenting Biru.”K.Ungu :”Kalau saya Klenting Ungu”K.Abang :”Para penonton, kami ini sangaaat menyayangi si mbuk kami. Karena si mbok kamiitu memberikan kebebasan buat kami. Itu artinya simbok kami mempercayaikami. Betul’kan adik-adikku?”K.Ijo :”Benar sekali penonton! Kami-kami ini ‘kan masih muda. Usia muda harus kitamanfaatkan dengan sebaik-baiknya, hidup Cuma satu kali jangan disia-siakan …hi … hi …hi …”
 
K.Abang :”Eh,adik-adikku!sudah, ayo kita masuk, kitaharus membantu simbok masak!ayo!”KLENTING-KLENTING AKAN KELUAR PANGGUNG, TETAPI TIBA-TIBA DATANGKLENTING KUNING.K.Kuning :”Permisi…permisi…kolonuwun…spada…”KLENTING-KLENTING BERBALIK ARAH MENUJU KLENTING KUNING. KLENTINGABANG MENDEKATI KLENTING KUNING.K.Abang :”Ada apa, mau ketemu siapa?”K.Kuning :”Saya…saya…saya ini pengembara yang tidak memiliki rumah. Saya juga tidak  punya orang tua. Saya memohon jadikanlah saya saudara kalian…please…”K.Ijo :”Apa? Mau numpang disini?sorry! sudah nggak ada tempat.”K.Ungu :”Iya! Lebih baik kamu cari tempat lain saja! Disini tempatnya sudah penuh! Ayo pergisana !”K.Kuning :”Please… saya mohon… saya mau disuruh apa saja deh… please…”K.abang :”Plas plis plas plis!ngomongnya saja aneh-aneh sudah sana pergi saja! Nggak level!”TETAPI KLENTING KUNING TETAP MEMAKSA SAMPAI TERJADI KERIBUTAN.MBOK MENAH DATANG DARI ARAH DALAM.Mbok Menah :”Anak-anaku…ada apa toh ini, kedengarannya ribut-ribut!ada apa?”(KemudianMbok Menah menghampiri Klenting Kuning)“Lho… siapa ini? Cantik sekali kamu nduk…?”K.Kuning :”Mbok…saya ini seorang penggembara…saya tidak punya orang tua tidak punyarumah…saya hidup sebatang kara…jadi tolonglah mbok, saya ingin menjadikeluarga disini, please……”Mbok Menah :”Plis…? Plis iku opo to nduk?”(Mbok Menah bertanya pada anak-anaknya)K.Abang :”Alaah…sudahlah mbok! Tidak ada gunanya menanggapi dia.”K.Ungu :”Iya lagian rumah kita …khan sudah penuh dengan wanita mbok, kamarnya sudah pas !”
 
Mbok Menah:”Sudah-sudah, jangan ribut! Si mbok tambah bingung nih. (menunju ke arahKlenting Kuning) Nduk Cah Ayu …Simbok ijinkan kamu tinggal di sini .Tapikamu harus bantu-bantu disini ya?”K.Kuning :”Wuah…! Terima kasih … terima kasih mbok!” (sambil mencium tangan si mbok  berkali-kali dan klenting yang lain meras risih)Mbok Menah:”Iya…iya…iya…eh, tapi ngomong-ngomong siapa namamunduk?”K.Kuning :”Saya nggak tahu !” (K. Kuning tampak bingung)Mbok Menah:”Ya sudah…sudah …(tempo) mmm…karena pakaianmu kuning-kuning jadi kamukuberi nama…Klenting Kuning.”PARA KLENTING YANG LAIN MERASA SEWOT, TETAPI KLENTING KUNINGMERASA GEMBIRA.Mbok Menah:”Nah kamu sekarang bergabubg dengan saudara-saudaramu.Ayo sana!”K.Kuning :”Baik mbok……”MUSIK GENDING JAWA/CAMPUR SARI. MBOK MENAH DAN PARA KLENTINGKUNING KELUAR PANGGUNG.Adegan IIPANGGUNG KOSONG,KLENTING KUNING MASUK SAMBIL MENYAPU.K.Kuning :”Para penonton, saya sangaaaat bersyukur, karena saya sekarang mempunyairumah,tetapi saudara-saudara saya itu tidak menjag kebersihan rumahnya alias jorok. Walaupun saya diperlakukan seperti pembantu, tidak apa-apa, asalkantujuan saya untuk menemukan Kakang INU KERTAPATI tersampai.Tapi yangsaya herankan penonton, kakak-kakak saya tingkah lakunya aneh-aneh.Pada saatsaya membersihkan kamar mereka, say menemukan puntung rokok.Kemarinmalam, saya menemukan botol-botol birdi kamar mereka,dan mereka sering pulang malam.Tetapi Mbok menah tidak tahu hal ini.Pasti ini akibat salah pergaulan.TIBA-TIBA TERDENGAR MUSIK KERAS, PARA KLENTING MASUK PANGGUNGDENGAN CIRI KHAS MASING-MASING. ADA YANG MEROKOK, MEMBAWA BOTOLBIR SAMBIL BERJALAN SEMPOYONGAN.K.Abang :”Heh, Klenting Kuning! Si Mbok mana?” (berkata ketus)K.Kuning :“Ada di dalam…”

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->