Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
14.DKK.05.2 Melaksanakan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) (Bahan Ajar)

14.DKK.05.2 Melaksanakan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) (Bahan Ajar)

Ratings: (0)|Views: 366|Likes:
Published by Hoiri Efendi

More info:

Published by: Hoiri Efendi on Nov 12, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/30/2013

pdf

text

original

 
Revisi Juli 2012 -- Halaman| 1
MATERI 14.DKK.05.2
MELAKSANAKAN KESELAMATANDAN KESEHATAN KERJA
A.
 
Pendahuluan
Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan bagian penting yang harus dipahami danditerapkan dalam dunia kerja, utamanya di dunia industri modern. Di dalam industri modernterdapat berbagai mesin, peralatan, dan proses produksi yang menuntut prosedur tertentu supayaterhindar dari kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Secanggih apapun mesin yang digunakan atausebesar apapun produksi yang dihasilkan, semua itu tidak ada artinya apabila merugikan manusiaatau pekerja. Hal ini didasari pertimbangan bahwa apabila terjadi kecelakaan kerja, terdapat duakerugian, yaitu kerugian materi dan non materi. Kerugian yang bersifat materi dapat dicari gantinyaserta dapat dinilai dengan uang, tetapi kerugian non materi, misalnya cacat, sakit, atau bahkanmeninggal dunia, tidak dapat dinilai dengan uang.
1.
 
Kenali Pekerjaan yang Berbahaya
Bagaimana, dimana, dan mengapa kecelakaan kerja bisa terjadi atau timbul. Ketiga pertanyaan ini harus dijawab oleh orang yang bertanggung jawab terhadap masalah keselamatankerja. Setiap terjadi kecelakaan kerja akan selalu timbul pertanyaan mengapa kecelakaan kerjatersebut dapat terjadi. Untuk menjawab pertanyaan tersebut perlu dilakukan penyelidikan/pemeriksaan terhadap kecelakaan tersebut. Hasil pemeriksaan akan dapat menjawabsecara lengkap mengenai penyebab terjadinya kecelakaan. Dalam pemeriksaan tersebut petugas pemeriksa menanyai pekerja yang mengalami kecelakaan, menanyai pekerja lain yang berdekatandengan terjadinya kecelakaan kerja dan memeriksa sekeliling tempat kejadian termasuk mesin yangdigunakan untuk bekerja.Umumnya kecelakaan kerja diakibatkan oleh tiga unsur utama, yaitu unsur manusianya, unsur mesinnya, dan unsur lingkungan kerjanya. Ditinjau dari segi jenis kecelakaan yang sering terjadi didalam bengkel kerja mesin atau perusahaan adalah seperti diperlihatkan pada gambar/grafik di bawah ini:
 
Revisi Juli 2012 -- Halaman| 2
a.
 
Unsur alat/mesin yang dapat menyebabkan timbulnya kecelakaan kerja
1)
 
 Mesin gerinda
Kecelakaan kerja yang sering terjadi pada mesin gerinda adalah:
 
Terkena Arus Listrik Kecelakaan kerja karena terkena arus listrik ini disebabkan oleh pemasangan instalasi kelistrikan pada mesin tidak baik, sehingga arus dapat mengalir melalui badan mesin gerinda.
 
Terkena pecahan batu gerinda Kecelakaan ini disebabkan pada mesin tidak dipasang penutup batu gerinda, sehingga pada saat batu gerinda pecah akan terlempar. Karena batu gerinda tanpa pelindung, maka kemungkinan pecahan batu gerinda tersebut dapatmengenai pekerja.
 
Jari tangan terpotong oleh batu gerinda Kecelakaan ini disebabkan oleh tidak benarnya pemasangan penyanggah benda kerja (jarak antara batu gerinda dan penyangga benda
 
Revisi Juli 2012 -- Halaman| 3
kerja terlalu lebar). Jarak penyangga dan batu gerinda yang benar adalah sebesar 2sampai 3 milimeter.
2)
 
 Mesin bor 
 
 
Terkena Arus Listrik Kecelakaan ini biasanya diakibatkan oleh pemakaian mesin bor tangan yang digerakkan listrik, di mana groundnya tidak terhubung. Untuk mesin bor meja dan bor tiang kemungkinannya adalah sistem pemasangan kelistrikannya yangtidak benar.
 
Rambut terpintal oleh mata bor Kecelakaan ini diakibatkan oleh penutup mata bor padamesin tidak terpasang, dan manusia yang bekerja pada mesin bor tidak menggunakanalat-alat keselamatan kerja, seperti penutup rambut atau penutup kepala. Apabila tidak memakai penutup rambu, maka sebaiknya rambut yang panjang diikat terlebih dahulu.Di samping itu juga tidak berkonsentrasi dalam bekerja (sewaktu melakukan pengeboran).
3)
 
Peralatan Tangan
 
 
Kikir, pemakaian kikir yang tidak bertangkai dapat menimbulkan kecelakaan kerja,seperti tangan tertusuk oleh pemegang kikir.
 
Pahat tangan, pemakaian pahat tangan di mana bagian kepala pahat telah mengembangdapat mengakibatkan luka pada tangan, disebabkan tangan terkena badan mata pahatyang mengembang.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->