Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Dahsyatnya Alam Akhirat

Dahsyatnya Alam Akhirat

Ratings: (0)|Views: 123|Likes:
Published by floorfilla
kiamat
kiamat

More info:

Published by: floorfilla on Nov 12, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

01/13/2014

pdf

text

original

 
KHUTBAH PERTAMA
             
 
                                                      
,
                                                                     
.
Hadirin Jama’ah Jum’at
 Rahimakumullah,
 Hendaknya seorang muslim bersyukur kepada Allah atas nikmat-nikmatnya yang telah Allahlimpahkan kepada kita semua, baik nikmat iman, kesehatan, dan keluangan waktu sehingga kitadapat melaksanakan kewa
 jiban kita menunaikan Shalat Jum’at Dan hendaknyalah kita berhati
-hati agar jangan sampai menjadi orang yang kuruf kepada nikmat Allah. Allah swt berfirman:
                    
 
“Jika kamu be
rsyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamumengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-
 Ku sangat pedih”. (QS Ibrahim : 7)
 Demikian pula kami wasiatkan untuk senantiasa bertaqwa kepada Allah swt dalam segalakeadaan dan waktu. Takwa, sebuah kata yang ringan diucapkan akan tetapi tidak mudah untuk diamalkan.Ketahuilah, Wahai saudaraku
 Rahimakumullah,
tatkala Umar bin Khaththab ra bertanya kepada
sahabat Ubay bin Ka’ab ra tentang taqwa maka berkatalah bay bin Ka’ab Pernahkan and
a
 berjalan disuatu tempat yang banyak durinya? kemudian Umar ra menjawab Tentu maka
 
 berkatalah Ubay ra Apakah yang anda lakukan? berkatalah Umar ra Saya sangat waspada
dan hati-
hati agar selamat dari duri itu Lalu Ubay ra berkata Demikianlah taqwa itu
 Demikianlah taqwa yang diperintahkan oleh Allah swt dalamkitab-Nya yakni agar senantiasa waspada dan hati-hati dalam setiap tindakan keseharian kita, dan juga dalam ucapan-ucapan kita. Oleh karena itu, janganlah kita berbuat dan berucap kecualiberdasarkan Ilmu.
 Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah,
 Hendaklah kita bersegera mencari bekal guna menuju pertemuan kita dengan Allah karena kitatidak tahu kapan ajal kita itu datang. Dan allah swt berfirman:
“Dan berbekallah, maka sesungguhnya sebaik 
-baik bekal adalah taqwa, dan bertaqwalahkepada-Ku, Hai orang-
orang yang berakal”
(QS Al-Baqarah : 197)Ketahuilah wahai saudaraku, Manusia setapak demi setapak menjalani kehidupannya dari alamkandungan, alam dunia, alam kubur dan alam akhirat. Tahapan-tahapan tersebut harus dijalanisampai akhirnya nanti kita akan menemui alam akhirat tempat kita memperhitungkan amalan-amalan yang telah kita lakukan didunia. Maka tatkala kita mendengar ayat-ayat Al-
Qur’an dan
hadits-hadits Nabi saw yang memberitakan tentang keadaan hari akhirat, hendaklah hati kitamenjadi takut, menagislah mata kita, dan menjadi dekatlah hati kita kepada Allah swt.Akan tetapi, bagi orang-orang yang tidak memiliki rasa takut kepada Allah swt tatkala disebutkata Neraka, Adzab, Ash-Shirat dan lain sebagainya seakan terasa ringan diucapkan oleh lisan-lisan mereka tanpa makna sama sekali.
 Na’udzubillahi min dzalik.
Mari kita perhatikan firmanAllah swt dalam surat Al-Haqqah ayat 25-29:
 
“Adapun orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebela
h kirinya, Maka Dia berkata:
“Wahai Alangkah baiknya kiranya tidak diberikan kepadaku kitabku (ini). Dan aku tidak 
mengetahui apa hisab terhadap diriku. Wahai kiranya kematian Itulah yang menyelesaikansegala sesuatu. Hartaku sekali-kali tidak memberi manfaat kepadaku. Telah hilang kekuasaanku
daripadaku.”
 Dalam ayat ini, Al-Hafidz Ibnu Katsir dalam tafsirnya Juz IV hal 501, menerangkan bahwa ayattersebut menggambarkan keadaan orang-orang yang sengsara. Yaitu manakala diberi catatanamalnya di padang pengadilan Allah swt dari arah tangan kirinya, ketika itulah dia benar-benar
menyesal Dia mengatakan dengan penuh penyesalan Andaikana saya tidak usah diberi catatan
amalan ini dan tidak usah tahu apakah
hisab
terhadap saya (tentu itu lebih baik bagi saya) danandai kata saya mati terus dan tidak usah hidup kembali.Coba perhatikan ayat selanjutnya:
“Peganglah Dia lalu belenggulah tangannya ke lehernya. Kemudian masukkanlah Dia ke dalam
api neraka yang menyala-nyala. Kemudian belitlah Dia dengan rantai yang panjangnya tujuh
 puluh hasta.”
(QS Al-Haaqah : 30-32)Bagi kaum beriman, yang mengetahui makna yang terkandung dalam ayat tersebut, menjadibergetarlah hatinya, akan menetes air mata mereka, terisaklah tangis mereka dan keluarlah darikeringat dingin dari tubuh mereka. Seakan saat itu mereka sedang merasakan peristiwa yangsangat dahsyat. Maka tumbuhlan rasa takut yang amat mendalam kepada Allah swt agar tidak menjadi orang-orang yang celaka seperti ayat diatas.
Jama’ah Shalat Jum’at
 Rahimakumullah,
 Sesungguhnya manusia akan dibangkitkan pada hari kiamat dan akan dikumpulkan menjadi satuuntuk mempertanggungjawabkan diri mereka. Allah swt berfirman:
“Dan dengarkanlah (seruan) pada hari penyeru (malaikat) menyeru dari tempat yang dekat.
(yaitu) pada hari mereka mendengar teriakan dengan sebenar-benarnya Itulah hari ke luar (darikubur).
 (QS Qaaf  41
-42)Juga Allah swt berfirman dalam surat Al-Mufhaffifin Ayat 4-7 yang berbunyi:
“Tidaklah orang 
-orang itu menyangka, bahwa Sesungguhnya mereka akan dibangkitkan, Padasuatu hari yang besar, (yaitu) hari (ketika) manusia berdiri menghadap Tuhan semesta alam?Sekali-kali jangan curang, karena Sesungguhnya kitab orang yang durhaka tersimpan dalam
 sijjin”.
 
Dan manusia dibangkitkan dalam keadaan
 
  
 
 
(Tidak beralas kaki, telanjang dan tidak berkhitan). Sebagai mana firman-Nya:
“Sebagaimana kami telah memulai penciptaan pertama, begitulah kami akan mengulanginya(mengembalikannya).”
(QS Al-Anbiya : 104)

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->