Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
12Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PERMEN No 07 Tahun 2008 Ttg an Tenaga Kerja

PERMEN No 07 Tahun 2008 Ttg an Tenaga Kerja

Ratings:

4.83

(6)
|Views: 3,533 |Likes:
Published by Kyanotama

More info:

Published by: Kyanotama on Jan 24, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF or read online from Scribd
See more
See less

05/30/2013

 
MENTERITENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASIREPUBLIK INDONESIAPERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASIREPUBLIK INDONESIANOMOR : PER.07/MEN/IV/2008TENTANGPENEMPATAN TENAGA KERJAMENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA
Menimbang : a. Bahwa Keputusan Menteri Tenaga Kerja NomorKEP.207/MEN/1990 tentang Sistem Antar Kerja danKeputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor KEP.203/MEN/1999 tentang Penempatan Tenaga Kerja di DalamNegeri sudah tidak sesuai dengan kondisi ketenagakerjaansaat ini;b. Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksuddalam huruf a dan ketentuan Pasal 36 ayat (2) dan Pasal 37Undang-Undang Nomor 13 tahun 2003 tentangKetenagakerjaan;c. Bahwa sebagai tindak lanjut Pasal 9 ayat (1) PeraturanPemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang PembagianUrusan Pemerintahan Antara Pemerintah, PemerintahanDaerah Provinsi, dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/kotaperlu diatur penempatan tenaga kerja.d. Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksuddalam huruf a, huruf b, dan huruf c, perlu mengaturpenempatan tenaga kerja yang ditetapkan dengan PeraturanMenteri;Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1951 tentang PernyataanBerlakunya Undang-Undang Pengawasan Perburuhan Tahun1948 Nomor 23 dari Republik Indonesia untuk seluruh Indonesia(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1951 Nomor 4);2. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1981 tentang Wajib LaporKetenagakerjaan di Perusahaan (Lembaran Negara RepublikIndonesia Tahun 1981 Nomor 39, Tambahan Lembaran NegaraRepublik Indonesia Nomor 3201);3. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 39,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4279);4. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang PemerintahanDaerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik IndonesiaNomor 4437);
 
5. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2004 tentang Penempatan danPerlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri (LembaranNegara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 133, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4445);6. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang PembagianUrusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintah DaerahProvinsi, dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota (LembaranNegara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737);7. Keputusan Presiden Nomor 4 Tahun 1980 tentang Wajib LaporLowongan Pekerjaan di Perusahaan;8. Keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 2002 tentang PengesahanKonvensi ILO Nomor 88 mengenai Lembaga PelayananPenempatan Tenaga Kerja;9. Keputusan Presiden Nomor 187/M Tahun 2004 sebagaimanatelah beberapa kali diubah yang terakhir dengan KeputusanPresiden Nomor 31/P Tahun 2007;10. Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi NomorPER.05/MEN/IV/2007 tentang Organisasi dan Tata KerjaDepartemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi;
MEMUTUSKAN :
Menetapkan :
PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASITENTANG PENEMPATAN TENAGA EKRJA.BAB IKETENTUAN UMUMPasal 1
Dalam Peraturan Menteri ini yang dimaksud dengan :1. Penempatan tenaga kerja adalah proses pelayanan kepada pencari kerja untukmemperoleh pekerjaan dan pemberi kerja dalam pengisian lowongan kerja sesuaidengan bakat, minat, dan kemampuan.2. Antar Kerja adalah suatu sistem yang meliputi pelayanan informasi pasar kerja,penyuluhan dan bimbingan jabatan, dan perantaraan kerja.3. Antar Kerja Lokal yang selanjutnya disebut AKL adalah penempatan tenaga kerjaantar kabupaten/kota dalam 1 (satu) provinsi.4. Antar Kerja Daerah yang selanjutnya disebut AKAD adalah penempatan tenaga kerjaantar provinsi dalam wilayah Republik Indonesia.5. Antar Kerja Negara yang selanjutnya disebut AKAN adalah penempatan tenaga kerjadi luar negeri.
 
6. Pemberi kerja adalah orang perseorangan, pengusaha, badan hukum atau badan-badan lainnya yang mempekerjakan tenaga kerja dengan membayar upah.7. Surat Izin Pengerahan yang selanjutnya disingkat SIP adalah izin yang diberikanPemerintah kepada pelaksana penempatan tenaga kerja Indonesia swasta untukmerekrut calon TKI dari daerah tertentu, untuk jabatan tetentu dan untukdipekerjakan pada calon pengguna/pemberi kerja tertentu dalam jangka waktutertentu.8. Surat Persetujuan Penempatan yang selanjutnya disingkat SPP adalah suratpersetujuan dalam rangka penempatan tenaga kerja AKAD.9. Pencari kerja adalah angkatan kerja yang sedang menganggur dan mencaripekerjaan maupun yang sudah bekerja tetapi ingin pindah atau alih pekerjaandengan mendaftarkan diri kepada pelaksana penempatan tenaga kerja atau secaralangsung melamar pekerjaan kepada pemberi kerja.10. Informasi Pasar Kerja yang selanjutnya disebut IPK adalah keterangan mengenaikarakteristik kebutuhan dan persediaan tenaga kerja.11. Penyuluhan Jabatan adalah kegiatan pemberian informasi tentang jabatan dan duniakerja kepada pencari kerja dan/atau masyarakat.12. Bimbingan Jabatan adalah proses membantu seseorang untuk mengetahui danmemahami gambaran tentang potensi diri dan dunia kerja, untuk memilih bidangpekerjaan dan karir yang sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuan.13. Bursa kerja adalah tempat pelayanan kegiatan penempatan tenaga kerja.14. Pengantar kerja adalah pegawai negeri sipil yang memiliki keterampilan melakukankegiatan antar kerja dan diangkat dalam jabatan fungsional oleh Menteri ataupejabat yang ditunjuk.15. Petugas antar kerja adalah petugas yang memiliki pengetahuan tentang antar kerjadan ditunjuk oleh pejabat yang berwenang untuk melaksanakan pelayanan antarkerja.16. Lembaga Penempatan Tenaga Kerja Swasta yang selanjutnya disingkat LPTKSadalah lembaga swasta berbadan hukum yang telah memperoleh ijin tertulis untukmenyelenggarakan pelayanan penempatan tenaga kerja.17. Pelaksanaan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta yang selanjutnyadisingkat PPTKIS adalah badan hukum yang telah memperoleh ijin tertulis dariMenteri untuk menyelenggarakan pelayanan penempatan tenaga kerja Indonesia diluar negeri.18. Pameran kesempatan kerja adalah aktivitas untuk mempertemukan antara sejumlahpencari kerja dengan sejumlah pemberi kerja pada waktu dan tempat tertentudengan tujuan penempatan.19. Direktur Jenderal adalah Direktur Jenderal yang membidangi penempatan tenagakerja.20. Menteri adalah Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Activity (12)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Ririe Al-wisya liked this
Achmad Rifani liked this
Ade Rika liked this
Atika Defanti liked this
Abdul Hakim liked this
Sang Mantan liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->