Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
ELEKTROLISA

ELEKTROLISA

Ratings: (0)|Views: 308|Likes:
Published by Febri Aulia Masitha

More info:

Published by: Febri Aulia Masitha on Nov 13, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/05/2013

pdf

text

original

 
ELEKTROLISA
Rachyandi Nurcahyadi1006660251
Kata elektrolisa sendiri mengandung pengertian penguraian suatu larutan elektrolitsecara kimiawi oleh arus listrik yang dialirkan melaluinya. Secara umum suatu larutandibedakan atas 2 kelompok besar :a. larutan yang berisi hanya molekul kovalenb. larutan yang memuat ion-ionLarutan elektrolit yang dimaksud disini adalah larutan yang mengandung ion-ion.Larutan ini bersifat konduktor (mengalirkan arus listrik). Bila disebutkan larutan elektrolit,sebenarnya terdiri atas dua jenis, yang pertama adalah cairan (tidak mengandung air) dandiperoleh dari leburan kristal suatu senyawa (dengan memanaskan melewati titik leburnyahingga mencair) dan yang kedua yang disebut sebagai larutan - diperoleh dengan melarutkaupadatan / kristal suatu senyawa kedalam cairan (air).Inti dari proses elektrolisa adalah reaksi Redoks (reduksi - oksidasi). Reaksi reduksiadalah suatu reaksi yang pada pelaksanaannya mernbutuhkan elektron,misalnya :Cu
2+(aq)
+ 2e
-
 
Cu
(s)
 Ag
+(aq)
+ e
-
 
Ag
(s)
 Sebaliknya reaksi oksidasi rnerupakan suatu reaksi kimia yang melepaskan elektron padapelaksanaannya, misalnya :Cu
(s)
Cu
2+(aq)
+ 2e
-
 2H
2
O
(aq)
O
2
 
(g)
+ 4H
+
 
(aq)
+ 4e
-
 
 Dan pada prakteknya, peristiwa reduksi
 – 
oksidasi rnerupakan reaksi yangberpasangan, artinya satu pihak melakukan oksidasi dengan melepaskan electron dariatomnya dan pihak yang lain melakukan reduksi dengan menangkap electron yang dilepaskantadi.Sesuai dengan perjanjian pada elektrokimia, dalam suatu reaksi reduksi
 – 
oksidasi yangmelibatkan elektroda, maka masing-masing elektroda yang dipergunakan diberi penamaansecara khusus. Elektroda akan disebut sebagai anoda, bila reaksi oksidasi terjadi padanya.Sebaliknya, elektroda akan disebut sebagai katoda bila padanya terjadi reaksi reduksi. Berikutini berbagai jenis elektrolisa yang dapat terjadi, dengan kondisinya masing-masing :1.1.
 
Elektrolisa Pada LarutanPada urnumnya elektrolisa dilakukan pada larutan elektrolit. Dalam bagian inidiarnbil beberapa contoh elektrolisa yang dapat terjadi. Misalnya dipergunakan asarnhidrokloric 1 M sebagai larutan elektrolit dan sebagai elektrodanya diarnbil 2 batanggrafit yang dicelupkan pada larutan tersebut dan dihubungkan ke sumber daya listrik.Pada jalur catu dayanya dihubungkan secara seri sebuah lampu untuk mendeteksialiran arusnya. Sebelum saklar dihubungkan, tidak terjadi aliran arus listrik karenalarnpu indikator tidak meuyala. Ketika saklar dihubungkan, proses elektrolisa mulaiterjadi, tampak dengan dapat dilihatnya gelembung
 – 
gelembung udara baik pada anodamaupun pada katoda dan lampu indikator menyala
 – 
yang berarti arus listrik mengalir
 
pada sistem tersebut. Reaksi yang terjadi baik pada anoda maupun katoda adalah sebagaiberikut :Pada anoda terjadi reaksi pembetukan gas Cl
2
dari tiap dua ion klor yang menyatu.2Cl
-(aq)
 
Cl
2
 
( g )
+ 2e
-
 Sedangkan pada katoda terjadi reaksi pembeutukan gas H
2
dengan proses berikut :2H
+(aq)
+ 2e
-
 
H
2 (g )
 Pada kenyataannya, setelah proses elektrolisa dilakukan selama beberapa waktu,diketahui bahwa jumlah mol gas H
2
yang terjadi pada katoda sama dengan jumlah molgas Cl
2
yang terjadi pada anoda. Dengan demikian reaksi keseluruhan yang terjadi dapatdituliskan sebagai berikut :2H
+( aq )
+ 2Cl
-( aq )
 
H
2 ( g )
+ Cl
2 ( g )
 Jadi dapat disimpulkan disini bahwa elektrolisa terhadap larutan asam hidroklorik (HCl) dapat dipergunakan untuk menghasilkan gas
 – 
gas H
2
dan Cl
2
Sedangkanbagaimana arus listrik dapat mengalir pada sistem tersebut dapat dijelaskan sebagaiberikut. Karena kedua elektroda dihubungkan pada catu daya, maka pada masing
 – 
 rnasing elektroda tersebut akan terjadi rnuatan yang berbeda, sesuai dengan catu dayayang dihubungkan padanya. Sedangkan pada larutan terjadi pemecahan asam hidroklorik atas ion
 – 
ionnya, yaitu H
+
dan Cl
-
. Dari kedua hal tersebut, terjadi polarisasi dalamlarutan, dimana elektroda yang bermuatan positif akan cenderung menarik ion klor yangnegatif dan sebaliknya ion H yang positif akan terkonsentrasi pada elektroda yangbermuatan negatif.Pertama, ditinjau elektroda dengan muatan positif. Pada elektroda ini, terkumpulion
 – 
ion klor dan dari reaksi redoks yang telah disebutkan didepan terjadi prosespelepasan elektron :2Cl
-
 
(aq)
Cl
2
+ e
-
 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->