Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
7Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Laporan telaah Hambalang

Laporan telaah Hambalang

Ratings: (0)|Views: 291 |Likes:
Published by skd_1020

More info:

Published by: skd_1020 on Nov 14, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/10/2013

pdf

text

original

 
1
LAPORAN HASIL PENELAAHANBADAN AKUNTABILITAS KEUANGAN NEGARA DPR RITERHADAPLAPORAN HASIL PEMERIKSAAN INVESTIGATIF (TAHAP I) BPK-RI ATASPEMBANGUNAN PUSAT PENDIDIKAN DAN SEKOLAH OLAHRAGA NASIONALPADA KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAHRAGA DI JAKARTA DAN BOGORI. PENDAHULUAN
Berdasarkan Undang
 –
Undang Dasar 1945 Pasal 23E, Undang
 –
Undang Nomor 15 Tahun 2004, dan Undang-Undang Nomor 15 Tahun2006, Badan PemeriksaanKeuangan ( BPK) memiliki tugas dan wewenang untuk memeriksa pengelolaandantanggung jawab keuangan negara yang dilakukan oleh pemerintah pusat,pemerintah daerah, lembaga negara lainnya, Bank Indonesia, badan usaha miliknegara, badan layanan umum, badan usaha milik daerah, dan lembaga atau badanlain yang mengelola keuangan negara. Selanjutnya berdasarkan pasal 7 Undang-Undang Nomor 15 tahun 2006, BPK menyerahkan hasil pemeriksaan ataspengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara tersebut kepada DPR, DPD, danDPRD untuk ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan yang dimiliki.Berdasarkan kewenangan yang dimiliki BPK sebagaimana yang disebutkandalam Undang-Undang diatas, BPK telah melakukan pemeriksaan atasPembangunan Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga NasionalpadaKementerian Pemuda dan Olahraga di Jakarta dan Bogor.Berdasarkan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2009 tentang MD3 dankeputusan DPR RI Nomor1/DPR RI/I/2009-2010 tentang Tata Tertib, Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) mempunyai tugas melakukan penelaahanatas hasil pemeriksaan BPK yang telah disampaikan secara resmi kepada DPR,kemudian menyampaikan hasil telaahan tersebut kepada komisi-komisi terkait diDPR. Secara rinci Pasal 113 Ayat 1 Huruf (a) dan (b) Undang-Undang Nomor 27Tahun 2009, menyatakan bahwa : (a) BAKN bertugas melakukan penelaahanterhadap temuan hasil pemeriksaan BPK yang disampaikan kepada DPR; dan (b)BAKN bertugas menyampaikan hasil penelaahan sebagaimana dimaksud dalam huruf a kepada komisi. Atas dasar amanat Undang-Undang ini maka Badan Akuntabilitas KeuanganNegara (BAKN) melakukan telaahan atas hasil pemeriksaan BPK RI atasPembangunan Pusat Pendidikan Peatihan dan Sekolah Olahraga Nasional padaKementerian Pemuda dan Olahraga di Jakarta dan Bogor, dengan sistematikapembahasan terbagi atas 6 (enam) bagian: (1) Pendahuluan; (2) Tujuan dan RuangLingkup Pemeriksaan BPK; (3) Hasil Pemeriksaan BPK; (4) Telaahan/Analisis BAKN;(5) Simpulan dan rekomendasi BAKN; dan (6) Penutup.
 
2
II. TUJUAN DAN RUANG LINGKUP PEMERIKSAAN BPK1. Tujuan Pemeriksaan
Pemeriksaan investigatif ini bertujuan untuk mengungkap adanya indikasikerugian negara dan/atau unsur pidana dalam pembangunan Pusat PendidikanPelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang, sesuai pasal 13UU No. 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung JawabKeuangan Negara.
2. Ruang Lingkup Pemeriksaan
Pemeriksaan ini dilakukan terhadap seluruh kegiatan mencakup penyiapanlahan, proses perencanaan anggaran, perencanaan pekerjaan, dan pelaksanaanpekerjaan yang terkait proyek pembangunan (P3SON) Hambalang Jawa Baratyang dilaksanakan Kemenpora.Pemeriksaan ini tidak mencakup pemeriksaan atas perencanaan, pelaksanaan,dan pertanggungjawaban kegiatan pengadaan peralatan untuk P3SON yangdirencanakan bernilai Rp. 1,4 T sesuai surat Ses Kemenpora kepada MenteriKeuangan Nomor 1887.A/SESKEMENPORA/6/2010 tanggal 28 Juni 2010perihal persetujuan kontrak tahun jamak. Pemeriksaan ini juga tidak mencakupaliran dana yang melalui rekening-rekening PT. AK, PT. WK, DK-I AK, dan DBGWK yang tidak terkait langsung dengan penerimaan dan penggunaan uang mukaproyek dengan
cut off 
pemeriksaan sampai dengan 30 Oktober 2012.
III. TEMUAN HASIL PEMERIKSAAN BPK
BPK menemukan beberapa jenis peyimpangan dan pelanggaran terhadapketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku yaitu sebagai berikut:1. Penyimpangan dalam pemberian Izin Lokasi,
site plan 
, dan Izin MendirikanBangunan.2. Penyimpangan dalam penerbitan SK Hak Pakai dan Sertifikat Hak Pakai atastanah Hambalang.3. Penyimpangan dalam proses persetujuan kontrak tahun jamak.4. Penyimpangan dalam proses persetujuan RKA-KL tahun 2011.5. Penyimpangan dalam proses pelelangan perencanaan konstruksi, pelelanganpekerjaan konstruksi, dan pelelangan manajemen konstruksi.6. Penyimpangan dalam penetapan pemenang lelang konstruksi.7. Penyimpangan dalam proses pembayaran dan pencairan uang muka.8. Peyimpangan dalam hal pelaksanaan pekerjaan konstruksi.
IV. ANALISIS/TELAAHAN BAKN
Sesuai dengan sasaran pemeriksaan BPK, analisis BAKN dilakukan pada 9(sembilan) poin berikut:
 
3
1. PEMBERIAN IZIN LOKASI,
SITE PLAN 
, DAN IMB.
Setelah lokasi desa Hambalang dipilih, TCM selaku Dirjen Olahraga Depdiknasmengirim suratkepada Bupati Bogor dengan surat No. 0514 A/OR/2004tanggal 10Mei 2004 tentang rencana pembangunan Gedung Diklat Olahraga Pelajar Nasional. Isi surat tersebut meminta Bupati Bogor untuk membantu penyelesaianpenerbitan izin penetapan lokasi, penyelesaian proses berbagai perizinan termasukpertanahan dan dukungan infrastruktur serta dukungan fasilitas lainnya.Tim Pertimbangan Pemberian Izin Lokasi dan atau penetapan Lokasi di KabupatenBogor pada tanggal 15 Juli 2004 membuat Berita Acara Rapat PembahasanIzin/Penetapan Lokasi yang dimohon oleh Dirjen Olahraga Depdiknas, yangditandatangani oleh AS selaku Plh. Sekretaris Daerah Kab.Bogor. Kesimpulanrapat tersebut adalah bahwa permohonan lokasi Diklat Pengembangan AtletNasional Ditjen Olahraga Depdiknas dapat dipertimbangkan dengan syarat:(1) Koefisien Dasar Bangunan (KDB) sesuai Perda No.17/2000 diberikan 20%(2) Perolehan hak atas tanah dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.Rapat tersebut tidak mempertimbangkan kondisi lokasi yang dimohon yang beradadalam zona rawan bencana sesuai dengan hasil penelitian dan pemantauan yangdilakukan Badan Geologi Kementerian ESDM dalam hal ini Pusat Vulkanologi danMitigasi Bencana Geologi (PVMBG).Penelitian tersebut menyimpulkan bahwawilayah tersebut merupakan zona kerentanan gerakan tanah menengahtinggi.Artinya, pada zona itu sering terjadi gerakan tanah.Sejak 1996 secaraberkala, pihak PVMBG telah menerbitkan Peta Zona Kerentanan Gerakan Tanah.Peta tersebut terus diperbarui dan terakhir tahun 2009 peta menyebutkan bahwawilayah Hambalang Bogor termasuk dalam zona kerentanan gerakan tanahmenengah tinggi, artinya pada daerah ini gerakan tanah sering terjadi terutamadipicu oleh curah hujan yang tinggi, sedangkan gerakan tanah lama dapat aktif kembali.Kondisi yang rentan gerakan tanah tersebut telah terbukti dengan terjadinyabencana gerakan tanah di antaranya yang terjadi pada 30 Januari 2002 yaitu dikampung Tajur Tapos desa Hambalang Kabupaten Bogor.Keputusan Bupati Bogor No.591/244/Kpts/Huk/2004 tanggal 19 Juli 2004 tentangpenetapan lokasi pembangunan Gedung Pendidikan dan Pelatihan OlahragaPelajar Nasional terletak di Desa Hambalang Kec. Citeureup Kab. Bogor seluas +30 HA, menyebutkan pihak Ditjen Olahraga Depdiknas diwajibkan untuk membuatDokumen Amdal serta
site plan 
sebelum pembangunan dilaksanakan,dikoordinasikan dengan Dinas Tata Ruang dan Lingkungan Hidup KabupatenBogor. Keputusan ini berlaku selama 12 bulan sejak di tetapkan dan dapatdiperpanjang satu kali atas permohonan yang bersangkutan dengan mengajukanpermohonan kembali paling lama 10 hari sebelum masa berlakunya berakhir.
 
Pada tanggal 15 Februari 2007 Deputi Pemberdayaan Olahraga menerbitkan Suratno. B.0016/Deputi IV Menpora/II/2007 kepada Bupati Bogor mengenai perubahanKeputusan Bupati Bogor No:591/244/KPTS/Huk/2004, yang semula bernama PusatPendidikan dan Pelatihan Olahraga Pelajar Nasional, dengan pemrakarsaDepdiknas dengan luas 300.000 m2 menjadi bernama Pusat Pembinaan danPengembangan Prestasi Olahraga Nasional di Sentul, dengan pemrakarsaKemenpora dengan luas 312.448m2.

Activity (7)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
Muhammad Yunus liked this
skd_1020 liked this
Fitri Sulastri liked this
skd_1020 liked this
skd_1020 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->