koknsekuensi yaitu bahwa pendapatan dan laba harus dipandang sebagi kenaikankekayaan perusahaan, sedangkan biaya dan rugi sebagai pengurang kekayaan perusahaan. Oleh karena itu, Standar Akuntansi harus menyelesaikan pengertian pendapatan dan biaya dengan memendangnya sebagai perubahan kekayaan, bukasebagai kenaikan atau penurunan kekayaan pemilik atau pemegang saham.Ikatan akuntan Indonesia dalam Pernyataan Standar Akuntansi KeuanganPSAK) No. 23 mendefinisikan pendapata sebagai berikut:“Pendapatan adalah arus masuk bruto dari manfaat ekonomi yang timbuldari aktivitas normal perusahaan selama suatu periode bila arus masuk itimengakibatkan kenaikan ekuitas yang tidak berasal dari kontribusi penanam modal.”
Disamping definisi yang dinyatakan oleh Ikatan Akuntansi Indonesia.Untuk menyatakan gambran yang lebih lengkap mengenai pengertian pendapatan, penulis akan mengutip pendapat-pendapat yang diambil dari berbagai macam bacaan.Menurut Zaki Baridwan dalam Buku Intermediate Accountingmerumuskan pengertian pendapatan adalah:
2
Ikatan Akuntan Indonesia, (2002),
Standar Akuntansi Keuangan
, Penerbit Salemba 4, Jakarta, hal. 23.
3