Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
354Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Definisi Pendapatan

Definisi Pendapatan

Ratings:

4.75

(8)
|Views: 36,884 |Likes:
Published by raihanctym
Definisi Pendapatan
Definisi Pendapatan

More info:

Published by: raihanctym on Jan 25, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF or read online from Scribd
See more
See less

06/16/2013

pdf

 
BAB IIKERANGKA TEORITISA. Tinjauan Pustaka
1. Pengertian Pendapatan
Pendapatan adalah sesuatu yang sangat penting dalam setiap perusahaan.Tanpa ada pendapatan mustahil akan didapat penghasilan atau
earnings.
Pendapatan adalah penghasilan yang timbul dari aktivitas perusahaan yangbiasa dikenal atau disebut penjualan, penghasilan jasa
(fees)
, bunga, dividen,royalti dan sewa.Dalam literatur akuntansi terdapat beberapa pengertian atau definisipendapatan, antara lain adalah:a. Menurut Niswonger (1992:22) 
Pendapatan adalah
 
 jumlah yang ditagih kepada pelanggan atas barangataupun jasa yang diberikan kepada mereka.
Pada buku yang sama, Niswonger (1992:56) juga menjelaskan pendapatansebagai berikut:
Pendapatan atau
revenue
merupakan kenaikan kotor atau
gross
dalammodal pemilik yang dihasilkan dari penjualan barang dagangan,pelaksanaan jasa kepada pelanggan atau klien, penyewa harta,peminjam uang, dan semua kegiatan usaha serta profesi yangbertujuan untuk memperoleh penghasilan.
b. Menurut PSAK nomor 23 paragraf 6 adalah sebagai berikut:
Pendapatan adalah arus masuk bruto dari manfaat ekonomi yangtimbul dari aktivitas normal perusahaan selama suatu periode bila arusmasuk itu mengakibatkan kenaikan ekuitas yang tidak berasal darikontribusi penanaman modal.
8
 
c. Menurut
 Accounting Terminology Bulletin
No. 2 yang dikutip dalam bukuHarahap (1999:39):
Pendapatan berasal dari penjualan barang dan pemberian jasa dandiukur dengan jumlah yang dibebankan kepada langganan, klaim atasbarang dan jasa yang disiapkan untuk mereka. Juga termasuk laba daripenjualan atau pertukaran
asset 
(kecuali dari surat berharga), hakdividen dari investasi dan kenaikan lainnya pada
equity 
pemilik kecualiyang berasal dari modal donasi dan penyesuaian modal.
Dari pendapat ini dapat disimpulkan bahwa secara luas pendapatandianggap termasuk seluruh hasil dari perusahaan dan kegiatan investasi.Dalam hal ini termasuk juga perubahan
net asset 
yang timbul dari kegiatanproduksi dan dari laba rugi yang berasal dari penjualan aktiva dan investasi,kecuali kontribusi modal dan penyesuaian modal.d. Menurut
Financial Accounting Standard Board 
yang dikutip oleh Harahap(1999:58)
Definisi pendapatan adalah arus masuk atau peningkatan nilai aset darisuatu
entity 
atau penyelesaian kewajiban dari
entity 
atau gabungandari keduanya selama periode tertentu yang berasal dari penyerahan/produksi barang, pemberian jasa atas pelaksana kegiatan lainnya yangmerupakan kegiatan utama perusahaan yang sedang berjalan.
Dari beberapa definisi yang terdapat diatas, dapat disimpulkan bahwapendapatan adalah kenaikan
gross
/kotor dari keuntungan ekonomi selamasuatu periode dari aktivitas utama perusahaan yang menyebabkan kenaikanekuitas tetapi bukan disebabkan dari kontribusi penanaman modal.
2. Pengakuan Pendapatan Secara Umum
Pendapatan merupakan salah satu komponen penting laporan keuangan.Namun permasalahan utama dalam akuntansi untuk pendapatan adalahmenentukan saat pengakuan pendapatan. Dalam
Statement of Financia
 
 Accounting Concept 
No. 5 disebutkan bahwa pengakuan pendapatan umumnyaterjadi ketika:a. Pendapatan Telah DirealisasikanPendapatan dapat direalisasikan bila aktiva yang didapat atau diterima darisuatu pertukaran dapat dipertukarkan secara cepat dengan sejumlah uangkas atau klaim terhadap kas.b. Pendapatan Telah DihasilkanPendapatan telah dihasilkan karena sebagian besar proses untukmenghasilkan laba telah diselesaikan.Menurut Hendrikson (1993:169), walaupun prinsip atau aturan pendapatandan laba yang secara umum telah diakui melalui tahapan siklus operasi (yaituselama penerimaan pesanan, produksi, penjualan dan penagihan), namunsiklus operasi ini menimbulkan kesulitan dalam mengalokasikannya kependapatan dan laba. Para akuntan akhirnya menggunakan “prinsip realisasi”untuk memilih suatu peristiwa yang kritis dalam siklus penentuan waktupendapatan dan pengakuan laba.
General Accepted Accounting Principles
(GAAP) menyimpulkan bahwapendapatan baru dapat diakui dalam laporan keuangan bila memenuhi kriteriasebagai berikut:1. Nilai ekonomis harus sudah ditambahkan kepada produknya.2. Jumlah/nilai pendapatan harus dapat diakui.3. Pengukuran harus dapat diuji dan relatif bebas dari bias.4
. Expense/ 
beban yang terkait harus dapat ditaksir dengan cukup akurat.Sementara pengakuan pendapatan menurut Sprounse dan Monits yangditerjemahkan oleh Tuanakotta (1984:157) adalah:

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->