Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
koperasi

koperasi

Ratings: (0)|Views: 51|Likes:
koperasi
koperasi

More info:

Categories:Topics, Art & Design
Published by: Leonhard Sandy Saputra on Nov 15, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/15/2013

pdf

text

original

 
 endapat mengenai definisi koperasi dikemukakan oleh para pendukung pendekatanesensialis, institusional, maupun nominalis (Hanel, 1985,27).1.
Pendekatan esensialis
, memandang koperasi atas dasar suatu daftar prinsip yang membedakankoperasi dengan organisasi lainnya. Prinsip-prinsip ini di satu pihak memuat sejumlah nilai, norma,serta tujuan nyata yang tidak harus sama ditemukan pada semua koperasi.2.
Pendekatan institusional
, dalam mendefinisikan koperasi berangkat dari kriteria formal (legal).
Menurut pendekatan ini: “Semua organisasi disebut koperasi jika secara hukum dinyatakan sebagai
koperasi, jika dapat diawasi secara teratur dan jika dapat mengikuti prinsip-
 prinsip koperasi”.
(Munkner, 1985,18).
Pendekatan nominalis
, dengan pelopornya para ahli ekonomi koperasi dari Universitas Philipps-Marburg, merumuskan pengertian koperasi atas dasar sifat khusus dari struktur dasar tipe sosial-ekonominya.3.
Pendekatan nominalis
, koperasi dipandang sebagai organisasi yang memiliki empat unsur utama(Hanel, 1985,29), yaitu:1. Individual are united in a group by-at least one common interest or goal (COOPERATIVEGROUP);2. The individual members of the cooperative group intend to pursue through joint actions and mutualsupport, among other, the goal of improving their economic and social situation (SELF-HELP OFTHE COOPERATIVE GROUP);3. The use as an instrument for that purpose a jointly owned and maintained enterprise(COOPERATIVE ENTERPRISE);4. The cooperative enterprise is charged with the perfomance of the (formal) goal or task to promotethe members of the cooperative group through offering them directly such goods and services, whichthe members need for their individual economics
 – 
i.e. their houshold (CHARGE OR PRINCIPLE OFMEMBER PROMOTION).
P
 
 PRINSIP-PRINSIP KOPERASI INDONESIA :
a. Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka; berarti bahwa untuk menjadi anggota atau keluar dariKoperasi tidak boleh dipaksakan siapapun. Sedangkan sifat terbuka memiliki arti bahwa dalamkeanggotaan tidak ada pembatasan atau diskriminasi dalam bentuk apapun.b. Pengelolaan dilakukan secara demokratis; menunjukkan bahwa pengelolaan Koperasi dilakukanatas kehendak dan keputusan para anggota. Anggota menjadi pemegang dan pelaksana tertinggi dalamKoperasi.c. Pembagian sisa hasil usaha dilakukan secara adil sebanding dengan besarnya jasa usaha masing-masing anggota; maksudnya pembagian sisa hasil usaha kepada anggota dilakukan tidak semata-mataberdasarkan modal yang dimiliki seseorang dalam Koperasi tetapi juga berdasarkan perimbangan jasausaha atau partisipasi anggota terhadap Koperasi.d. Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal; Modal dalam Koperasi pada dasarnyadipergunakan untuk kemanfaatan anggota dan bukan untuk sekedar mencari keuntungan. Oleh karenaitu balas jasa terhadap modal yang diberikan kepada para anggota juga terbatas, dan tidak didasarkansemata-mata atas besarnya modal yang diberikan. Yang dimaksud dengan terbatas adalah wajar dalamarti tidak melebihi suku bunga yang berlaku dipasar.e. Kemandirian, maksudnya koperasi dan anggota harus mampu berdiri sendiri, tanpa tergantung padapihak lain. Mandiri berarti pula kebebasan yang bertanggung jawab, otonomi, swadaya, beranimempertanggungjawabkan perbuatan sendiri, dan kehendak untuk mengelola diri sendiri.
 
 
Perangkat organisasi koperasi :
Rapat anggota :
 
Keputusan rapat anggota diambil berdasarkan musyawarah untuk mencapaimufakat. Apabila tidak diperoleh keputusan dengan cara musyawarah, maka pengambilankeputusan dilakukan berdasarkan suara terbanyak PengurusPengawas
Menurut Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 Pasal 3 tujuan koperasi Indonesia adalah
“koperasi bertujuan memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada
umumnya serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkanmasyarakat yang maju, adil dan makmur berlandaskan Pancasila dan Undang-
Undang Dasar 1945”.
 
Identitas ganda :
1. Dalam kedudukannya sebagai pemilik, para anggota :- Memberikan kontribusinya terhadap pembentukan dan pertumbuhan perusahaanKoperasinya dan bentuk kontribusi keuangan (penyertaan modal atau saham,pembentukan cadangan, simpanan) dan melalui usaha-usaha pribadinya, demikian pula- Dengan mengambil bagian dalam penetapan tujuan, pembuatan keputusan dan dalam prosespengawasan terhadap tata kehidupan Koperasinya, dan2. Dalam kedudukannya sebagai pelanggan/pemakai, para anggota memenfaatkan berbagaipotensi yang disediakan oleh perusahaan Koperasi dalam menunjang kepentingan-kepentingannya.Berdasarkan hal tersebut, maka Koperasi harus mampu melakukan kegiatan-kegiatan usahayang dapat memotivasi anggota untuk meningkatkan partisipasinya, baik kedudukannyasebagai pelanggan maupun sebagai pemilik.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->