Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Amdal makalah 2

Amdal makalah 2

Ratings: (0)|Views: 224|Likes:
Published by Ayyi Pungkasari

More info:

Published by: Ayyi Pungkasari on Nov 15, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

11/15/2012

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUANA.
 
Latar belakangPertumbuhan jumlah penduduk memperlihatkan kecenderungan yang meningkat daritahun ke tahun. Sejalan dengan pertumbuhan penduduk, terjadi pula peningkatan kebutuhanlahan untuk memenuhi berbagai aktivitas pembangunan. Pada pihak lain, ketersediaansumberdaya lahan, dari dulu sampai sekarang tidak mengalami perubahan, luasnya tetap dansangat terbatas. Kedua kondisi yang saling bertentangan ini akan cenderung meningkatkantekanan penduduk sehingga
menyebabkan penurunan kondisi sumber daya alam, terutamasumberdaya tanah, dan air termasuk kondisi DAS. Hal ini dikarenakan timbulnya kerusakanvegetasi penutup tanah yang merupakan faktor terpenting dalam memelihara ketahanan tanahterhadap erosi, dan kemampuan tanah dalam meresap air.Akibat adanya kerusakan vegetasi, baik kerusakan hutan maupun vegetasi penutuplainnya, maka luas hutan dan vegetasi menjadi semakin berkurang, sehingga fungsi subsistemperlindungan dalam sistem DAS secara keseluruhan menjadi berkurang. Akibatnya daya dukunglahan terhadap pertumbuhan diatasnya menurun. Hal inilah penyebab utama terjadinya erosiyang akan mengurangi kualitas lahan, baik kesuburan tanah karena terkikisnya lapisan tanahbagian atas
(top soil)
yang banyak mengandung zat hara yang sangat dibutuhkan oleh tanaman,maupun kestabilan tanahnya, sehingga rawan terhadap bahaya longsor. Selain itu erosi jugadapat mengakibatkan terjadinya pendangkalan sungai, waduk, saluran-saluran irigasi, danmuara-muara sungai dibagian hilir karena terjadinya pengendapan material yang sering disebutsedimentasi. Terjadinya sedimentasi ini berakibat berkurangnya umur efekif dari waduk.
Keadaan ini jika terus berlangsung maka pada suatu saat, tekanan penggunaan lahanakan melebihi daya dukung lahan, sehingga terjadilah degradasi lahan. Terdegradasinyalahan akan mengakibatkan meluasnya kerusakan lahan terutama kerusakan lahan hutan.Pengurangan luas hutan yang masih berlangsung sampai saat ini disebabkan antara lain olehpenebangan liar, pembukaan hutan, dan lain sebagainya akan mengakibatkan terganggunyahutan. Kerusakan ini akan berakibat semakin meluasnya lahan kritis.
 
A.
 
Tujuan1.
 
Mengetahui apa yang dimaksud dengan infiltrasi2.
 
Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi laju infiltrasi3.
 
Mengetahui dampak erosi terhadap proses infiltrasi4.
 
Mengetahui upaya yang dilakukan untuk menanggulangi dampak dari terganggunya prosesinfiltrasiB.
 
Rumusan Masalah1.
 
Apa yang dimaksud dengan infiltrasi?2.
 
Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi infiltrasi tersebut?3.
 
Bagaimana dampak erosi terhadap proses infiltrasi?4.
 
Bagaimana upaya yang dilakukan untuk menanggulangi dampak dari terganggunya prosesinfiltrasi?
 
BAB IIISIInfiltrasi adalah proses masuknya air ke dalam tanah. Air yang telah ada di dalamtanah kemudian akan bergerak ke bawah oleh gravitasi dan disebut dengan perkolasi. Lajuinfiltrasi air ke dalam tanah, dalam hubungannya dengan pengisian kembali tanah oleh airhujan atau oleh air irigasi, sangat penting. Apabila daya infiltrasi tanah besar, berarti airmudah meresap kedalam tanah, sehingga aliran permukaan kecil. Akibatnya erosi yangterjadi juga kecil. Daya infiltrasi tanah dipengaruhi oleh pororitas dan kemantapan strukturtanah. Karena bentuk struktur tanah yang membulat (granuler, remah, gumpal membulat),menghasilkan tanah dengan pororitas tinggi sehingga air mudah meresap kedalam tanah, danaliran permukaan menjadi kecil, sehingga erosi juga kecil. Demikian pula tanah-tanah yangmempunyai struktur tanah yang mantap (kuat), yang berarti tidak mudah hancur olehpukulan-pukulan air hujan, akan tahan terhadap erosi. Sebaliknya struktur tanah yang tidak mantap, sangat mudah hancur oleh pukulan air hujan, menjadi butiran-butiran halussehingga menutup pori-pori tanah. Akibatnya air infiltrasi terhambat dan aliran permukaanmeningkat yang berarti erosi juga akan meningkat.
Laju Infiltrasi dan Kapasitas Infiltrasi
Laju infiltrasi
(infiltration rate)
dan kapasitas infiltrasi
(infiltration capacity)
adalahbesaran kuantitas infiltrasi, dimana kapasitas infiltrasi adalah laju infiltrasi maksimum unruk suatu jenis tanali tertentu sementara laju infiltrasi
 
adalah laju infiltrasi yang nyata pada tanahtersebut. Laju infiltrasi umumnya dinyatakan dalam satuan yang sama dengan satuanintensitas curah hujan, yaitu millimeter per jam (mm/jam). Air infiltrasi yang tidak kembalilagi ke atmosfer melalui proses evapotranspirasi akan menjadi air tanah untuk seterusnyamengalir ke sungai disekitar.Mekanisme infiltrasi melibatkan 3 proses yang tidak saling mempengaruhi :a. proses masuknya air hujan melalui pori-pori permukaan tanahb. tertampungnya air hujan tersebut didalam tanahc. proses mengalirnya air tersebut ketempat lain (bawah, samping, atas)

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->