Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Tugas Efek Samping Obat

Tugas Efek Samping Obat

Ratings: (0)|Views: 262 |Likes:
Kemoterapika
Kemoterapika

More info:

Published by: Nagisha Akio Shanagi on Nov 15, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/21/2014

pdf

text

original

 
BAB IIKEMOTERAPETIKA
PENGERTIANKemoterapi adalah obat atau zat yang berasal dari bahan kimiayang dapat memberantas dan menyembuhan penyakit atau infeksiyang disebabkan oleh bakteri, virus, amoeba, fungi, protozoa,cacing dan sebagainya tanpa merusak jaringan tubuh manusia.Berdasarkan khasiatnya terhadap hama / bakteri, kemoterapidibedakan atas :
Bakterisida yaitu obat yang pada dosis lazim berkhasiat untuk mematikan hama, contoh : fenol, iodium, sublimat.
Bakteriostatika yaitu obat yang pada dosis lazim berkhasiatmenghentikan pertumbuhan dan pembiakan bakteri, sedang pemusnahan selanjutnya dilakukan oleh tubuh sendiri secarafagositosis (kuman dilarutkan oleh leukosit atau sel-sel dayatangkis tubuh lainnya),contohnya antibiotika spektrum sempit.Yang termasuk kelompok kemoterapi adalah :A. AntibiotikaB. SulfonamidaC. Anti Parasitik.1. Anti malaria2. Anti amuba3. Anti cacing4. Anti jamur D.Anti virusE. Anti neoplastika (sitostatika)F. Lain-lain1. Anti TBC2. Anti LepraA. ANTIBIOTIKA
Pengertian antibotika
18
 
Antibiotika berasal dari bahasa latin yang terdiri darianti =
lawan
, bios =
hidup
. Adalah zat-zat yang dihasilkan olehmikroba terutama fungi dan bakteri tanah, yang dapat menghambat pertumbuhan atau membasmi mikroba jenis lain, sedangtoksisitasnya terhadap manusia relatif kecil.Antibiotik pertama kali ditemukan oleh sarjana Inggris dr.Alexander Fleming (Penisilin) pada tahun 1928. Tetapi penemuan ini baru dikembangkan dan digunakan dalam terapi di tahun 1941 olehdr. Florey.Kemudian banyak zat dengan khasiat antibiotik diisolir oleh penyelidik-penyelidik lain diseluruh dunia, namun toksisitasnyahanya beberapa saja yang dapat digunakan sebagai obat.Antibiotik juga dapat dibuat secara sintetis, atau semi sintetis.Aktivitas antibiotik umumnya dinyatakan dalam satuan berat(mg) kecuali yang belum sempurna permurniannya dan terdiri daricampuran beberapa macam zat, atau karena belum diketahuistruktur kimianya, aktivitasnya dinyatakan dalam satuaninternasional = Internasional Unit (IU). Dibidang peternakanantibiotik sering dimanfaatkan sebagai zat gizi tambahan untuk mempercepat pertumbuhan ayam negeri potong.
Mekanisme kerja
Mekanisme kerja antibiotika antara lain :
1.
Menghambat sintesa
 
dinding sel, akibatnya pembentukan dindingsel tidak sempurna dan tidak dapat menahan tekanan osmosa dari plasma, akhirnya sel akan pecah (penisilin dan sefalosporin).
2.
Menghambat sintesa membran sel, molekul lipoprotein darimembran sel dikacaukan pembentukannya, hingga bersifat lebih permeable akibatnya zat-zat penting dari isi sel dapat kelua(kelompok polipeptida)
3.
Menghambat sintesa protein sel, akibatnya sel tidak sempurnaterbentuk (kloramfenicol, tetrasiklin)
4.
Menghambat pembentukan asam-asam inti (DNA dan RNA)akibatnya sel tidak dapat berkembang (rifampisin)
Efek samping
19
 
Penggunaan antibiotika tanpa resep dokter atau dengan dosisyang tidak tepat dapat menggagalkan pengobatan dan menimbulkan bahaya-bahaya lain seperti:
1. Sensitasi / hipersensitif 
Banyak obat setelah digunakan secara lokal dapat mengakibatkankepekaan yang berlebihan, kalau obat yang sama kemudiandiberikan secara oral atau suntikan maka ada kemungkinanterjadi reaksi hipersentitiv atau allergi seperti gatal-gatal kulitkemerah-merahan, bentol-bentol atau lebih hebat lagi dapatterjadi syok, contohnya Penisilin dan Kloramfenikol. Gunamencegah bahaya ini maka sebaiknya salep-salep menggunakanantibiotika yang tidak akan diberikan secara sistemis (oral dansuntikan).
2.Resistensi
Jika obat digunakan dengan dosis yang terlalu rendah, atauwaktu terapi kurang lama, maka hal ini dapat menyebabkanterjadinya resistensi artinya bakteri tidak peka lagi terhadap obatyang bersangkutan. Untuk mencegah resistensi, dianjurkanmenggunakan kemoterapi dengan dosis yang tepat atau denganmenggunakan kombinasi obat.
3.Super infeksi
Yaitu infeksi sekunder yang timbul selama pengobatan dimanasifat dan penyebab infeksi berbeda dengan penyebab infeksi yang pertama. Supra infeksi terutama terjadi pada penggunaanantibiotika broad spektrum yang dapat mengganggukeseimbangan antara bakteri di dalam usus saluran pernafasandan urogenital.Spesies mikroorganisme yang lebih kuat atau resisten akankehilangan saingan, dan berkuasa menimbulkan infeksi barumisalnya timbul jamur 
 Minella albicans
dan
Candida albicans
.Selain antibiotik obat yang menekan sistem tangkis tubuh yaitukortikosteroid dan imunosupressiva lainnya dapat menimbulkansupra infeksi. Khususnya,anak-anak dan orangtua sangat mudahdijangkiti supra infeksi ini.
Penggolongan antibiotik berdasar aktivitasnya
20

Activity (3)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
pevyp liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->