Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
KIMIA RAdioaktif

KIMIA RAdioaktif

Ratings: (0)|Views: 53 |Likes:
Published by Ines Maulyna Tora

More info:

Published by: Ines Maulyna Tora on Nov 15, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/09/2013

pdf

text

original

 
1.
7.A. PENEMUAN ZAT RADIOAKTIF
Reaksi kimia berasal dari unsur-unsur yang bergabung membentuk suatu senyawa. Dalam peristiwa ini elektron dan inti atom mempunyai peranan yang sangat penting. Di alam ini padaumumnya inti atom stabil tetapi ada pula yang kurang stabil seperti Polonium, Radium,Aktinium, Protaktinium, Uranium dan unsur-unsur lain dengan massa tertentu. Inti atom yangkurang stabil berupaya untuk menjadi stabil dengan cara berubah menjadi inti atom lain disertaidengan pemancaran sinar-sinar alfa, beta dan gamma. Unsur-unsur ini disebut
unsur radioaktif.
Pada tahun 1895 Wilhelm Konrad Rontgen (1845-1923) dari Jerman menemukan bahwa apabilaarus elektron (sinar katoda) menumbuk anoda akan timbul suatu cahaya (radiasi) yang dapatmenyebabkan Fluoresensi (pendar cahaya). Radiasi tersebut dinamakan
sinar X
. Dinamakandemikian karena belum diketahui sifat-sifatnya.Kemudian pada tahun 1896 Antonie Henry Becquerel (1852-1908) seorang ahli kimia dariPerancis. Yang mengetahui bahwa batuan koleksi ayahnya dapat memancarkan sinar, meskipunia belum memahami sinar tersebut, dalam hatinya timbul pertanyaan sinar apakah ini ? untuk membuktikan sinar tersebut, Becquerel pada tahun 1896 menjemur batuan Kalium Uranil Sulfat(K 
2
UO
2
(SO
4
)
2
diatas lempeng fotografi yang diselimuti dengan keras hitam.Becquerel mengharapkan bahwa sinar ultraviolet dari matahari membangkitkan Fluoresensi yangmungkin terkandung dalam batuan tersebut, sehingga sinar X menembus kertas danmenimbulkan bayangan hitam pada lempeng fotografi. Akan tetapi karena cuaca mendung halitu tidak didapatkan, namun apa yang terjadi Becquerel justru menemukan sesuatu yaitu batuantersebut tetap memancarkan sinar tetapi tidak mengalami Fluoresensi dan menghitamkanlempeng fotografi walaupun tanpa ada sinar matahari.Pada tahun 1898 sepasang ahli kimia Marie Sklodovska Curre (1867-1934) dan suaminya PierreCurie (1859-1906), mengamati bahwa radiasi dari Uranium dapat menyebabkan terbentuknyaunsur baru.Istilah keradioaktifan (radioactivity) diusulkan Marie Curie untuk menggambarkan gejala yang paling mudah diamati yang menyertai perubahan inti atom tertentu yang dikenal dengan emisiradiasi pengion. Sinar yang dipancarkan disebut sinar radioaktif dan unsur yang memancarkandisebut unsur radioaktif. Pierre dan Marie Curie berhasil mengisolasi dua unsur baru yangterbentuk dari peluruhan unsur Uranium, kedua unsur tersebut diberi nama Polonium danRadium
 B.
SIFAT-SIFAT ZAT RADIOAKTIF
1. PENGERTIAN UNSUR RADIOAKTIF
Unsur radioaktif adalah unsur yang secara spontan memancarkan radiasi. Unsur-unsur ini biasanya mempunyai nomor atom diatas 83, misal Uranium (nomor atom 92). Unsur-unsur 
 
radioaktif mempunyai perbandingan jumlah neutron dan proton yang tidak stabil, maka untuk menstabilkan diri, maka unsur tersebut memancarkan radiasi. Sinar radiasi mempunyai sifat :1. Dapat menghitamkan pelat fotografi2. Dapat menyebabkan permukaan yang dilapisi seng sulfide (ZnS) berpendar 
2. JENIS-JENIS SINAR RADIOAKTIF
Ernest Rutherford dapat membuktikan terdapatnya dua jenis radiasi. Jenis pertama Rutherfordmenamakan sinar alpha, jenis kedua mempunyai daya ionisasi rendah tetapi daya rembusnya besar oleh Rutherford dinamakan sinar beta (β). Sedangkan sinar gamma ditemukan oleh Villard.Gambar 1 :Pengurai sinar radioaktif dalam medan magnetPada penelitian yang dilakukan oleh Rutherford dan Villard ternyata unsur-unsur radioaktif dapatmemancarkan 3 jenis sinar radioaktif yaitu :
a. Sinar Alpha
Sinar alpha terdiri dari inti Helium yang mengandung 2 proton dan 2 neutron.
Ditemukan oleh Ernest Rutherford (1871-1937) pada tahun 1903
Bermuatan positif, sehingga dapat membelok ke arah kutub negatif dalam medan listrik 
Daya pengion tinggi, tetapi daya tembus terhadap suatu materi rendah
 
Daya tembus kecil. Sinar a hanya mempunyai daya jangkau 2,8-8,5 cm dalam udara dandapat ditahan oleh selembar kertas biasa.
LAMBANG
b. Sinar Beta
Sinar beta terdiri dari elektron-elektron yang bergerak cepat
Ditemukan oleh Ernest Rutherford (1871-1937) pada tahun 1903
Bermuatan negatif, karena itu dalam medan listrik membelok ke kutub yang positif 
Kecepatan mendekati kecepatan cahaya
Daya tembus lebih besar dari pada sinar alpha. Sinar beta dapat menembus lempengTimbal atau lempeng Aluminium yang cukup tebal.
Dapat mengionkan benda-benda yang dilalui
LAMBANGc. Sinar Gamma
Sinar gamma merupakan gelombang elektromagnetik. Satu jenis dengan sinar X tetapimempunyai panjang gelombang sangat pendek, berkisar antara 1-10
-3
A.
Ditemukan oleh Paul Ulrich Villard
Tidak bermuatan listrik, karena itu tidak dapat dibelokkan oleh medan magnet/listrik 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->