Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
EMPIRISME

EMPIRISME

Ratings: (0)|Views: 40 |Likes:
Published by ErLy Novi ANa

More info:

Published by: ErLy Novi ANa on Nov 15, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/24/2013

pdf

text

original

 
A.
 
Teori Empirisme
Para ahli yang mengikuti pendirian
 Empirisme
 
mempunyai pendapat yang berbeda denganaliran
 Nativisme
. Pengikut aliran
nativisme
berpendapat bahwa perkembangan itu semata-matatergantung pada faktor dasar, sedangkan
empirisme
mengatakan bahwa dalam perkembangananak menjadi manusia dewasa ditentukan oleh lingkungan dan pendidikan. Kaum empiristerkenal dengan nama optimisme paedagogis. Tokoh utama aliran ini adalah
John loke
.Doktrin aliran
empirisme
yang sangat masyhur adalah
tabula rasa”
yang berarti
batu tulisatau lembaran yang kosong
. Doktrin ini menekankan arti penting pengalaman, lingkungan danpendidikan, faktor orang tua dan keluarga terutama sifat dan keadaan mereka sangat menentukanarah perkembangan masa depan anak. Sifat orang tua merupakan gaya khas dalam bersikap danmemperlakukan anak.Dalam lingkungan sekitar terdapat banyak faktor yang mempengaruhi perkembangan dantingkah laku, akan tetapi lingkungan yang aktual hanyalah faktor-faktor dalam dunia sekelilingyang benar-benar mempengaruhi. Lingkungan dapat dibagi menjadi tiga bagian:1.
 
Lingkungan alam atau luar.2.
 
Lingkungan dalam .3.
 
Lingkungan sosial.Dari ketiga lingkungan tersebut, lingkungan sosial yang berpengaruh paling dominanterhadap pertumbuhan rohani dan pribadi anak.[3]Adapun jenis-jenis empirisme antara lain :1.
 
Empirio-kritismeSebuah aliran filsafat yang bersifat
subyektif-idealistik 
yang ingin memberikan pengertianpengalaman dari konsep substansi, keniscayaan, kausalitas dan sebagainya sebagai pengertian
apriori
. Aliran ini mengajukan konsep dunia sebagai kumpulan jumlah elemen-elemen netralatau sensasi-sensasi. Dengan mengajukan ajaran tentang koordinasi dasar, empirio-kritismeberubah menjadi idealisme subjektif.2.
 
Empirisme logisEmpirisme logis berpegang pada pandangan-pandangan berikut:a.
 
Analisis logis modern dapat diterapkan pada pemecahan problem filosofis dan ilmiah.b.
 
Ada batas-batas bagi empirisme, prinsip sistem logika formal dan kesimpulan induktif tidak dapat dibuktikan dengan mengacu pada pengalaman.
 
c.
 
Semua proporsi yang benar dapat dijabarkan pada proporsi mengenai dua inderawi,d.
 
Pertanyaan mengenai hakikat kenyataan yang terdalam pada dasarnya tidak mengandung makna.3.
 
Empiris radikalAliran ini berpendapat bahwa semua pengetahuan dapat dilacak sampai pada pengetahuaninderawi. Namun di antara mereka ada yang mengatakan kita dapat mengetahui suatu corak pengetahuan yang tidak dapat dijabarkan pada penerapan.[4]
[1]
Ngalim Purwanto,
 Ilmu Pendidikan Teoritis Dan Praktis
(Bandung: Remaja Rosda Karya,1995), 59.
[2]
Sumadi Suryabrata,
Psikologi Pendidikan
(Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2001), 178.
[3]
Mukhlison Effendi, Dan Siti Rodliyah
 , Ilmu Pendidikan
(Ponorogo: PPS Press, 2004), 38.
[4]
Ahmad Faruk,
Traktat Filsafat Umum; Penelusuran Tematis
(Ponorogo: STAIN Press,2006), 34-35.
 
EMPIRISME
 Empirisme adalah salah satu aliran dalam filosof yang menekankan perananpengalaman dalam memperoleh pengetahuan serta pengetahuan itu sendiri, dan mengecilkanperanan akal. Istilah Empirisme diambil dari bahasa Yunani yaitu emperia yang berarti coba-coba atau pengalaman. Sebagai tokohnya adalah Francis Bacou , Thomas Hobbes, JohnLocker, dan David Hume. Karana adanya kemajuan ilmu pengetahuan dapat dirasakanmanfaatnya, pandangan orang terhadap filsafat mulai merosot. Hal itu terjadi karena filsafatdianggap tidak berguan lagi bagi kehidupan. Pada sisi lain ilmu pengetahuan yangbermanfaat, pasti, dan benar hanya diperoleh lewat indra ( empiri) dan empirilah satu-satunya sumber pengetahuan. Pemikiran tersebut lahir denagn nama Empirisme.1.
 
Francis Bacon ( 1210- 1292 M )Dari mudanya Bacon sudah mempunyai minat terhadap filsafat. Akan tetapiwaktu dewasa ia menjabat pangkat- pangkat tinggi dikerjakan inggris kemudian diangkatdalam golongan bangsawan. Setelah berhenti dari jabatannya yang tinggi. Barulah iamulai menuliskan filsafatnya.Menurut Franccis Bacon bahwa pengetahuan ynag sebenarnya adalahpengetahuan yang diterima orang melaui persatuan inderawi dengan dunia fakta.Pengalaman merupakan sumber pengetahuan yang sejati. Denagn demikian bagi Baconcara memcapai pengetahuan itupun segera nampak dengan jelasnya. Haruslahpengetahuan itu dicapai dengan mempengaruhi induksi. Haruslah kita sekarangmemperhatikan yang konkrit, mengumpulkan, mengadakan kelompok- kelompok, itulahtugas ilmu pengetahuan.2.
 
Thomas Hobbes (1588- 1679 M )Thomas hobbes adala seorang ahli piker yang lahir di Malmesbury, ia adalah anak dari seorang pendeta. Menurutnya bahwa pengalaman interawi sebagai permulaan segalapengetahuan. Hanya sesuatu yang dapat disentuh dengan inderalah yang merupakan

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->