Silahkan download e-book ini di halaman download pada situs
PRAKTEK PENGELOLAAN WAKAFPerwakafan di Indonesia
Setelah Undang-undang (UU) tentang Pengelolaan Zakat berhasil dikeluarkan,muncul lagi satu ide baru untuk merancang UU Wakaf. Gagasan merancang UU Wakaf terungkap dalam
workshop
pemberdayaan ekonomi umat melalui pengelolaan wakaf produktif, sebuah acara yang pernah digelar di sebuah acara
The International Institute of Islamic Thought
(IIIT) bekerja sama dengan Departemen Agama RI di Batam. Wakaf produktif, dianggap sebagai sumber dana yang sangat bisa diandalkan untuk menyejahterakanrakyat miskin.Wakaf produktif saat ini merupakan gagasan baru. Namun, praktiknya sudah berlangsung sejak zaman sahabat Nabi Muhammad saw mewakafkan tanah pertanian untuk dikelola dan diambil hasilnya. Hasil perkebunan itu dimanfaatkan untuk kemaslahatan umat.Beberapa sahabat terdekat Nabi saw bahkan berniat mewakafkan seluruh tanah pekebunandan harta miliknya. Inilah yang sedang ramai di dijalankan oleh beberapa lembaga atau badanwakaf, seperti dimesir dengan wizarotul auqofnya. Nampaknya belakangan, wacana wakaf produktif ini sedang ramai di bahas di negara kita. Mengingat, belakangan, wakaf tanahsering banyak bermasalah. Tanah yang diwakafkan ternyata diperebutkan lagi oleh ahli waris.Ini menjadi kecenderungan setelah luas lahan makin sempit yang mengakibatkan harga tanahmelambung tinggi.
I.Sekilas mengenai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia tentang PerwakafanTanah Milik
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia tentang perwakafan tanah milik terdiri darituju (7) bab, dengan sistematik peraturan sebagai berkut:
1
H.
Abd Rohman, SH, MH. Masaah perwakafan tanah milik dan kedudukan tanah wakaf di negara kita , edisirefisi ,PT. Aditya Citra Bakti, hal:73-74).
*
Di samping Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 1977 tentang Perwakafan Tanah Milik, ada beberapa peraturan lain yang mengatur masalah perwakafan di Indonesia, antara lain Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 6 Tahun 1977 tentang Tata Pendaftaran Tanah mengenai Perwakafan tanah milik; PeraturanMenteri Agama No. 1 Tahun 1978 tentang Peraturan Pelaksanaan PP. No. 28 Tahun 1977 tentangPerwakafan Tanah Milik; Peraturan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam No.Kep/D/75/1978 tentang Formulir dan Pedoman Pelaksanaan Peraturan-peraturan tentang PerwakafanTanah Milik; Keputusan Menteri Agama No. 73 Tahun 1978 tentang Pendelegasian wewenang kepada
19