Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
2Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
makalah filsafat

makalah filsafat

Ratings: (0)|Views: 620|Likes:

More info:

Published by: Dedhi Itoe Tetap DaFecia on Nov 18, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

11/18/2012

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUANA.LATAR BELAKANG
Sudah menjadi pendapat umum bahwa antara pendidikan dan kehidupanadalah dua hal identik yang tak terpisahkan, bagaikan air dengan ikannya.Berbicara tentang pendidikan, berarti membicarakan hidup dan kehidupanmanusia. Sebaliknya, berbicara tentang kehidupan manusia berarti harusmempersoalkan masalah kependidikan. Pepatah menyatakan bahwasepanjang hidup adalah pendidikan
(long life education).
Kehidupan manusiaadalah persoalan pendidikan.Pendidikan muncul dan memulai sesuatu. Manusia mulai mencoba untuk mendidik diri dan sesamanya dengan sasaran menumbuhkan kesadaranterhadap eksistensi kehidupan ini. Dalam hal ini, kegiatan pendidikanditekankan pada materi yang berisi tentang pengetahuan umum berupawawasan asal mula, eksistensi dan tujuan kehidupan.Filsafat merupakan induk semua bidang studi dan disiplin ilmu pengetahuan dengan sudut pandang yang bersifat komprehensif berupa”hakikat”. Sedangkan pendidikan adalah suatu bidang ilmu sekaligus disiplinilmu pengetahuan yang persoalan khasnya adalah menumbuhkembangkan potensi manusia menjadi semakin dewasa dan matang. Jadi filsafat pendidikan mempunyai persoalan sentral berupa hakikat pematangan potensimanusia.Dari latar belakang di atas penulis mebuat makalah dengan judul
“Pengertian Filsafat Ilmu Pendidikan”.B.RUMUSAN MASALAH
Dari latar belakang di atas kita dapat menarik suatu rumusan masalahyaitu:1.Apa yang dimaksud dengan filsafat?2.Apa yang dimaksud dengan ilmu?3.Apa yang dimaksud filsafat ilmu?4.Apa yang dimaksud pendidikan?5.Apa pengetian filsafat pendidikan?
1
 
6.Apa aliran-aliran dalamfilsafat pendidikan?7.Bagaimana aplikasi filsafat ilmu dalam dunia pendidikan?8.Apa manfaat filsafat pendidikan?
C.TUJUAN
Dari rumusan masalah di atas kita dapat mengetahui tujuan pembuatanmakalah ini, antara lain:1.Untuk mengetahui arti filsafat,2.Untuk mengetahui arti ilmu,3.Untuk mengetahui arti filsafat ilmu,4.Untuk mengetahui pengertian pendidikan,5.Untuk mengetahui pengertian filsafat pendidikan,6.Mengetahui aliran yang ada dalam filsafat pendidikan,7.Untuk mengetahui aplikasi filsafat ilmu dalam dunia pendidikan.8.Untuk mengetahui manfaat filsafat pendidikan.
2
 
BAB IIPEMBAHASAN1.PENGERTIAN FILSAFAT
Secara Etimologi, filsafat adalah cinta akan kebijaksanaan. Filsafat berasaldari kata bahasa Yunani
 philosophia
yang terdiri dari dua suku kata yaitu
 philos
yang berarti cinta dan
 sophos
yang berarti kebijaksanaan
.
Pengertian filsafat secara luas (Terminologi) adalah :
1.
Usaha spekulatif manusia yang sangat rasional, sistematik, konseptualuntuk memperoleh pengetahuan selengkap mungkin tentang seluruhrealitas
2.
Ikhtiar atau usaha untuk menentukan batas-batas pengetahuan secarakoheren dan menyeluruh (”holistic dan comprehensive”)
3.
Wacana tempat berlangsungnya penelusuran kristis terhadap berbagai pernyataan dan asumsi yang umumnya merupakan dasar suatu pengetahuan.
4.
Dapat dipandang sebagai suatu tubuh pengetahuan yang memperlihatkanapa yang kita lihat dan katakan. Dia harus seiring dan sejalan dalamaplikasi dan penerapannya di lapangan.Sedangkan menurut beberapa tokoh antara lain:
Aristoteles
mengatakan bahwa filsafat adalah ilmu pengetahuan yang meliputi kebenaran yang didalamnya terkandung ilmu-ilmu metafisika, logika, retorika, etika, ekonomi, politik dan estetika (filsafat keindahan).
Rene Descartes
filsafat mempunyaiarti kumpulan semua pengetahuan di mana Tuhan, alam, dan manusiamenjadi pokok penyelidikan.Dari beberapa pengertian diatas, maka dapat disimpulkan filsafat adalah pemikiran radikal. Penyelidikan dengan pemikiran mendalam atau perenungan mengenai objek sampai keakar-akarnya (radik). Maksudnyaadalah berfikir mendalam sampai ditemukan unsur-unsur inti yang secarasistematik yang menjadikan objek pemikiran itu ada sebagaimana halnya.Sering pula dikatakan bahwa filsafat adalah perenungan mengenai objek sampai pada tingkat kebenaran hakiki, yaitu kebenaran tingkat abstrak-universal yang bersifat mutlak 
3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->